Tag Label

Kepolisian (3896) daerah (1128) Pemerintahan (579) Jurnalistik (494) Demontrasi (84) DPRD (76) Lintas Opini (75) Desa (62) RSUD (48) Iklan (42) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Gempur Rokok Ilegal Pasuruan Kota 2026

Gempur Rokok Ilegal Pasuruan Kota 2026
Kenali ciri-cirinya, Mengedarkan Rokok Ilegal bisa Kena Pidana

Gempur Rokok Ilegal

Gempur Rokok Ilegal
Kampanye edukasi mengenai Bahaya Rokok Ilegal terus digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Bea Cukai dengan tajuk "Gempur Rokok Ilegal". Kampanye tersebut mengajak langsung peran Masyarakat untuk mengenali Ciri-ciri, dampak dan bahaya mengenai Rokok Ilegal dan melaporkan peredarannya kepada pihak Berwenang atau menghubungi Bravo Bea Cukai 0895323407724.

Tranding Topic

Kapolres Pasuruan Takziah ke Rumah Duka Korban Pembunuhan Prigen, Tegaskan Komitmen Penanganan Kasus Secara Adil

  Pasuruan, suarakpkcyber.com – Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan dan...

Headline NewsLihat Semuanya

Kapolres Pasuruan Takziah ke Rumah Duka Korban Pembunuhan Prigen, Tegaskan Komitmen Penanganan Kasus Secara Adil

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan, menyampaikan belasungkawa dengan mendatangi rumah duka M. Ilham Azhari (16), warga Dusun Karangpanas, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kamis (8/10/2026).

Kehadiran Kapolres Pasuruan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati jajaran kepolisian terhadap keluarga korban yang tengah berduka. Korban sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan Dusun Tonghowa, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres bersama rombongan menyampaikan ucapan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Selain itu, jajaran Polres Pasuruan juga menyerahkan bantuan atau tali asih berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula, kopi, teh, minyak goreng, dan air mineral.

Kapolres Pasuruan menegaskan bahwa pihaknya turut merasakan duka yang dialami keluarga korban. Di sisi lain, Polres Pasuruan berkomitmen untuk menangani perkara tersebut secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Polres Pasuruan berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan seadil-adilnya. Setiap proses akan dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada serta sesuai ketentuan hukum,” tegas Kapolres Pasuruan.

Kapolres juga meminta keluarga korban agar tetap mempercayakan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Pihak kepolisian memastikan setiap perkembangan penyidikan akan dilakukan secara serius dan bertanggung jawab.

Kehadiran Kapolres Pasuruan bersama jajaran di rumah duka diharapkan dapat memberikan dukungan moril kepada keluarga korban. Kegiatan takziah berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga rombongan meninggalkan rumah duka. (Usj)

Pemkab Pasuruan Intens Normalisasi Sungai Kurangi Potensi Banjir Pada Musim Penghujan




Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan, intens melakukan normalisasi sungai untuk mengurangi potensi banjir pada saat musim penghujan. Normalisasi sungai tersebut dilakukan pada beberapa wilayah kecamatan yang ada di Kawasan Kabupaten Pasuruan.

Salah satunya normalisasi yang sedang berjalan berada di wilayah Desa Toyaning dan Desa Arjosari Kecamatan Rejoso,serta Desa Kedawungkulon dan Kedawungwetan Kecamatan Grati, Rabu (07/10/2026).

Pekerjaan normalisasi sungai dilaksanakan oleh CV Gatra Ideal , Menurut Iqbal perwakilan dari CV Gatra Ideal mengatakan bahwa pelaksanaan pekerjaan normalisasi sungai ini berjalan lancar.

" Tidak ada kendala yang menghambat pekerjaan normalisasi sungai ini" ujarnya.

Iqbal juga menargetkan pekerjaan normalisasi sungai ini dapat selesai pertengahan Oktober 2026 sebelum musim penghujan.

" Kami upayakan agar penanganan dapat segera tuntas sebelum musim hujan" katanya.

Sementara Kabid Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan, Bensu Roa Priyadi mengatakan beberapa paket pekerjaan normalisasi sungai saat ini dilaksanakan serentak mulai wilayah Rejoso, Kraton,Grati, Winongan.

