Tag Label

Kepolisian (3854) daerah (1068) Pemerintahan (575) Jurnalistik (451) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (37) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Ngopi Bareng Awak Media, Polres Pasuruan: Media Punya Peran Vital dalam Kinerja Kepolisian

  Pasuruan, suarakpkcyber.com — Polres Pasuruan menggelar kegiatan rutin ngopi bareng awak media “Piramida Ngopi” di Pers Room Polres Pasur...

Headline NewsLihat Semuanya

Ngopi Bareng Awak Media, Polres Pasuruan: Media Punya Peran Vital dalam Kinerja Kepolisian

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com — Polres Pasuruan menggelar kegiatan rutin ngopi bareng awak media “Piramida Ngopi” di Pers Room Polres Pasuruan, pada Kamis (28/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat sinergi dan komunikasi antara kepolisian dengan insan pers di Kabupaten Pasuruan.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Pasuruan diwakili oleh Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Djoko Suseno, dan dihadiri sejumlah awak media dari berbagai platform media di Kabupaten Pasuruan.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Momentum Hari Raya Idul Adha juga menghadirkan nuansa kebersamaan dan islami dalam forum diskusi santai saat ini.

Dalam kesempatan itu, sejumlah awak media menyampaikan pentingnya menjaga hubungan baik antara media dan kepolisian agar komunikasi dapat berjalan lancar serta informasi yang diterima masyarakat tersampaikan secara utuh dan benar.

“Hubungan seperti ini penting untuk membangun kerja sama dan kemudahan komunikasi sehingga berita yang disampaikan kepada publik bisa tersampaikan secara utuh, benar, dan apa adanya,” ujar salah satu awak media yang hadir.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Djoko Suseno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media atas dukungan yang selama ini diberikan kepada institusi kepolisian.

“Mewakili Kapolres Pasuruan, kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan teman-teman media selama ini. Kepolisian dalam menjalankan tugas tidak akan maksimal dan tidak akan menemui kemudahan tanpa bantuan serta support dari rekan-rekan media,” kata Djoko.

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam membantu penyebaran informasi kepolisian kepada masyarakat.

“Apa yang sudah kami lakukan bisa sampai kepada masyarakat karena media. Bahkan banyak hal yang kami tindak lanjuti juga berawal dari informasi serta konten-konten yang terlebih dahulu viral dari teman-teman media. Karena itu kami menganggap kehadiran media merupakan hal yang vital dalam kinerja kepolisian,” tambahnya.

Melalui kegiatan “Piramida Ngopi” tersebut, Polres Pasuruan berharap hubungan baik dan koordinasi dengan insan pers dapat terus terjalin guna mendukung keterbukaan informasi dan pelayanan kepada masyarakat. (Usj)

BMH Bersama Konsorsium Pemberdayaan Masyarakat Muslim Demak Salurkan Hewan Qurban untuk 500 Penerima Manfaat

 

Demak, suarakpkcyber.com – Dalam semangat berbagi dan mempererat ukhuwah Islamiyah pada momentum Iduladha,Laznas bmh bersama Konsorsium Pemberdayaan Masyarakat Muslim Demak melaksanakan program penyaluran hewan qurban kepada masyarakat di Kabupaten Demak. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Kampung Stasion dan Kampung Tlogo Iwak, Demak.

Program qurban tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Laznas BMH Perwakilan Jawa Tengah, Ust. Soni Abdul Karim, yang turut menyapa masyarakat dan menyaksikan proses distribusi hewan qurban kepada warga.



Melalui kegiatan ini, sebanyak 300 penerima manfaat merasakan kebahagiaan dan keberkahan qurban. Selain pembagian daging qurban, kegiatan juga diisi dengan kebersamaan masyarakat melalui acara memasak bersama dan nyate bersama yang berlangsung penuh keakraban.

Suasana hangat terlihat ketika warga bergotong royong mengolah daging qurban menjadi berbagai hidangan untuk disantap bersama. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi rezeki, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarwarga.

