Tag Label

Kepolisian (3836) daerah (1048) Pemerintahan (565) Jurnalistik (433) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (71) Desa (62) RSUD (45) Iklan (34) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Gali Potensi Lokal, Disbudpar Pasuruan Gelar Kompetisi Storytelling di Wana Wisata Hutan Cempaka

Pasuruan,suarakpkcyber.com, – Upaya menggali potensi generasi kreatif sekaligus mempromosikan destinasi wisata daerah terus dilakukan oleh D...

Headline NewsLihat Semuanya

Gali Potensi Lokal, Disbudpar Pasuruan Gelar Kompetisi Storytelling di Wana Wisata Hutan Cempaka

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Upaya menggali potensi generasi kreatif sekaligus mempromosikan destinasi wisata daerah terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Salah satunya melalui ajang kompetisi bertajuk “Local Hero Guide Destination” yang mengangkat tema Destinasi Wisata Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bercerita sekaligus mempromosikan keindahan wisata daerah. Kompetisi tersebut terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pemandu wisata lokal, hingga para konten kreator yang aktif di media sosial.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin mendorong lahirnya generasi yang mampu menjadi “pemandu wisata digital” yang kreatif dan komunikatif. Peserta ditantang untuk menyampaikan cerita menarik tentang destinasi wisata di Pasuruan dengan gaya yang informatif, menghibur, dan mampu menarik minat wisatawan.

Pada tahap awal, peserta diwajibkan membuat materi pembuka berupa foto atau video yang kemudian diunggah ke berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, maupun YouTube. Cara ini diharapkan mampu menciptakan efek promosi yang lebih luas, karena konten yang dibuat peserta dapat menyebarkan pesona wisata Pasuruan secara organik melalui dunia digital.

Puncak kompetisi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, di kawasan wisata alam Wana Wisata Hutan Cempaka. Pada tahap final tersebut, para peserta akan tampil langsung membawakan live guiding atau storytelling dengan durasi maksimal tujuh menit di hadapan dewan juri.

Selain menjadi ajang adu kreativitas, kompetisi ini juga menyediakan total hadiah sebesar Rp1,5 juta bagi para pemenang. Namun lebih dari sekadar hadiah, kegiatan ini diharapkan menjadi panggung bagi putra-putri daerah untuk mengekspresikan kecintaan mereka terhadap Kabupaten Pasuruan melalui narasi wisata yang menarik.

Pihak penyelenggara berharap kompetisi ini mampu melahirkan talenta-talenta baru yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memahami sejarah serta potensi wisata lokal, dan mampu memberikan pengalaman yang berkesan bagi para wisatawan. Dengan begitu, sektor pariwisata di Pasuruan diharapkan semakin berkembang dan memiliki daya saing yang kuat.

Pemilihan Wana Wisata Hutan Cempaka sebagai lokasi kegiatan juga dinilai tepat. Kawasan wisata ini dikenal memiliki suasana alam yang asri dengan rimbunnya pepohonan cempaka serta udara pegunungan yang sejuk. Keindahan alam tersebut menjadi latar yang inspiratif bagi para peserta dalam menyampaikan cerita tentang kekayaan wisata Pasuruan.

Dalam proses penilaian, dewan juri akan memperhatikan sejumlah aspek penting, mulai dari penguasaan materi, teknik storytelling, hingga kreativitas peserta dalam membawakan cerita. Selain itu, sikap ramah, etika komunikasi, serta penampilan juga menjadi bagian dari penilaian untuk menentukan siapa yang layak menyandang predikat Local Hero Guide Destination.

Melalui kegiatan ini, Disbudpar Pasuruan berharap semakin banyak masyarakat yang ikut terlibat dalam mempromosikan destinasi wisata daerah. Partisipasi aktif generasi muda dinilai menjadi kunci penting untuk memperkenalkan keindahan Pasuruan ke tingkat yang lebih luas.

Bagi masyarakat yang memiliki kemampuan berbicara di depan publik serta hobi menjelajahi destinasi wisata lokal, kesempatan ini terbuka lebar. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia atau dengan memindai kode QR pada flyer kegiatan. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui narahubung panitia di nomor 0851-7500-3768.