" Sesuai Instruksi Bupati , Daerah yang berpotensi rawan banjir harus diprioritaskan penanganan normalisasi sungai nya" ujarnya.

Menurut Bensu tujuan normalisasi sungai sangat diperlukan untuk menjaga aliran air, apalagi kondisi sungai mengalami pendangkalan maupun terdapat material yang menghambat aliran sungai dapat menurunkan kemampuan sungai dalam menampung debit air pada saat musim hujan.

Oleh sebab itu penanganan dilakukan lebih awal agar kondisi sungai lebih siap menghadapi peningkatan debit air di musim penghujan bulan November sehingga mengurangi potensi banjir di wilayah yang rawan banjir terutama.

" Normalisasi juga menjadi upaya pemerintah dalam mengantisipasi genangan dikawasan yang memiliki potensi banjir"  jelasnya

Ia juga menambahkan bahwa normalisasi menjadi salah satu alternatif dalam rangka penanganan yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi resiko banjir. 

"Penanganannya dilakukan dengan melihat kondisi masing-masing sungai dan tingkat kerawanannya" ungkapnya.

Bensu juga berharap setelah diadakan normalisasi dapat mengurangi resiko banjir pada musim penghujan.

" kami berharap aliran air dapat berjalan lancar dan sungai mampu mengalirkan debit air dengan lebih baik lagi pada saat musim hujan turun" jelasnya. (Usj)

Jalan Ambles di Sumber Gedang Akhirnya diperbaiki Pemkab Pasuruan

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Bina marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan ( SDABMBK) memperbaiki tembok penahan air ( TPT) yang ambrol di Desa Sumber gedang Kecamatan Pandaan.

Setelah dua tahun lamanya dibiarkan rusak akhirnya TPT di Desa Sumber gedang akhirnya direspon dan diperbaiki oleh Dinas SDABMBK, kamis (08/10/2026).

Kerusakan TPT di pinggir jalan tersebut sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas, apalagi pada saat malam hari. Banyak pengguna jalan yang terpelosok jatuh kedalam lubang yang terbuka tersebut.

Kepala Dusun Sumber Gedang Abdul Latief mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang telah merespon dan memperbaiki TPT tersebut.

" Alhamdulillah selama dua tahun jalan ambles di Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan akhirnya diperbaiki,kami atas nama warga desa mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Pasuruan yang telah merespon keluhan warga " ungkapnya 

Warga sangat senang dengan adanya perbaikan TPT dan kini warga tidak lagi was-was saat melintasi jalan ini saat malam hari.

Selain itu Latif berharap bangunan TPT yang diperbaiki kuat dan dapat bertahan lama sehingga dapat dinikmati warga dan pengguna jalan lainnya tanpa takut terjatuh.

" Semoga dapat bertahan lama dan bisa dinikmati warga, tidak ambrol lagi dan dibangun dengan kontruksi bangunan yang berkualitas serta kuat" harapnya. (Usj)

Dansat PBD Dan Wakapolda Salutkan Air Bersih Di Warmon Kokoda SP 3




Aimas, suarakpkcyber.com _ Bantuan Air bersih kepada masyarakat dari Polda Papua Barat Daya, Kamis (08/10/2026).

Kepala Desa Apresiasi bantuan Polda Papua Barat Daya. Karena sudah mau membantu masyarakat untuk memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Kampung Warmon Kokoda SP 3. 

Ari Samsuddin juga berharap semoga bantuan ini selalu bermanfaat bagi warga kampungnya yang kekurangan air bersih.

Bantuan Air ini memang bukan yang pertama kali Polda memberikan bantuan, tetapi sudah berapa kali bantuan Air bersih yang diberikan Polda kepada warga kampung.

Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Papua Barat DayaKombes Pol. Ary Nyoto Setiawan, S.I.K., M.H.  

Ari berharap semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Karena selama cuaca dan kondisi kemarau yabg cukup panjang bisa membuat masyarakat menderita karena kekurangan air. Karena air merupakan salah satu kebutuhan yang paling penting bagai kehidupan warga kampung kokoda yang ada di Kabupaten Sorong.