Dalam sambutannya, Ust. Soni Abdul Karim menyampaikan bahwa qurban merupakan sarana memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga bagaimana menumbuhkan rasa kepedulian, kebersamaan, dan cinta kepada sesama. Kami berharap program ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kordinator BMH Muria Raya, Aqiful Khoir, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pekurban dan pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur kegiatan qurban tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Terima kasih kepada para donatur, relawan, dan masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan program ini. Semoga semangat berbagi ini terus terjaga dan membawa manfaat bagi umat,” ungkapnya.

Kegiatan qurban yang digelar Laznas BMH bersama Konsorsium Pemberdayaan Masyarakat Muslim Demak ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara lembaga, relawan, dan masyarakat di Kabupaten Demak. (Ihw)

Rutan Bangil Gelar Salat Ied hingga Penyembelihan Kurban, WBP Antusias Ikut Kegiatan

Pasuruan, suarakpkcyber.com,- Pada Rabu, 27 Mei 2026, Rutan Kelas IIB Bangil melaksanakan Salat Iduladha 1447 H yang bertempat di aula blok hunian. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai serta warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bentuk perayaan Hari Raya Iduladha di lingkungan rutan.

Pelaksanaan Salat Iduladha dipimpin dan diawasi langsung oleh Plh Kepala Rutan Bangil, Robi Setiawan Tridesia, bersama jajaran petugas. Momentum Iduladha dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial kepada warga binaan.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban yang berlangsung di area brandgang pos menara 2 Rutan Bangil. Pada perayaan Iduladha tahun ini, Rutan Bangil menerima bantuan hewan kurban dari stakeholder Kabupaten Pasuruan berupa tiga ekor sapi dan sepuluh ekor kambing yang nantinya akan didistribusikan kepada warga binaan dan pihak yang membutuhkan.

Kegiatan pemotongan hewan kurban dilaksanakan secara gotong royong oleh petugas bersama warga binaan dengan tetap memperhatikan kebersihan, keamanan, dan ketertiban. Suasana kebersamaan dan semangat berbagi tampak terlihat selama proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban berlangsung.

Plh Kepala Rutan Bangil, Robi Setiawan Tridesia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah memberikan bantuan hewan kurban. “Hari Raya Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur, kepedulian, dan kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta menumbuhkan semangat berbagi bagi seluruh warga binaan maupun petugas,” ujarnya.(Red)


 

Polres Pasuruan Salurkan 16 Sapi dan 57 Kambing Kurban untuk Masyarakat di Hari Idul Adha

Pasuruan,suarakpkcyber.com,- Polres Pasuruan menyalurkan puluhan hewan kurban kepada masyarakat dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono tersebut diawali dengan pelaksanaan Salat Idul Adha bersama personel, Bhayangkari, dan masyarakat di lingkungan Polres Pasuruan.

Kapolres Pasuruan mengatakan, kegiatan kurban ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.

“Momentum Idul Adha ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Usai pelaksanaan Salat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Pasuruan. Tahun ini, Polres Pasuruan menyalurkan sebanyak 16 ekor sapi dan 57 ekor kambing.



Penyaluran hewan kurban tersebut menyasar masyarakat kurang mampu, pekerja harian, serta warga sekitar agar dapat merasakan kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha.

AKBP Harto Agung Cahyono menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat silaturahmi dan kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Dalam proses pelaksanaannya, personel Polres Pasuruan bersama panitia kurban turut terlibat langsung mulai dari penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban kepada warga.

TNI

Peduli Kesehatan Masyarakat, Babinsa Dermo Hadiri Sosialisasi Pencegahan Penyakit Menular

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kegiatan Sosialisasi Pencegahan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) digelar di Pendopo Kelurahan Dermo, Jl. Tongkol No. 32B, Kecamatan Bangil, dengan dihadiri sekitar 45 peserta undangan dari berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular seperti AIDS, TBC, dan malaria demi terciptanya lingkungan yang sehat dan aman. Selasa (26/5/26).


Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bangil Eddy Santoso, SE., MM., Bahkrul selaku Staf Puskesmas Raci, Kepala Kelurahan Dermo Donny Edward Sugianto, S.E., Ketua Pokmas Kelurahan Dermo Ibu Endang Tri W, Babinsa Kelurahan Dermo Serka Afandi dan Serda Eko Pras anggota Koramil 0819/10 Bangil, serta Bripka Yoyok K selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo. Kehadiran aparat TNI-Polri dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program kesehatan masyarakat di wilayah binaan.


