Tag Label

Kepolisian (3833) daerah (1043) Pemerintahan (561) Jurnalistik (427) Demontrasi (84) Lintas Opini (74) DPRD (71) Desa (62) RSUD (45) Kebakaran (34) Iklan (30) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Pererat Silaturahmi, LSM FORMAT Pasuruan Gelar Buka Puasa Bersama di Rejoso

Pasuruan, suarakpkcyber.com – Menjelang penghujung bulan suci Ramadan 1447 H, Forum Rembuk Masyarakat (FORMAT) Pasuruan kembali memperkuat t...

Headline NewsLihat Semuanya

Pererat Silaturahmi, LSM FORMAT Pasuruan Gelar Buka Puasa Bersama di Rejoso


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Menjelang penghujung bulan suci Ramadan 1447 H, Forum Rembuk Masyarakat (FORMAT) Pasuruan kembali memperkuat tali persaudaraan melalui agenda tahunan buka puasa bersama. Kegiatan yang diikuti oleh berbagai elemen ini berlangsung khidmat di Warung Lesehan Sambal Ijo, Rejoso, Pasuruan, Senin (16/03/2026).

Acara ini menjadi wadah berkumpulnya para aktivis LSM, praktisi hukum dari LBH, hingga awak media yang selama ini tergabung dalam keluarga besar FORMAT.

Ketua LSM FORMAT, Ismail Makky, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas loyalitas dan kehadiran seluruh anggota. Pria yang akrab disapa Makky ini menekankan pentingnya menjaga kekompakan di tengah dinamika pergerakan di Pasuruan.

"Terima kasih banyak untuk seluruh rekan-rekan LSM, LBH, dan Media yang telah hadir. Pesan saya hanya satu, tetap jaga guyup rukun. Kekuatan kita ada pada kebersamaan," ujar Makky di hadapan para anggota.

Lebih lanjut, Makky memberikan motivasi agar seluruh anggota FORMAT tidak cepat berpuas diri dengan pengetahuan yang dimiliki. Ia menegaskan agar setiap kader tetap memiliki semangat untuk terus belajar dan mengasah kemampuan dalam melakukan advokasi maupun kontrol sosial.

Mengingat hari raya Idul Fitri 1447 H yang tinggal menghitung hari, Makky juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun organisasi.

"Karena sebentar lagi kita akan menyambut Lebaran, atas nama pribadi dan organisasi, saya memohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf selama setahun terakhir," pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan buka puasa bersama, menciptakan suasana hangat di tengah semangat perjuangan para aktivis Pasuruan(usj).

Tiga Pengedar Sabu Ditangkap Saat Ramadan, Satresnarkoba Polres Pasuruan Sita Puluhan Poket Sabu

Pasuruan,suarakpkcyber.com,— Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan menangkap tiga orang terduga pengedar narkotika jenis sabu dalam serangkaian operasi selama akhir Februari hingga awal Maret 2026. Dari tangan para tersangka, polisi menyita puluhan poket sabu dengan total berat belasan gram.

Ketiga tersangka yang diamankan yakni KMW (23) warga Kecamatan Gempol, NLS (35) warga Kecamatan Sukorejo, dan DS (24) warga Kecamatan Sukorejo. Mereka ditangkap di lokasi berbeda setelah dilakukan penyelidikan oleh tim senyap tim I unit I Satresnarkoba Polres Pasuruan.

Penangkapan pertama dilakukan pada Jumat, 27 Februari 2026 sekitar pukul 08.30 WIB di Desa Wonosari, Kecamatan Gempol. Dari tangan KMW, polisi menemukan 15 poket sabu dengan berbagai berat serta sejumlah barang lain seperti plastik klip kosong, telepon genggam, alat skrop dari sedotan, dan dompet.

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke tersangka kedua, NLS, yang ditangkap pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB di wilayah Desa Pakukerto, Kecamatan Sukorejo. Polisi kembali menemukan 15 poket sabu serta barang bukti lain berupa timbangan elektrik, dua telepon genggam, plastik klip kosong, alat skrop, dan tas selempang.

Tidak berhenti di situ, petugas kemudian memburu tersangka lain yang diduga berada dalam jaringan yang sama. Sekitar tiga jam setelah pengejaran, polisi berhasil menangkap DS pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 00.30 WIB di Desa Petungasri, Kecamatan Pandaan. Dari tangan DS ditemukan satu kantong sabu dengan berat netto 15,876 gram.

Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan KMW yang kemudian dikembangkan melalui penyelidikan undercover dan surveillance. Polisi menemukan pola jaringan yang menghubungkan peredaran narkotika di wilayah Gempol dan Sukorejo sebelum akhirnya ketiga tersangka berhasil diamankan.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba, terlebih di bulan Ramadan.

Menurutnya, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan jajaran Polres Pasuruan dalam memberantas jaringan narkotika yang merusak generasi muda. Ia juga mengapresiasi kerja tim Satresnarkoba yang terus melakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap jaringan yang saling terhubung.

“Bulan puasa tidak menyurutkan semangat anggota kami untuk memberantas peredaran narkotika. Kami akan terus menindak tegas para pelaku yang mencoba merusak masyarakat dengan narkoba,” ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.(Usj)

Panen Ikan Nila di Rutan Bangil, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Perikanan


Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan positif kepada para warga binaan. Pada Sabtu (13/03/2026), Rutan Bangil melaksanakan kegiatan panen ikan nila di kolam budidaya yang berada di area belakang rutan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, bersama jajaran pejabat struktural, pegawai rutan, serta sejumlah warga binaan yang selama ini terlibat aktif dalam perawatan kolam ikan.

Suasana penuh kebersamaan tampak saat proses panen berlangsung. Para petugas dan warga binaan bekerja sama mengangkat jaring dari kolam untuk mengumpulkan ikan nila yang telah dibudidayakan selama beberapa bulan terakhir. Dari kegiatan tersebut, diperoleh hasil panen sekitar 100 kilogram ikan nila yang siap dimanfaatkan.

Program budidaya ikan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan kemandirian yang dikembangkan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas produktif, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang perikanan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran mengenai kerja sama, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam mengelola usaha budidaya. Dengan terlibat langsung dalam proses pemeliharaan hingga panen, warga binaan diharapkan dapat memperoleh pengalaman yang berguna untuk masa depan mereka setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan warga binaan.

“Program budidaya ikan ini kami harapkan dapat memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan. Ketika mereka nanti kembali ke masyarakat, pengalaman ini bisa menjadi peluang usaha maupun sumber penghasilan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan produktif seperti budidaya ikan juga mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang positif di dalam rutan. Dengan adanya kegiatan tersebut, warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih bermakna sekaligus menumbuhkan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Melalui program pembinaan seperti ini, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi masyarakat luas. Program tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan disiplin, tetapi juga pada pemberdayaan dan pengembangan keterampilan.(Adf)

Polres Pasuruan Siapkan 7 Pos dan Ratusan Personel untuk Amankan Operasi Ketupat Semeru 2026

 

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Polres Pasuruan menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. 

Dalam operasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tersebut, ratusan personel gabungan diterjunkan serta sejumlah pos pengamanan dan pelayanan disiagakan di titik strategis wilayah Kabupaten Pasuruan.

Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan tujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas selama momentum Lebaran.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penggelaran pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik maupun arus balik.

“Polres Pasuruan bersama TNI dan instansi terkait siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” kata AKBP Harto Agung Cahyono.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Pasuruan mendirikan 7 pos pengamanan dan pelayanan, yang terdiri dari 4 Pos Pengamanan (Pos Pam), 2 Pos Pelayanan (Pos Yan) dan 1 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang memiliki mobilitas tinggi.

Empat Pos Pengamanan berada di Alun-Alun Bangil, Arteri Gempol, Cimory Prigen, dan Tosari yang menjadi jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Sementara dua Pos Pelayanan didirikan di Rest Area KM 66 A dan KM 66 B Tol Pandaan–Malang, sedangkan Pos Terpadu berada di Taman Dayu Pandaan yang menjadi pusat kendali operasi lapangan.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Pasuruan menyiapkan 220 personel Polri yang terlibat langsung dalam operasi. Dari jumlah tersebut, 110 personel ditempatkan pada Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu, sementara 110 personel lainnya bertugas di posko dan satuan tugas operasi.

Selain itu, operasi ini juga melibatkan 242 personel dari berbagai instansi terkait yang akan ditempatkan di pos-pos operasi, serta 153 personel yang disiagakan di mako sebagai cadangan.

Unsur yang terlibat di antaranya berasal dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Marga, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka, hingga organisasi komunikasi masyarakat.