Acara bantuan tersebut juga turut dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Daya Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K..(dedi)

AKBP Irawan Setyono Awali Tugas sebagai Kapolres Pasuruan dengan Silaturahmi dan Penguatan Sinergitas

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com  – Hari pertama menjalankan tugas sebagai Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono, S.H., S.I.K., M.H., langsung melakukan silaturahmi dan membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh penting serta pimpinan instansi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memperkuat sinergitas, membangun komunikasi serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dalam rangkaian kunjungannya, Kapolres Pasuruan bersama jajaran mengunjungi Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Cangaan Bangil, KH. Muhammad Imam Haromain Syib atau Gus Romy. Dalam pertemuan tersebut, Gus Romy menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan Kapolres Pasuruan yang baru serta kesiapan pondok pesantren untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga kerukunan masyarakat dan memberikan pembinaan kepada generasi muda.

Selanjutnya, Kapolres Pasuruan juga bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, Rustandi Gustawirya Hisyam, S.H., M.H. Pertemuan tersebut membahas pentingnya komunikasi dan koordinasi antarlembaga, termasuk menyamakan persepsi dalam menghadapi perkembangan regulasi dan berbagai persoalan hukum.

Kapolres Pasuruan bersama Kapolres Pasuruan Kota juga bertemu dengan Wakil Bupati Pasuruan H. M. Sobih Asrori serta Ketua Pengadilan Negeri Bangil, Wahyu Iswari, S.H., M.Kn. Dalam setiap pertemuan, ditekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antarlembaga untuk menghadapi dinamika yang berkembang di wilayah Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan diri sekaligus memohon dukungan dan doa dalam menjalankan amanah sebagai Kapolres Pasuruan.

“Mohon dukungan dan doanya agar kami dapat menjalankan amanah dengan baik, sehingga ke depan Polres Pasuruan semakin solid dan wilayah Kabupaten Pasuruan tetap aman serta kondusif,” ujarnya.

Rangkaian silaturahmi tersebut menjadi langkah awal AKBP Irawan Setyono dalam membangun komunikasi dengan unsur ulama, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang aman, tertib dan kondusif. (Usj)

Sertijab Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono Resmi Lanjutkan Kepemimpinan




Pasuruan, suarakpkcyber.com– Polres Pasuruan menggelar Upacara Farewell Parade dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Pasuruan, Selasa (6/10/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan dan diikuti jajaran pejabat utama, Kapolsek, serta personel Polres Pasuruan.

Kegiatan tersebut menjadi momen penghormatan dan pelepasan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., selaku pejabat lama Kapolres Pasuruan, sekaligus penyambutan AKBP Irawan Setyono, S.H., S.I.K., M.H., sebagai Kapolres Pasuruan yang baru.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan kedatangan AKBP Harto Agung Cahyono bersama Ibu di Mapolres Pasuruan. Prosesi penyambutan diawali pengalungan bunga oleh Wakapolres Pasuruan Kompol Andi Purnomo, S.H., M.H., dilanjutkan laporan Komandan Pedang Pora dan prosesi memasuki Mapolres Pasuruan.

Selanjutnya, pada pukul 08.00 WIB dilaksanakan Laporan Kesatuan Sertijab Kapolres Pasuruan di Gedung Rupatama Tathya Dharaka. Kemudian pada pukul 12.15 WIB, dilaksanakan Upacara Farewell Parade di Lapangan Sarja Arya Racana.

Dalam sambutannya, AKBP Harto Agung Cahyono menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Polres Pasuruan atas dukungan dan kerja sama selama dirinya menjabat. Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan integritas dalam menjalankan tugas serta mempertahankan tali silaturahmi.

Sementara itu, AKBP Irawan Setyono menyampaikan bahwa program-program positif yang telah dijalankan pejabat sebelumnya akan tetap dilanjutkan dan dioptimalkan. Ia juga memohon dukungan seluruh personel Polres Pasuruan dalam menjalankan tugas dan menjaga situasi kamtibmas.

Rangkaian Farewell Parade ditutup dengan prosesi pelepasan AKBP Harto Agung Cahyono sekitar pukul 12.55 WIB. Seluruh kegiatan berakhir pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Usj)

Arumi Bachsin Kukuhkan Pengurus Dekranasda Kabupaten Pasuruan, Berharap UMKM dapat Go Nasional dan Internasional


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Dekranasda atau biasa disebut Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Pasuruan masa Bakti 2026-2030 resmi dikukuhkan oleh Arumi Bachsin di Auditorium Empu Sindok Perkantoran Raci, Selasa (06/10/2026).