Dalam kesempatan tersebut, Serka Afandi menyampaikan bahwa sosialisasi kesehatan seperti ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami bahaya penyakit menular serta langkah-langkah pencegahannya. “Kami selaku Babinsa siap mendukung setiap kegiatan positif di wilayah, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan warga semakin sadar pentingnya pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.


Sementara itu, Serda Eko Pras menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat sangat diperlukan dalam upaya menekan penyebaran penyakit AIDS, TBC, dan malaria. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusias dari para peserta yang mengikuti sesi penyuluhan serta tanya jawab mengenai pencegahan penyakit menular di lingkungan masyarakat. (Usj)

Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com  – Polres Pasuruan berhasil mengungkap tiga kasus kejahatan jalanan yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku begal, pencurian dengan kekerasan (curas), hingga pencurian kendaraan bermotor yang sempat meresahkan masyarakat.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan, pengungkapan ini menjadi bentuk keseriusan kepolisian dalam memberantas aksi kriminalitas jalanan.

“Polres Pasuruan berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan tindak kriminal akan kami tindak lanjuti secara serius, termasuk melakukan pengembangan terhadap pelaku lain yang masih buron,” tegas AKBP Harto Agung Cahyono saat jumpa pers di Pers Room, Selasa (26/05/2026).

Kasus pertama yang berhasil diungkap yakni tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah Pandaan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 5 November 2025 sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Raya Pandaan–Beji, tepatnya di depan PT Finexco Prima, Dusun Wangi, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Dalam kasus itu, polisi menetapkan seorang tersangka berinisial H (34), warga Kecamatan Pandaan, serta satu pelaku lainnya yang saat ini masih masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor sepulang dari Pasar Pandaan menuju rumah. Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet pelaku yang menggunakan sepeda motor. Pelaku kemudian menarik paksa kalung emas yang dipakai korban hingga korban terjatuh dari sepeda motor dan meninggal dunia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dalam kasus tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa satu lembar surat berharga milik korban berupa nota pembelian kalung emas.

Kasus kedua yang diungkap yakni pencurian dengan kekerasan di kawasan persawahan Dusun Toyoareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Polisi mengamankan tersangka berinisial M.A. (33), warga Jalan Jenderal S Parman, Kelurahan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Modus pelaku yakni menghentikan laju sepeda motor korban dengan alasan meminta diantarkan ke jalan raya. Saat perjalanan, pelaku justru mengancam korban menggunakan sebilah pisau dapur agar berhenti. Karena takut, korban turun dan melarikan diri, sedangkan pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Vario 125 tahun 2025 milik korban.

Petugas berhasil menangkap tersangka pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB di tepi jalan wilayah Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa STNK dan BPKB sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam nomor polisi N-5447-TFD atas nama Zahrotus Sita Nur Hafidah, satu unit sepeda motor Honda Vario 125 beserta kunci kontak, satu jaket parasit warna hitam, dan satu sarung motif kotak warna biru hitam.

Tersangka dijerat Pasal 479 ayat 1 KUHP tentang pencurian yang didahului, disertai, atau diikuti kekerasan maupun ancaman kekerasan terhadap orang dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

Sementara kasus ketiga terjadi di wilayah Pasrepan. Polisi menangkap tersangka berinisial M.DW. (27), warga Kampung Ngepoh Masjid, Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Kasus itu bermula saat korban pulang dari Tosari pada Minggu, 10 Mei 2026 melintas di Jalan Raya Cengkrong, Kecamatan Pasrepan. Korban kemudian dipepet seseorang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor. Pelaku langsung merampas tas korban yang berisi satu unit iPhone X dan satu unit telepon genggam Vivo Y12S.