Kapolres menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga pada lokasi dengan potensi keramaian seperti pusat perbelanjaan, kawasan wisata, rumah ibadah, terminal, serta titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Melalui sinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder, kami berharap situasi kamtibmas tetap kondusif serta arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat berjalan aman, lancar dan terkendali,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Selain pengamanan jalur, Polres Pasuruan juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, bencana alam, hingga lonjakan kendaraan di jalur wisata dan jalan tol yang menjadi lintasan utama pemudik di wilayah tersebut.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Polres Pasuruan optimistis Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pasuruan.(Usj)

Gerakan Pangan Murah Polri, Polres Pasuruan Berhasil Salurkan 45 Ton Beras untuk Masyarakat

Pasuruan,suarakpkcyber.com,— Polres Pasuruan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri Serentak melalui bazar atau pasar murah yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (13/3/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Pasuruan dan serentak oleh seluruh Polsek jajaran. ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Pasuruan Harto Agung Cahyono, Wakapolres Pasuruan, para Pejabat Utama Polres Pasuruan, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, serta Kepala Bulog Cabang Malang.

Dalam program tersebut, masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar. Salah satu komoditas utama yang disediakan adalah beras dengan harga Rp55.000 per kemasan 5 kilogram.

Kasat Binmas Polres Pasuruan AKP Sunarti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digelar serentak oleh Polri bekerja sama dengan Perum Bulog dan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Melalui program Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya di wilayah Kabupaten Pasuruan, total beras yang berhasil disalurkan kepada masyarakat mencapai 45 ton.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.

“Polri hadir untuk membantu masyarakat. Melalui Gerakan Pangan Murah ini kami berharap kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Harto.(Usj)


 

Semarak Ramadhan: laznas BMH bagikan 3400 paket Buka Puasa untuk Santri Penghafal Al-Qur’an di Kudus

 


Kudus, suarakpkcyber.com - Semangat berbagi terus digaungkan Laznas BMH selama bulan suci Ramadhan 1447 H.Mulai tanggal 1-20 Ramadhan BMH Kudus bersinergi dengan Pesantren Hidayatullah bagikan 3400 paket Buka Puasa untuk Santri Penghafal Al-Qur’an di Kudus.


Dalam kegiatan tersebut , para santri mulai tanggal 1-20 Ramadhan menerima hidangan buka puasa dari berbagai mitra kebaikan para donatur.


“Acara ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tapi juga menyemangati anak-anak untuk terus gigih belajar, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Kami ingin menghadirkan nuansa Ramadhan yang penuh cinta dan keberkahan,” ungkap Eko Kusniyanto Kepala BMH ULZ Kudus.


Dalam tausiyah singkatnya, Eko juga menyampaikan motivasi kepada para santri, “Bukan banyaknya hafalan yang jadi tujuan utama, tapi ridha Allah. Sesulit apapun, itu tanda kasih sayang Allah. Semakin sering murojaah, semakin Allah ridha, in syaa Allah.” 


“Alhamdulillah hari ini saya bisa bareng bareng bersama kawan kawan BMH untuk berbagi langsung dengan adik adik santri penghafal Al Quran ,sangat bahagia terharu melihat semangat adik adik santri menuntut ilmu ,semoga apa yg kami bawa ini bisa menyemangati adik adik santri dalam menuntut ilmu."Ujar Vendra Perwakilan dari Bank Jateng Cabang Kudus yang turut hadir dalam acara tersebut. (Ihw)

Safari Ramadhan di SDN Bulusari 1, Ketua DPRD Pasuruan Ajak Orang Tua dan Guru Perkuat Kerja Sama Mendidik Anak


Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menggelar kegiatan Safari Ramadhan bersama ratusan siswa-siswi, dewan guru, serta paguyuban wali murid di SDN Bulusari 1, Kecamatan Gempol, pada Kamis (12/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut juga dihadiri kepala sekolah, tokoh masyarakat, komite sekolah, serta perwakilan warga sekitar. Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara dunia pendidikan, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Samsul Hidayat yang juga merupakan politisi asal Desa Bulusari menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pentingnya menjaga hubungan harmonis antara wali murid dan para guru. Menurutnya, kerja sama yang baik antara orang tua dan pihak sekolah akan sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak.

“Perlu kita pahami bersama bahwa mencetak generasi yang pintar dan sholeh tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada lembaga pendidikan di sekolah. Dibutuhkan kerja sama yang intens antara orang tua murid dan para guru agar proses mentransformasikan ilmu kepada anak didik bisa berjalan optimal,” ujar Samsul di hadapan para siswa dan wali murid.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan memiliki tujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam memperkuat ukhuwah islamiyah di bulan suci Ramadhan. Selain menjadi sarana dakwah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus mensosialisasikan berbagai program pemerintah.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi mereka, serta bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah,” tambahnya.