Dalam sambutannya Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan yang telah dilantik Mella Rusdi yang sebelumnya dikukuhkan serentak di Jawa Timur bersama Kabupaten dan Kota lainnya. 

Menurutnya Pengukuhan pengurus hari ini melengkapi struktur kepengurusan berbagai unsur perangkat daerah terkait. 

" Pelantikan hari ini melengkapi kepengurusan lainnya dari unsur perangkat Daerah terkait" ujarnya.

Mella juga berharap dengan adanya Dekranasda bisa jadi motor penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Pasuruan untuk UMKM Lebih Maju.

" Dengan adanya Dekranasda bisa jadi motor penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif" harapnya.

Selain itu ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan Mella Rusdi mengajak kepada pengurus Dekranasda Kabupaten Pasuruan yang telah dilantik untuk mendorong para pengrajin lokal, seperti bordir, batik, UMKM untuk selalu berinovasi dan mengadakan pelatihan-pelatihan, promosi dan berkolaborasi dengan banyak pihak.

" Mari bersama-sama mendorong para pengrajin lokal untuk selalu berinovasi dan go digitalisasi sehingga ekonomi kreatif akan terus berkembang dan bisa bersaing di pasar baik Nasional maupun Internasional" ajaknya.

Disamping mendorong, Dekranasda Kabupaten Pasuruan nanti nya akan selalu mendampingi para pengrajin mulai dari pelatihan, perijinan dan mempromosikan nya.


Dalam pidatonya Arumi Bachsin mengajak semua pihak untuk saling bergandeng tangan dalam mendorong para pengrajin agar produk-produknya diminati oleh masyarakat, sehingga bisa go Nasional bahkan Internasional.

Selain itu Arumi Bachsin juga mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten Pasuruan dan berhadap dengan adanya Dekranasda UMKM dan Ekonomi Kreatif semakin maju.

" saya mengucapkan selamat atas pelantikan ini semoga Dekranasda Kabupaten Pasuruan semakin maju dan berkembang" ujar Arumi Bachsin.

Selanjutnya setelah mengukuhkan kepengurusan Dekranasda Kabupaten Pasuruan, Arumi Bachsin membuka Lomba Fashion Show dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang diikuti dari seluruh anggota dan pengurus PKK Kabupaten Pasuruan. (Usj)



Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI

 



PASURUAN – Dalam rangka memperkuat sinergitas dan kolaborasi TNI-Polri, Kapolres Pasuruan bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan melakukan kunjungan ke Makodim 0819 Pasuruan, Senin (5/10/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Mako Kodim 0819, Jalan Veteran, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan tersebut, dilaksanakan dalam rangka memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026.

Kapolres Pasuruan AKBP IRAWAN SETYONO, S.H.,S.I.K.,M.H. bersama rombongan tiba di Makodim 0819 sekitar pukul 09.40 WIB dan disambut langsung oleh Kasdim 0819 Pasuruan Mayor Inf Sugianto bersama jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan menyerahkan tumpeng sekaligus menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI kepada Kasdim beserta seluruh anggota Kodim 0819 Pasuruan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah antara jajaran Polres Pasuruan dan Kodim 0819 Pasuruan serta foto bersama.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan komunikasi antara TNI dan Polri, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pasuruan.

Sinergitas dan kolaborasi yang selama ini terjalin antara TNI dan Polri diharapkan terus dipelihara dan ditingkatkan melalui berbagai kegiatan bersama. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kedua institusi dapat semakin solid dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan serta berjalan aman, lancar dan kondusif.

Selamat HUT ke-81 TNI. Bersama TNI-Polri, terus jaga sinergitas, soliditas dan kolaborasi untuk Indonesia yang semakin kuat dan aman. (Usj)

Pembunuhan Pelajar di Prigen Terungkap, Pelaku Masih Kerabatnya Sendiri

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com — Polres Pasuruan mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan seorang pelajar SMK berinisial MIA meninggal dunia. Polisi mengamankan WYH bin ZA (24), yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono dalam konferensi pers di Mapolres Pasuruan, Sabtu siang (3/10/2026).