Polisi berhasil mengamankan tersangka pada Kamis, 14 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di tepi jalan Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini berupa satu kaos warna hitam, satu topi warna biru dongker, satu unit sepeda motor Vario warna putih milik tersangka, satu dosbook iPhone X milik korban, serta satu lembar nota pembelian HP Vivo Y12S.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka diketahui merupakan residivis yang telah beraksi di tiga tempat kejadian perkara, yakni dua kasus curas di Keboncandi dan satu kasus pencurian kendaraan pick up di Purwosari.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan dan dukungan masyarakat yang cepat melapor. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan tindak kriminalitas di lingkungannya,” tambah Kapolres.

Saat ini seluruh tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih melakukan pengembangan guna memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi kejahatan tersebut (usj).

Habib Yusuf Desak Kejaksaan Bongkar Otak Utama Kasus PKBM di Pasuruan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Kasus dugaan korupsi dana Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Pasuruan kembali memanas. Kali ini, sorotan tajam datang dari Ketua LSM Gaib, Habib Yusuf, yang secara langsung mendatangi Kejaksaan Negeri Bangil, Selasa (26/05/2026), untuk mendesak aparat penegak hukum membongkar dalang utama di balik skandal tersebut.

Kedatangan Habib Yusuf bukan sekadar kunjungan biasa. Di hadapan pihak kejaksaan, ia menyuarakan tuntutan keras agar proses hukum tidak berhenti pada pengelola lapangan atau “pemain kecil” semata.

“Jangan sampai yang ditangkap hanya pelaksana. Aktor utama kasus PKBM ini harus dibuka ke publik dan diproses hukum. Jangan ada yang masih bebas menghirup udara segar,” tegas Habib Yusuf.

Menurutnya, penanganan kasus PKBM sejauh ini belum menyentuh pihak-pihak yang diduga paling bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan dana pendidikan nonformal tersebut. Ia menilai masyarakat mulai bertanya-tanya mengapa kasus yang telah bergulir cukup lama belum juga menyeret nama-nama besar.

“Kalau hanya bawahan yang diproses, publik bisa menilai ada keberanian hukum yang setengah-setengah. Ini uang pendidikan, uang rakyat. Jangan ada kesan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” sindirnya tajam.

Suasana ruang tamu Kejari Bangil siang itu mendadak menjadi perhatian. Habib Yusuf datang bersama sejumlah anggota LSM Gaib untuk memberikan dukungan sekaligus tekanan moral agar penegakan hukum berjalan transparan dan tidak tebang pilih.

Meski dikemas dalam agenda silaturahmi, pesan yang dibawa jelas: publik menunggu keberanian Kejaksaan membongkar jaringan besar di balik dugaan korupsi PKBM.

“Kami datang baik-baik. Tapi masyarakat juga ingin melihat keseriusan penegak hukum. Jangan sampai kasus besar berakhir tanpa menyentuh otak pelaku,” ujar Habib lagi.

Kedatangan rombongan diterima oleh Manda Bayu, Kasubsi I Sosial Politik Intelijen Kejari Bangil. Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri, Bayu menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dalam mengawal proses hukum.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari masyarakat serta elemen organisasi. Penanganan perkara PKBM akan dilakukan secara terbuka sesuai prosedur hukum. Jika ditemukan bukti tambahan, tentu akan segera kami tindak lanjuti,” kata Bayu.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Kejaksaan masih membuka peluang pengembangan kasus. Namun di sisi lain, tekanan publik juga terus menguat agar proses penyidikan tidak berhenti di tengah jalan.

Kasus PKBM sendiri sebelumnya telah menyeret sejumlah pengelola lembaga pendidikan nonformal di Kabupaten Pasuruan. Dugaan penyimpangan dana bantuan pendidikan itu menjadi perhatian luas karena menyangkut hak masyarakat dalam sektor pendidikan.

Habib Yusuf menegaskan, LSM Gaib akan terus mengawal kasus tersebut hingga seluruh pihak yang diduga terlibat benar-benar diproses secara hukum.

“Jangan ada drama hukum. Jangan ada kambing hitam. Kalau memang ada aktor besar di belakang kasus PKBM, bongkar semuanya,” pungkasnya.

Kini publik menanti langkah lanjutan Kejaksaan. Apakah kasus PKBM benar-benar akan dibuka hingga ke akar-akarnya, atau justru berhenti pada nama-nama kecil semata.(Usj/Adf)

Kapolres Pimpin Sertijab PJU Dan Kapolsek Jajaran : Tingkatkan Pelayanan Publik Humanis Dan Responsif

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Polres Pasuruan menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran yang dipimpin langsung Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, Mei 2026.