Suasana acara semakin meriah ketika Samsul Hidayat memberikan kuis seputar pengetahuan Ramadhan kepada para siswa. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah langsung dari Ketua DPRD. Kegiatan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menambah wawasan keagamaan para siswa di luar materi pembelajaran di kelas.

Sementara itu, Kepala Sekolah Abdul Rohman menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan di sekolah tersebut merupakan agenda rutin yang melibatkan seluruh elemen lingkungan sekolah.

Menurutnya, kegiatan ini diikuti oleh para guru, paguyuban wali murid, kepala desa, tokoh masyarakat, komite sekolah, serta para siswa. Pihak sekolah juga secara khusus mengundang Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan yang selama ini dinilai banyak memberikan perhatian dan kontribusi bagi perkembangan sekolah.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Selama ini beliau juga banyak memberikan kontribusi nyata bagi sekolah kami,” ujar Abdul Rohman.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah bersama para guru dan siswa juga menggelar kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 140 paket sembako disalurkan kepada siswa kurang mampu di lingkungan sekolah, sementara 84 paket lainnya diberikan kepada warga sekitar yang membutuhkan bantuan.

Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan nilai kepedulian sosial serta semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.(Usj) 

Amankan Mudik 2026, Polres Pasuruan Kerahkan Personel Gabungan dalam Ops Ketupat Semeru

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Polres Pasuruan mengerahkan personel gabungan dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Semeru 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Kamis (12/3/2026) pagi.


Apel dipimpin langsung Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, unsur Forkopimda, perwakilan TNI, instansi pemerintah, serta sejumlah tamu undangan.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pasuruan melakukan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026 kepada perwakilan personel sebagai simbol kesiapan pengamanan Lebaran.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan apel gelar pasukan menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh personel maupun sarana dan prasarana yang terlibat dalam pengamanan Lebaran.


“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan kami bersama TNI dan seluruh stakeholder untuk memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.


Ia menambahkan, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik.


Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.


Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Pasuruan disebutkan bahwa momentum Idul Fitri merupakan agenda nasional yang selalu diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. 


Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.


Karena itu, aparat diminta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar hingga konflik antar kelompok masyarakat.


Selain pengamanan arus lalu lintas, petugas juga diminta melakukan patroli rutin di titik-titik rawan serta melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian guna meningkatkan rasa aman selama mudik.


Apel gelar pasukan diikuti sejumlah unsur pasukan gabungan, di antaranya personel Polres Pasuruan, Kodim 0819/Pasuruan, Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Dinas Perhubungan, Senkom, hingga perwakilan BPBD Kabupaten Pasuruan.


Usai apel, Kapolres Pasuruan bersama Forkopimda melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana kesiapan personel yang akan dilibatkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Keselamatan, Operasi Pekat Semeru 2026 serta Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran.


Kapolres Pasuruan berharap dengan keterlibatan seluruh unsur dan dukungan masyarakat, pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat berjalan aman dan kondusif.


“Kami berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, serta perjalanan mudik berlangsung lancar,” pungkasnya. (Usj)

Mudik Gratis Pemerintah Kabupaten Pasuruan Melalui Dinas Perhubungan, Masih Ada Sejumlah Kursi Yang Kosong

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Program mudik gratis yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali digelar menjelang Lebaran 2026. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat Pasuruan dan sekitarnya yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus memikirkan biaya transportasi.

Melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan yang bekerja sama dengan Polres Pasuruan, pemerintah menyiapkan enam unit bus dengan total kuota mencapai 240 kursi bagi para pemudik.

Pendaftaran program mudik gratis ini telah dibuka sejak 20 Februari 2026 dan akan ditutup pada 17 Maret 2026. Sementara itu, keberangkatan para peserta dijadwalkan pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, dengan titik kumpul di halaman Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasuruan di Kompleks Perkantoran Raci, Pasuruan.

Hingga H-7 menjelang keberangkatan, masih terdapat sejumlah kursi yang belum terisi pada dua rute perjalanan. Rute tersebut adalah Pasuruan – Lamongan – Babat – Tuban serta Pasuruan – Lumajang – Jember. Kondisi ini membuat panitia berharap masyarakat segera memanfaatkan kesempatan tersebut agar seluruh kursi dapat terisi saat hari pemberangkatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Digdo Su Tjahjo, saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (11/03/2026) menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya warga yang memiliki KTP Pasuruan agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

“Program mudik gratis ini adalah wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat, terutama agar warga Pasuruan dapat berkumpul dengan keluarga saat Lebaran tanpa terbebani biaya perjalanan,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Menanggapi masih adanya kursi kosong pada dua rute perjalanan, Digdo mengatakan pihaknya akan terus mengupayakan agar kuota dapat terpenuhi, salah satunya dengan membuka pendaftaran hingga batas akhir yang telah ditentukan.