WYH, warga Dusun Krajan, Desa Candi Binangun, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, diduga menghabisi korban untuk menguasai sepeda motor Honda Beat milik MIA.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Rizky Akbar Kurniadi menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Keduanya kemudian berboncengan menuju kawasan Leduk menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam bernopol N 2973 TCN milik korban.

Sekitar pukul 17.30 WIB, keduanya tiba di Jalan Tegalan, Dusun Tonggowah, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen. Tersangka kemudian turun dan berjalan kaki. Karena jalan tersebut buntu, korban memutar sepeda motornya.

Saat korban berada sekitar 15 meter di depannya, tersangka mengambil sebatang kayu dari pinggir jalan dan memukul bagian belakang kepala korban hingga terjatuh.

Tersangka kemudian kembali memukul korban beberapa kali hingga meninggal dunia. Setelah itu, tubuh korban ditutupi dengan daun kering dan dibakar menggunakan korek api yang diduga untuk menghilangkan jejak.

Dari hasil penyidikan, polisi menyebut motif sementara berkaitan dengan upaya tersangka menguasai sepeda motor korban. WYH diduga membutuhkan uang setelah sepeda motor miliknya digadaikan.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun memang terduga pelaku kerap bermain judi online dan baru-baru ini mengalami kekalahan,” kata AKP Rizky.

Setelah menguasai kendaraan korban, tersangka kemudian menggadaikannya kepada seseorang berinisial BU dengan nilai Rp2,4 juta. Uang tersebut digunakan untuk menebus sepeda motor miliknya.

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban menemukan sepeda motor MIA dikuasai seseorang berinisial PU. Kepada keluarga korban, PU mengaku menerima kendaraan tersebut dari WYH.

Keluarga kemudian mengamankan WYH dan menanyakan keberadaan MIA. Karena memberikan keterangan yang berbelit-belit, WYH selanjutnya diserahkan kepada polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Dari penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor Honda Beat N 2973 TCN, telepon seluler Realme, korek api, sebatang kayu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, sandal milik korban, botol minuman, serta dua lembar daun sisa terbakar.

Hasil pemeriksaan medis atau visum luar menunjukkan korban mengalami luka bakar pada bagian kepala, wajah, telinga, mata, leher, punggung atas, dan tangan kanan. Korban juga mengalami pendarahan dari hidung dan telinga, luka lecet pada pipi, serta memar pada bagian perut.

Atas perbuatannya, penyidik menyangkakan Pasal 479 subsider Pasal 458 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. Tersangka juga dijerat Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Penyidik masih mendalami fakta-fakta lain dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa.

Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono menegaskan pihaknya menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.(Usj)

Terkait Rangkap Jabatan Struktural Dengan TP3D, Format Desak DPRD Segera Panggil Tim Fasilitasi TJSL

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com — Uang CSR itu bukan uang pemerintah, tapi uang perusahaan yang seharusnya untuk masyarakat. Tapi yang mengatur siapa dapat dan siapa tidak, hanya segelintir orang yang sama, tanpa laporan, tanpa keterbukaan, dan tanpa keterwakilan wilayah timur/pesisir yang justru paling butuh. Ini menimbulkan pertanyaan besar: TJSL ini betul-betul untuk membantu rakyat, atau untuk kepentingan lingkaran tertentu saja? Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ismail Makky ketua Format Pasuruan, dalam audiensi dengan DPRD Kab. Pasuruan, Kamis, 1 Oktober 2026

Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Pasuruan menuai kritik tajam. Kebijakan yang diatur melalui Perda Nomor 2 Tahun 2025 dan Perbup Nomor 14 Tahun 2026 ini dinilai sarat akan konflik kepentingan, minim transparansi, serta tidak tepat sasaran.

Sorotan utama diarahkan pada kendali penuh dana CSR yang dipegang oleh Tim Fasilitasi TJSL. Berdasarkan struktur yang ada, Sekretaris Daerah bertindak sebagai Pengarah I, sementara posisi Pengarah II dan III diduduki oleh Ketua serta Wakil Ketua TP3D—sebuah lembaga yang belakangan juga tengah menjadi sorotan publik. Rangkap jabatan ini dinilai melanggar Pasal 12 ayat (2) Perbup 14/2026 dan memicu potensi conflict of interest (benturan kepentingan).