Dengan semangat kreativitas dan kecintaan terhadap daerah, diharapkan kompetisi ini mampu menjadi langkah nyata untuk mengangkat pesona wisata Pasuruan agar semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.(Usj)


 

Polres Pasuruan Bongkar Tambang Sirtu Ilegal di Purwosari

 


Pasuruan,suarakpkcyber.com,- Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Pasuruan Polda Jatim melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas pengerukan sumber daya alam tanpa izin di Desa Kertosari Kecamatan Purwosari.

Operasi senyap yang dilakukan petugas berhasil menghentikan praktik penambangan sirtu yang dinilai merusak tatanan lingkungan di wilayah tersebut.

Dua orang pria masing-masing berinisial MY dan SA kini harus berurusan dengan hukum setelah tertangkap tangan sedang mengoperasikan lahan tambang ilegal. 

Petugas kepolisian langsung memasang garis Polisi di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada lagi aktivitas alat berat hingga proses penyidikan tuntas.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda M. Haryayassin, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan saat para pelaku tengah sibuk melakukan penggalian di area persawahan.

"Jadi keduanya diamankan saat melakukan kegiatan tambang ilegal di Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari pada Maret kemarin," ujarnya, Kamis (3/4/26).

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa lahan pertambangan tersebut sama sekali tidak memiliki dokumen Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang sah dari instansi terkait. 

Praktik ilegal ini diduga telah berlangsung tanpa pengawasan ketat sehingga berpotensi merugikan pendapatan daerah dan merusak infrastruktur jalan desa.

Polisi juga menyita dua unit alat berat berukuran besar sebagai barang bukti utama dalam kasus kejahatan mineral dan batu bara ini. 

Mesin pengeruk tersebut kini telah dipindahkan ke markas kepolisian guna menghindari upaya penghilangan jejak oleh oknum-oknum yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas menambahkan bahwa tindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam memberantas segala bentuk eksploitasi alam yang menyalahi aturan hukum. 

"Untuk status tambang itu tidak memiliki izin usaha pertambangan sehingga kami bersama anggota mengamankan lokasi tersebut," tegasnya.

Kedua tersangka kini terancam hukuman penjara yang cukup berat sesuai dengan undang-undang pertambangan mineral dan batu bara yang berlaku di Indonesia. 

Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual atau pemilik modal besar di balik operasional tambang pasir dan batu tersebut.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas pengerukan lahan yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing. 

Pengawasan partisipatif dari warga dinilai sangat efektif dalam menjaga kelestarian ekosistem Kabupaten Pasuruan dari tangan-tangan penambang liar yang tidak bertanggung jawab. (Usj)

Dekat Ulama dan Rangkul Pemuda, Abdul Karim Siap Gebrak Bursa Ketua DPC PKB Pasuruan

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com — Teka-teki siapa nakhoda baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Pasuruan kian mengerucut pada sosok-sosok potensial. Nama Abdul Karim kini menjadi sorotan setelah masuk dalam radar pemetaan strategis DPP PKB. Politisi muda yang juga Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan ini diprediksi bakal menjadi penantang kuat bagi petahana Yusuf Daniyal dan Ketua DPRD Samsul Hidayat.

Masuknya nama Karim dalam delapan kandidat final Muscab bukan tanpa alasan. Rekam jejak elektoral dan jaringannya yang lintas sektoral membuatnya menjadi figur yang diperhitungkan di level pusat maupun daerah.

Abdul Karim sendiri bukanlah pendatang baru yang bisa dipandang sebelah mata. Pada kontestasi legislatif terakhir, ia menorehkan prestasi mentereng sebagai peraih suara terbanyak kedua di internal PKB dengan raihan 13.607 suara, tepat berada di bawah bayang-bayang Samsul Hidayat.

Tak hanya kuat di akar rumput, Karim dikenal memiliki hubungan baik dengan ulama dan umara. Sebagai mantan Ketua IPNU dan kini memegang tongkat komando Ansor Kabupaten Pasuruan, restu dari kalangan kiai dan ulama menjadi modal spiritualnya. Di sisi lain, pengalamannya sebagai mantan Ketua KNPI membuatnya sangat akrab dengan pemilih milenial dan gen-z.

“Sebagai kader, tentu saya harus siap. Masuknya nama saya dalam pemetaan DPP dan DPW menunjukkan adanya kepercayaan dari bawah dan berbagai parameter objektif yang telah dinilai partai,” ujar Karim lugas.

Menghadapi tahapan krusial berupa uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di hadapan pengurus pusat, Karim mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Ia merasa pengalaman birokrasi dan organisasi selama ini sudah menjadi bekal yang cukup.