Rotasi tersebut meliputi jabatan Kabagops, Kabag SDM, Kasatintelkam, Kapolsek Purwosari, serta pelantikan Kabagren dan Kasipropam Polres Pasuruan.

Dalam amanatnya, Kapolres Pasuruan menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri guna meningkatkan kualitas pelayanan serta penguatan pelaksanaan tugas di wilayah hukum Polres Pasuruan.

AKBP Harto Agung Cahyono juga meminta seluruh pejabat yang mendapat amanah baru agar segera beradaptasi dengan karakteristik kamtibmas dan dinamika sosial masyarakat di Kabupaten Pasuruan.

“Jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah dan tanggung jawab moral yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolres Pasuruan dalam sambutannya.

Adapun daftar pejabat yang mendapat jabatan baru di lingkungan Polres Pasuruan yakni:

- Kompol Madya Wiraaji Kusuma, S.H., M.H. menjabat sebagai Kabagren Polres Pasuruan;

- AKP Muhammad Riza Rahman, S.I.K. menjabat sebagai Kabagops Polres Pasuruan;

- AKP Didik Sugiarto, S.H. menjabat sebagai Kabag SDM Polres Pasuruan;

- AKP Akhmad Santoso, S.H. menjabat sebagai Kasatintelkam Polres Pasuruan;

- Iptu Achmad Kunaefi, S.H., M.H. menjabat sebagai Kasipropam Polres Pasuruan;

- AKP Tomy Vara Berlin, S.Tr.K., S.I.K., M.M. menjabat sebagai Kapolsek Purwosari Polres Pasuruan.

Sementara itu, Iptu Dr. Santy Wijaya, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Purwosari selanjutnya mendapat penugasan sebagai Pama Polres Batu.

Kapolres juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang humanis, profesional, responsif, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang berpedoman pada aturan yang berlaku.

Selain itu, perkembangan era digital dan dinamika sosial masyarakat juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas kepolisian ke depan, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres turut menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama beserta Bhayangkari atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Pasuruan.

Upacara sertijab berlangsung khidmat dan dihadiri pejabat utama Polres Pasuruan, kapolsek jajaran, Bhayangkari, serta personel Polres Pasuruan.ta personel Polres Pasuruan.(Usj)

TNI

Kodim 0819 Pasuruan Gelar Tes Kesemaptaan Jasmani Periodik I TA 2026, Wujudkan Prajurit Prima dan Profesional

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kodim 0819 Pasuruan menggelar kegiatan Tes Kesemaptaan Jasmani Periodik I Tahun Anggaran 2026 yang diikuti seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodim 0819 Pasuruan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, dengan penuh semangat dan antusias dari seluruh peserta. Tes kesemaptaan ini merupakan program rutin TNI AD guna mengukur dan menjaga kemampuan fisik setiap personel agar tetap prima dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Senin (25/5/2026).

Pelaksanaan Garjas meliputi berbagai materi tes, di antaranya lari selama 12 menit, pull up, sit up, push up, shuttle run dan ketangkasan renang serta pemeriksaan kesehatan awal sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan personel selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dengan pengawasan tim kesehatan dan personel Jasmani Militer guna memastikan kegiatan terlaksana secara aman dan maksimal.

Komandan Kodim 0819 Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menyampaikan bahwa tes kesemaptaan jasmani merupakan salah satu tolok ukur kesiapan fisik prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi modal utama bagi setiap prajurit maupun PNS TNI untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Kegiatan Garjas ini bukan sekadar rutinitas, namun menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana kemampuan fisik personel sehingga kesiapan tugas tetap terjaga dengan baik,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Boga berharap seluruh anggota Kodim 0819 Pasuruan senantiasa menjaga kesehatan dan membina kemampuan fisik secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya disiplin serta semangat dalam setiap pelaksanaan kegiatan pembinaan satuan. Dengan fisik yang sehat dan mental yang kuat, diharapkan seluruh personel Kodim 0819 Pasuruan mampu menjalankan tugas secara optimal serta terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah binaan (usj).