“Kalaupun nanti kuota tidak terpenuhi seluruhnya, keberangkatan tetap akan dilaksanakan. Bus sudah disediakan dan itu merupakan komitmen pemerintah daerah,” tegasnya.

Program mudik gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Polres Pasuruan. Dari total enam bus yang disiapkan, empat bus pariwisata disediakan oleh Dishub, sementara dua bus lainnya berasal dari Polres Pasuruan.

Untuk mengikuti program ini, peserta yang berdomisili di wilayah Pasuruan Raya cukup membawa KTP Pasuruan sebagai syarat pendaftaran. Sedangkan bagi warga yang tinggal di Kabupaten Pasuruan namun memiliki KTP luar daerah, diwajibkan melampirkan surat keterangan domisili dari RT/RW atau tempat mereka bekerja.

Pemerintah berharap program ini dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik Lebaran, sehingga perjalanan para pemudik dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.(Usj)

Sidang Makam Winongan, Terdakwa Gus Tom Dan Gus Puja Memasuki Putusan Hakim

Pasuruan,suarakpkcyber.com,—Sidang perkara yang dikenal sebagai kasus Makam Winongan akhirnya memasuki tahap akhir. Majelis hakim di Pengadilan Negeri Bangil menjatuhkan putusan terhadap dua terdakwa, yakni Gus Tom dan Gus Puja, dalam persidangan yang digelar pada Rabu (11/03/2026).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menjatuhkan hukuman 5 bulan 15 hari penjara kepada kedua terdakwa. Vonis tersebut lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan yang sebelumnya diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hakim menyampaikan sejumlah pertimbangan yang menjadi dasar dalam menjatuhkan putusan. Salah satunya adalah sikap para terdakwa yang dinilai kooperatif selama proses persidangan berlangsung. Selain itu, keduanya juga diketahui memiliki latar belakang yang baik di masyarakat dan belum pernah tersangkut perkara hukum sebelumnya.

Majelis hakim juga mempertimbangkan fakta bahwa Gus Tom dan Gus Puja hadir di lokasi kejadian hanya sebagai undangan, sehingga tidak terbukti memiliki peran utama dalam peristiwa yang menjadi pokok perkara.

Selama proses persidangan, tim kuasa hukum menghadirkan sejumlah saksi yang dinilai memberikan keterangan penting. Beberapa saksi tersebut disebut mampu menguatkan alibi para terdakwa serta menjelaskan posisi dan keterlibatan mereka dalam kejadian tersebut.

Keterangan para saksi ini turut menjadi bahan pertimbangan hakim karena dinilai dapat mengurangi tingkat kesalahan terdakwa serta memberikan gambaran lebih jelas mengenai kronologi peristiwa. Hal itu juga memperkuat argumentasi tim pembela bahwa keterlibatan kedua terdakwa tidak seperti yang dituduhkan sebelumnya.

Kuasa hukum Gus Tom dan Gus Puja menyatakan pihaknya menghormati sepenuhnya putusan majelis hakim yang telah dibacakan dalam sidang tersebut.

“Putusan hakim adalah 5 bulan 15 hari. Jika dihitung dari masa penahanan yang sudah dijalani, Gus Tom sudah menjalani sekitar 5 bulan 10 hari, sedangkan Gus Puja sekitar 5 bulan 7 hari. Artinya, keduanya tinggal menunggu beberapa hari lagi untuk menyelesaikan masa hukuman,” ujar kuasa hukum seusai sidang.

Dengan perhitungan tersebut, kedua terdakwa diperkirakan akan segera menghirup udara bebas dalam waktu dekat, karena masa penahanan yang telah dijalani hampir memenuhi vonis yang dijatuhkan hakim.

Meski demikian, pihak kuasa hukum menyampaikan bahwa mereka masih akan berdiskusi terlebih dahulu dengan Gus Tom dan Gus Puja terkait langkah hukum selanjutnya.

“Kami masih berembuk dengan klien, apakah putusan ini akan diterima atau akan diajukan banding. Semua keputusan akan dibicarakan bersama,” tambahnya.

Putusan ini sekaligus menutup rangkaian panjang persidangan kasus makam Winongan yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik di wilayah Kabupaten Pasuruan. Banyak pihak berharap perkara ini dapat menjadi pelajaran agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.(Usj)