“Dulu sudah pernah merasakan proses serupa saat diusulkan sebagai pimpinan dewan. Jadi, tinggal mengalir saja,” imbuhnya dengan nada santai namun optimis.

Jika nantinya dipercaya menakhodai PKB Pasuruan, Karim sudah menyiapkan blueprint masa depan partai. Ia mematok target realistis untuk Pemilu 2029 mendatang. Di bawah kepemimpinannya nanti, ia berambisi membawa PKB mendominasi parlemen daerah dengan raihan kursi yang lebih gemuk.

“Target kami tentu naik. Secara kalkulasi politik yang realistis, kami membidik angka 18 kursi di DPRD Kabupaten Pasuruan,” tegasnya. (Usj)

Halal Bihalal dan Pembinaan Staff Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Sarina Roostif Tekankan Sinergitas Sesama Karyawan dan Staff



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pasca Idul Fitri Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi melaksanakan kegiatan halal bihalal dan pembinaan staf Dinas yang berlangsung dengan suasana penuh hangat dan kompak.

Bertempat di Gor Sasana Krida Anoraga Komplek perkantoran Raci. Yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Shobi Asrori, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi, Sarina Rostief, serta semua pegawai bersama keluarga nya, Kamis (02/04/2026) pagi.

Dalam sambutannya Sarina Rostief, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan mengucapkan selamat Idul Fitri 1447 H Minal Aidzin Walfaizin Mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh staf dan pegawai.

Beliau juga berharap seluruh staf dan karyawan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi dapat bersinergi.

" semoga kita semua dapat berkerja sama dan bersinergi untuk meningkatkan kinerja demi kemajuan kita" ujarnya.

Sarina Roostif menekankan pentingnya kerjasama dan kebersamaan dalam menjalankan tugas serta meningkatkan kualitas kinerja.

" Dalam kesempatan ini saya ingin menekankan pentingnya kerja sama dan kebersamaan dalam menjalankan tugas tugas kita, mari kita terus meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja kita untuk mencapai tujuan kita" ungkapnya.

Selain itu beliau juga menambahkan untuk terus berbenah dan memanfaatkan kesempatan idul Fitri ini untuk terus meningkatkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.

" Dalam pembinaan staf hari ini juga merupakan kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita, saya berharap kita semua dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan diri menjadi lebih baik" imbuhnya.

Sementara Shobi Asrori,Wakil Bupati Pasuruan mengucapkan Minal Aidhin Walfaidzin mohon maaf lahir dan bathin.

" mari kita tingkatkan kerja kita, meskipun pemerintah pusat menerapkan WFH (Work From Home) bagi ASN" ujarnya.

Shobi Asrori sempat menyinggung tentang implementasi WFH bagi ASN, untuk Fleksibelitas dan Efisiensi kerja ASN sehingga mereka dapat fokus pada tugas tugas yang lebih penting.

Penghematan biaya, WFH dapat membantu menghemat biaya operasional, seperti biaya transportasi dan akomodasi. Peningkatan produktivitas dengan WFH, ASN dapet bekerja lebih nyaman dan fokus. Penggunaan teknologi WFH dapat meningkatkan pengunaan tehnologi informasi, sehingga ASN dapat lebih mudah mengakses informasi.

Selain itu Shobih Asrori juga menekankan pentingnya menjaga disiplin dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan WFH, serta memastikan semua tugas tugas nya diselesaikan dengan baik.

"Selama WFH semua karyawan harus standby dan bertanggungjawab dengan tugasnya masing-masing", jelas Gus Shobih (usj)

Kapolres Pasuruan Sidak Cek Kehadiran Anggota Pasca Lebaran, Nihil Ketidakhadiran

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, memastikan kesiapan seluruh personel pasca libur Hari Raya Idul Fitri melalui pengecekan langsung yang dilaksanakan di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Kamis (2/4/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan usai pelaksanaan cuti bersama yang telah dibagi menjadi dua regu secara bergantian selama tiga hari. Hasilnya, seluruh personel dinyatakan hadir dan siap kembali menjalankan tugas.

“Setelah pelaksanaan cuti bersama yang dibagi menjadi dua regu, hari ini kita pastikan seluruh anggota sudah kembali dan siap melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kapolres.

Ia menyebut, tidak ditemukan adanya personel yang mangkir dalam pelaksanaan tugas. Kondisi tersebut menunjukkan kedisiplinan anggota Polres Pasuruan tetap terjaga meski usai menjalani masa libur panjang.