Selain itu, dominasi kelompok tertentu tampak jelas dari komposisi pengurus Forum TJSL. Sebanyak enam kursi inti pengurus seluruhnya berasal dari wilayah Beji, Pandaan, dan Sukorejo, sementara sembilan kecamatan di wilayah timur dan pesisir tercatat tidak memiliki perwakilan sama sekali (nol kursi dan nol suara).

Transparansi penyaluran dana ini turut dipertanyakan. Sesuai ketentuan, laporan triwulanan yang wajib dipublikasikan sejak 10 April 2026 dilaporkan telah mangkrak selama lebih dari lima bulan tanpa pernah dibuka ke publik. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran nyata terhadap Pasal 10 dan Pasal 11 Perbup 14/2026.

Melihat berbagai kejanggalan tersebut, FORMAT secara tegas mendesak DPRD Kabupaten Pasuruan untuk segera memanggil Tim Fasilitasi TJSL. FORMAT menuntut agar pemerintah daerah segera mempublikasikan laporan triwulanan yang tertunda serta meminta pertanggungjawaban terkait rangkap jabatan struktural dengan TP3D demi terciptanya pengawasan yang independen dan transparan.

"Kami ucapkan terimakasih atas informasi atau temuan teman teman format. Permasalahan atau temuan ini akan kami tindak lanjuti semua. Kami akan panggil semua OPD yang terlibat untuk meminta keterangan terkait permasalahan ini," Ujar Syamsul Hidayat Ketua DPRD Kab. Pasuruan (red).

Memasuki Musim Penghujan, Pemkab Pasuruan Bangun Drainase di Beberapa Titik Guna Mengurangi Banjir

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Memasuki Musim penghujan di Bulan Desember Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman berupaya mengurangi potensi genangan atau banjir saat musim hujan dengan membangun drainase di beberapa titik rawan banjir. 

Salah satu yang sudah berjalan adalah pembangunan drainase lingkungan yang ada di Kelurahan Kebonwaris, Kecamatan Pandaan. 

Tujuan dari pembangunan Drainase sebagai upaya pengendalian air permukaan untuk mengurangi genangan dan banjir. Terlebih itu menurut Seksi Fungsional Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Bobby menyebut, pembangunan drainase nantinya dapat mengurangi genangan dan banjir, menjaga kualitas lingkungan, serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

“Drainase diharapkan bisa mengatur siklus air agar maksimal tanpa terganggu volume air berlebih,” katanya, Rabu (30/9/2026).

Di sisi lain, Bobby juga berharap keberadaan drainase juga bisa mengurangi akumulasi air hujan di permukaan jalan atau pemukiman.

“Harapannya, akumulasi air ini bisa ditekan dan dialirkan langsung ke badan air penerima (sungai atau laut),” tambahnya.

Selain itu juga diharapkan bisa menjaga ketahanan jalan, bangunan, dan fasilitas umum dari kerusakan akibat air.

“Tak hanya itu, ini juga untuk mengurangi air tergenang yang dapat menjadi sumber penyakit dan sarang nyamuk,” paparnya.

Sementara itu, Sulastri, warga RT 02 RW 02, Kelurahan Kebonwaris mengakui, rumahnya sering tergenang saat musim hujan. Menurut dia, saluran drainase memang tidak pernah ada di lingkungan rumahnya. Maka, saat hujan, sudah dipastikan air pasti menggenang.

“Menggenangi jalan dan sering air masuk ke rumah. Aliran air tidak bisa lancar karena tidak ada salurannya,” tambah dia.

Sulastri mengaku bersyukur karena baru kali ini ada pembangunan saluran drainase. Dia optimis, pembangunan ini akan membawa kebaikan.

“Ya mudah - mudahan nanti kalau pas musim hujan air sudah mengalir lancar dan tidak menggenang di jalanan,” urai dia.

Di tempat yang sama, Abdillah selaku perwakilan pelaksanaan CV Krishna menyebut, saat ini progres pekerjaan sudah hampir 60 persen lebih. Menurut dia, pekerjaan itu sudah berlangsung selama empat minggu. Dan saat ini, pihaknya sudah memasang U-ditch dan covernya.

“Pekerjaan U-Ditch kurang lebih sepanjang 206 meter. Allhamdulillah pekerjaan tidak ada kendala di lapangan,” papar dia. (Usj)