Polres Pasuruan Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal: “Laporkan, Selamatkan Negara”

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com– Polres Pasuruan menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal melalui sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Iptu Joko suseno saat kegiatan talkshow bertajuk “Sinergi Pemerintah Daerah dengan Stakeholders dalam Deteksi Dini Peredaran Rokok Ilegal” yang digelar di LPPL Radio Suara Pasuruan, Senin (25/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Joko sapaan akrab Humas memaparkan tiga peran utama kepolisian dalam mendeteksi dini peredaran rokok ilegal, yakni melalui intelijen dan penyelidikan, penegakan hukum, serta kolaborasi bersama Bea Cukai, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

“Kami melakukan pemetaan wilayah rawan, penindakan tegas terhadap produsen dan pengedar, serta operasi gabungan untuk memutus rantai distribusi rokok tanpa cukai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, strategi pemberantasan rokok ilegal dilakukan melalui pendekatan preventif, preemtif, dan represif. Polres Pasuruan secara rutin melakukan sosialisasi ke pasar hingga desa-desa guna mengedukasi masyarakat terkait bahaya serta sanksi hukum peredaran rokok ilegal.

Selain itu, patroli rutin dan operasi pasar gabungan juga terus digencarkan untuk mencegah meluasnya distribusi rokok tanpa pita cukai.

“Bentuk nyata sinergi kami adalah Operasi Pasar Gabungan bersama Bea Cukai Pasuruan, Satpol PP, dan Dinas Perdagangan. Kami juga membentuk forum komunikasi dengan perangkat desa agar laporan peredaran rokok ilegal bisa cepat ditindaklanjuti,” jelasnya.

Meski demikian, pihak kepolisian mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Modus peredaran yang semakin beragam, seperti sistem ranjau hingga penjualan secara daring, menjadi kendala tersendiri dalam pengungkapan kasus rokok ilegal.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Pasuruan memperkuat jaringan informan serta meningkatkan patroli siber guna memantau aktivitas penjualan ilegal di platform online.

Joko juga menyebut penyuluhan kepada masyarakat dan pedagang dilakukan secara berkala, minimal satu hingga dua kali setiap bulan. Menurutnya, operasi gabungan yang selama ini dilakukan terbukti efektif menekan angka peredaran rokok ilegal sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku.

Di akhir sesi, Kasi Humas mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk turut berperan aktif dalam pengawasan.

“Jika menemukan rokok tanpa pita cukai atau pita cukai palsu, segera laporkan. Dengan melaporkan, kita menyelamatkan penerimaan negara dan melindungi masyarakat dari produk ilegal,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, mengatakan bahwa dana hasil cukai memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam sektor kesehatan di Kabupaten Pasuruan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membeli rokok ilegal karena dapat merugikan negara sekaligus menghambat pembangunan daerah.

“Hasil cukai kembali untuk masyarakat, terutama dalam mendukung layanan kesehatan. Karena itu kami mendorong masyarakat untuk tidak membeli rokok ilegal demi pengembangan Kabupaten Pasuruan sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan masyarakat, Pak RT, mengusulkan agar Bea Cukai Kabupaten Pasuruan membentuk formula kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari kalangan sekolah, pelaku usaha, layanan online, hingga para pedagang.

Menurutnya, keterlibatan banyak pihak akan memperkuat pengawasan dan menekan peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat.

Menambah keterangannya, Joko menegaskan pentingnya kolaborasi antar-stakeholder dalam pertukaran informasi terkait peredaran rokok ilegal.

“Perlu adanya kolaborasi antar-stakeholder dalam pertukaran informasi. Nantinya informasi tersebut akan disampaikan melalui sosialisasi ke masyarakat, desa-desa, maupun kios-kios agar masyarakat memahami aturan dan undang-undang terkait rokok ilegal,” ujarnya.


Talkshow tersebut juga menghadirkan Kepala Bea Cukai Pasuruan sebagai narasumber. Kegiatan itu menjadi bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Bea Cukai dalam menjaga penerimaan negara sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya rokok ilegal. (Usj)