“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan tidak ada anggota yang tidak hadir. Ini menjadi bukti bahwa komitmen dan disiplin personel tetap terjaga,” tambahnya.


Selain melakukan pengecekan, Kapolres juga memberikan arahan kepada seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme, kewaspadaan, serta integritas dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Ia menekankan pentingnya menjaga sikap, penampilan, dan etika saat bertugas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita harus terus meningkatkan kinerja, menjaga soliditas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga nama baik institusi Polri,” tegasnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan halal bihalal sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pimpinan dan seluruh personel pasca Idul Fitri. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan keharmonisan di lingkungan kerja.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas internal, meningkatkan kedisiplinan, serta memastikan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi tugas-tugas kepolisian ke depan.(Usj)


 

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kasus Perjalanan Dinas Inspektorat PBD Naik ke Tahap Penyidikan

 


Sorong, Papua Barat Daya | suarakpkcyber.com  –Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya resmi meningkatkan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja perjalanan dinas pada Inspektorat Provinsi Papua Barat Daya ke tahap penyidikan. Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan indikasi kerugian negara yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.


Keputusan tersebut diambil dalam gelar perkara yang disampaikan melalui press release pada Rabu (1/4/2026), dengan kesimpulan bahwa penanganan kasus telah memenuhi unsur minimal dua alat bukti yang cukup untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan.


Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Iwan Manurung, S.I.K., mengungkapkan bahwa selama proses penyelidikan, tim penyidik telah memeriksa puluhan saksi serta mengumpulkan berbagai dokumen pendukung.


“Berdasarkan hasil gelar perkara, seluruh peserta sepakat bahwa kasus ini dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan karena telah didukung oleh dua alat bukti yang cukup,” ujarnya dalam keterangan pers.


Ia menjelaskan, sedikitnya 38 orang staf di lingkungan Inspektorat Papua Barat Daya telah dimintai keterangan. Selain itu, penyidik juga telah mengumpulkan dan menganalisis sejumlah dokumen terkait penggunaan anggaran perjalanan dinas Tahun Anggaran 2024.


Berdasarkan data yang dihimpun, total alokasi anggaran perjalanan dinas dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2024 tercatat sebesar Rp11.314.597.000. Dari jumlah tersebut, realisasi pencairan anggaran mencapai Rp6.196.012.821 atau sekitar 54,7 persen, yang dilakukan melalui 19 Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).


Namun, dari hasil pemeriksaan dokumen serta keterangan para saksi hingga Maret 2026, penyidik menemukan adanya indikasi penyimpangan dalam penggunaan anggaran tersebut yang berpotensi menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp2 miliar.


“Indikasi kerugian negara sementara yang kami temukan sekitar Rp2 miliar lebih. Nilai tersebut masih bersifat sementara dan akan dihitung secara resmi oleh auditor yang berwenang,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyidik akan terus mendalami perkara ini, termasuk menelusuri aliran penggunaan anggaran serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.


Menurutnya, dalam penanganan kasus ini, kepolisian tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas agar proses hukum berjalan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.


Terkait penerapan pasal, perkara ini disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, yakni Pasal 603 dan/atau Pasal 604 juncto Pasal 20 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling singkat dua tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda minimal Rp10 juta hingga maksimal Rp2 miliar.


“Kami akan terus mengembangkan penyidikan ini secara komprehensif, termasuk menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.


Kasus ini menjadi sorotan publik sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran daerah, sekaligus mendorong transparansi dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. (Dedi)

Media Soroti Era Prabowo Subianto: Lomba Tanam Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Pangan di Tengah Geopolitik Global

 


Bintuni Papua, suarakpkcyber.com — Gagasan penyelenggaraan lomba tanam komoditas pangan lokal seperti ubi jalar, singkong, keladi, hingga jagung mulai mendapat sorotan sebagai solusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Mengusung semangat “Sediakan Payung Sebelum Hujan”, ide ini muncul di tengah dinamika geopolitik global yang melibatkan negara-negara seperti Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas pangan, termasuk di Indonesia.

Pada era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dinilai perlu menghadirkan program yang lebih konkret dan berorientasi jangka panjang.

Salah satu langkah yang dinilai relevan adalah mengoptimalkan lahan kosong di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Teluk Bintuni, melalui pendekatan berbasis kompetisi yang melibatkan masyarakat secara luas.

Pemilik media online Mediaprorakyat.com, Haiser Situmorang, menegaskan bahwa lomba tanam bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan strategi nyata untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal.

“Daripada anggaran dihabiskan untuk kegiatan yang dampaknya jangka pendek, seperti pertandingan olahraga atau lomba hiburan, lebih baik diarahkan pada program yang manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, komoditas seperti singkong, ubi jalar, dan keladi memiliki keunggulan karena tahan terhadap perubahan cuaca, mudah dibudidayakan, serta dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat pengganti beras.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar program ini berjalan efektif, mulai dari penentuan kategori lomba, pelibatan peserta dari berbagai kalangan (petani, pelajar, hingga kelompok masyarakat), hingga dukungan pemerintah berupa penyediaan bibit, pelatihan, dan pendampingan teknis.

Tak kalah penting, aspek keberlanjutan juga menjadi kunci. Hasil panen peserta harus memiliki akses pasar yang jelas, baik melalui kerja sama dengan pelaku UMKM maupun program pangan daerah, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada perlombaan semata.

Gagasan ini sekaligus menghidupkan kembali semangat kearifan lokal melalui sistem lumbung pangan yang dahulu menjadi andalan masyarakat dalam menghadapi masa sulit. Dengan pendekatan modern dan dukungan kebijakan yang tepat, konsep tersebut dinilai tetap relevan untuk diterapkan saat ini.

Jika direalisasikan secara serius, program ini berpotensi menjadi gerakan kolektif yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian global.

“Anggaran yang ada harus dimanfaatkan dengan tepat. Gunakan payung sebelum hujan. Kalau tidak ada makanan, bagaimana kita bisa bertahan jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan? Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan, semoga dunia tetap baik-baik saja,” tutup Haiser.

Haiser Situmorang menambahkan, berdasarkan pemberitaan di berbagai media online, televisi, dan media sosial, sejumlah negara mulai mengambil langkah penghematan energi di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Situasi tersebut tidak hanya memicu instabilitas politik, tetapi juga berdampak langsung pada rantai pasok energi dunia. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu jalur perdagangan dan distribusi energi global yang selama ini menjadi tulang punggung pasokan minyak dunia.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya krisis energi, seiring menurunnya produksi dan terganggunya distribusi di sejumlah wilayah.

“Jika ketahanan pangan kita kuat, masyarakat Indonesia tidak akan terlalu kesulitan meskipun terjadi kelangkaan minyak. Namun kita tetap berharap kondisi seperti itu tidak terjadi,” pungkasnya. (Dedi)

Polres Pasuruan Wujudkan Seleksi Polri 2026 yang Bersih dan Humani

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Polres Pasuruan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui pelaksanaan pakta integritas.

Kegiatan tersebut digelar di Rupatama Polres Pasuruan pada Selasa (31/3/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh peserta calon Taruna Akpol, calon Bintara, serta Tamtama Polri, juga dihadiri jajaran pejabat utama dan perwakilan orang tua peserta.

Kabag SDM Polres Pasuruan, Dante Anan Irawanto, menegaskan bahwa pakta integritas menjadi landasan penting dalam menjaga kualitas proses seleksi.

“Pelaksanaan pakta integritas ini merupakan komitmen kami untuk menjamin proses penerimaan anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sesuai kebijakan Polri.

Selain itu, pihaknya juga mencatat jumlah pendaftar tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini jumlah pendaftar Akpol sebanyak 10 orang dan Bintara 83 orang. Secara umum terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, turut menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga integritas seleksi.

“Kami memastikan seluruh proses penerimaan anggota Polri di Polres Pasuruan berjalan objektif dan tanpa pungutan liar. Siapapun yang memenuhi syarat dan memiliki kompetensi, itulah yang akan lolos,” tegasnya.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi pembukaan oleh MC, pembacaan doa, sambutan Karo SDM Polda Jatim, arahan Kabag Dalpers Ro SDM Polda Jatim, hingga penutup.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib sebagai wujud keseriusan Polres Pasuruan dalam menghadirkan seleksi anggota Polri yang berintegritas.(Usj)

Bupati Pasuruan Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkup Kabupaten Pasuruan

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan pemerintah Kabupaten Pasuruan, Rabu (01/04/2026). Bertempat di auditorium Mpu Sindok, gedung Bupati Pasuruan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, para pejabat serta unsur pimpinan daerah.

Pelantikan ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memperkuat pemerintahan di Lingkungan Kabupaten Pasuruan dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

Empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik hari ini diantaranya :  Fathurahman sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia ( BPSDM), Yuswianto menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset daerah, Sarina Rostief sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi, Firdaus Handara sebagai Kepalan Dinas Komunikasi dan informatika.

Dalam sambutannya Rusdi Sutejo Bupati Pasuruan menegaskan bahwa karier ASN di Kebupaten Pasuruan tidak lagi ditentukan oleh senioritas, faktor titipan dan faktor kedekatan.

" Sesuai dengan UU nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Pemkab Pasuruan menerapkan sistem berbasis manajemen talenta artinya siapa yang mempunyai kemampuan dan prestasi itulah yang akan mendapatkan kesempatan" ujarnya.

Selain itu penetapan karier ASN merujuk sesuai dengan keputusan kepala BKN nomor 853 tahun 2025 yaitu tentang penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. 

Beliau berharap dengan sistem ini Rusdi  bisa lebih cepat dan tepat dalam memilih ASN yang sesuai dengan jabatan, kemampuan dan prestasi yang telah dicapai guna meningkatkan pelayanan masyarakat.

Selain itu Rusdi Sutejo juga berpesan kepada pejabat yang dilantik harus siap dalam  menghadapi era digital di zaman yang serba moderen ini.

" Seluruh pejabat maupun ASN diharap bisa menguasai perangkat digital" tutupnya. (Usj)

Halal Bihalal dan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan 2026 di Taman Dayu, Bupati Pasuruan Ajak Pekerja dan Pengusaha Perkuat Sinergi

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Suasana penuh kebersamaan mewarnai acara Halal Bihalal sekaligus Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2026 yang digelar di Mahogany Resto & Cafe Taman Dayu, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri sekaligus meningkatkan kesadaran para pekerja dan pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, para pengusaha, serta pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia se-Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi Sutejo mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

“Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum Idulfitri ini semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha,” ujar Rusdi.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan para pekerja dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kerja sama yang kuat akan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Rusdi juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan usaha yang sehat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan keterampilan.

“Kolaborasi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha sangat penting untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing Kabupaten Pasuruan. Dengan iklim usaha yang kondusif, kita dapat menarik lebih banyak investasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Rusdi juga memberikan apresiasi kepada para pekerja dan pelaku usaha yang telah berkontribusi besar terhadap kemajuan perekonomian Kabupaten Pasuruan.

“Tanpa kerja keras dan dedikasi para pekerja serta dukungan para pengusaha, kemajuan yang kita rasakan saat ini tidak akan terwujud. Mari kita terus bekerja sama demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Halal Bihalal dan sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak pekerja yang memahami pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan serta semakin terjalin hubungan yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja di Kabupaten Pasuruan.(Usj)

Harga Cabai Mulai Turun, Polres Pasuruan Jamin Stok Pangan Aman

Pasuruan,suarakpkcyber.com,— Harga cabai di Pasar Bangil mulai menunjukkan tren penurunan pasca-Lebaran. Polres Pasuruan melalui Satgas Pangan memastikan kondisi stok bahan pokok tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemantauan harga dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama instansi terkait dengan menyasar pedagang bahan pokok di pasar utama Bangil.

Dari hasil pengecekan, harga cabai rawit merah turun dari Rp68.000 menjadi Rp58.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp32.500 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar justru naik dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Untuk komoditas lain, bawang merah terpantau stabil di angka Rp34.500 per kilogram, sedangkan kacang hijau mengalami kenaikan tipis dari Rp23.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.

Kanit II Pidek Satreskrim Polres Pasuruan, IPDA Eko Hadi Saputro, mengatakan penurunan harga cabai dipengaruhi mulai stabilnya distribusi pasokan dari daerah sentra produksi pasca-Lebaran.

“Pasca-Lebaran pasokan cabai mulai stabil sehingga harga berangsur turun, terutama cabai rawit merah dan hijau. Untuk komoditas lain masih relatif aman dan terkendali,” ujarnya.

Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional Bangil dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas tertentu.

Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang dan distributor agar menjaga kelancaran distribusi serta tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas pangan masyarakat.

“Kita Pantau terus, agar harga pangan dan stok stabil, hingga tidak membebani masyarakat,” tegasnya.

Pengawasan berkala akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga akibat cuaca maupun dinamika pasokan dari daerah penghasil.(Usj)