Tag Label

Kepolisian (3863) daerah (1069) Pemerintahan (576) Jurnalistik (456) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (37) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Jalan Rusak di Kayu Kebek Kecamatan Tutur, Direspon Cepat Oleh Pemkab Pasuruan

   Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan merespon cepat adanya aduan dan keluhan masyarakat Desa Kayu Kebek Kecamata...

Headline NewsLihat Semuanya

Jalan Rusak di Kayu Kebek Kecamatan Tutur, Direspon Cepat Oleh Pemkab Pasuruan

  


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan merespon cepat adanya aduan dan keluhan masyarakat Desa Kayu Kebek Kecamatan Tutur mengenai jalan rusak. Akses jalan penghubung Kawasan Pondok pesantren tersebut  dengan Panjang lebih kurang 1,2 km memang cukup lama sekali belum tersentuh perbaikan sama sekali.

Kerusakan jalan tersebut sebelumnya sempat viral di medsos lantaran banyak warga yang melintas melakukan aktivitas sehari-hari seperti keagamaan menjadi tidak nyaman.

Hal ini diakibatkan permukaan jalan tidak mulus dan material sisa aspal terkelupas hingga badan jalan jadi licin saat dilewati. 

Data yang di peroleh awak media di lokasi menyebutkan kerusakan jalan bervariasi mulai jalan berlubang hingga material aspal terkelupas di STA 0.00- STA 900. 

"Masyarakat ingin jalan yang rusak ini segera dibenahi sebab sudah pengguna jalan yang jatuh akibat roda terperosok di lubang jalan" Jelas Dadang salah satu warga Kayu Kebek.

Terpisah, anggota DPRD Sugianto yang dikonfirmasi terpisah jelaskan dirinya bersama dinas menindaklanjuti laporan masyarakat dan turun ke lapangan.

 "Alhamdulillah dinas terkait sudah turun ke lokasi menindaklanjuti keluhan warga, mudahan setelah ini di tindaklanjuti dengan aksi nyata agar bisa bermanfaat bagi warga" jelas politisi Golkar ini pada Rabu (10/06/26)

Terpisah staf dinas sumber daya air Bina Marga dan Bina konstruksi Ari Brata yang dikonfirmasi bahwa kerusakan jalan tersebut sudah dilakukan survei lokasi oleh tim di bersama masyarakat untuk mengetahui tingkat kerusakan dan langkah penanganan yang dilakukan 

"Mulai Selasa (09/06) kemarin sudah dilakukan perbaikan untuk menangani adalah tambang sulam melalui anggaran pemeliharaan rutin" pungkasnya (usj)

Kapolres Pasuruan Apresiasi Anggota Teladan dengan Hadiah Umroh ke Tanah Suci

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com – Suasana apel pimpinan mendadak penuh haru ketika Kapolres Pasuruan AKBP Harto mengumumkan pemberian hadiah umroh ke Tanah Suci kepada salah satu anggotanya yang dinilai memiliki kinerja dan keteladanan yang baik selama bertugas.

Penghargaan istimewa tersebut diberikan kepada Suhari, anggota KPU Pusat Samapta Polres Pasuruan. Ia dinilai menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas, disiplin dalam bekerja, rajin beribadah, serta memiliki hubungan yang baik dengan rekan-rekan di lingkungan kerja.

Penyerahan hadiah umroh dilakukan langsung oleh AKBP Harto di hadapan seluruh peserta apel sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap anggota yang mampu menjaga keseimbangan antara profesionalisme dalam bertugas dan kehidupan spiritual.

“Penghargaan ini kami berikan kepada anggota yang dedikasinya sangat baik, baik dalam bekerja maupun beribadah. Harapannya, rekan-rekan lain akan lebih meningkatkan kinerja dan kualitas ibadahnya,” tegas AKBP Harto saat memimpin apel di halaman Mapolres Pasuruan, Senin (9/6/2026), 

Menurutnya, keberhasilan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari pencapaian tugas dan tanggung jawab yang diemban, tetapi juga dari integritas, akhlak, serta kedisiplinan yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

AKBP Harto menambahkan, pemberian hadiah umroh merupakan salah satu bentuk perhatian dan penghargaan kepada personel yang telah menunjukkan pengabdian terbaiknya. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Anggota yang berprestasi dan memiliki integritas tentu layak mendapatkan apresiasi. Kami ingin membangun budaya kerja yang positif, di mana setiap kebaikan dan pengabdian mendapatkan penghargaan yang pantas,” ujarnya.

Sementara itu, Suhari tampak tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat namanya diumumkan sebagai penerima hadiah umroh. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres. Saya sangat terharu. Sejak lama saya ingin sekali umroh ke Tanah Suci, dan alhamdulillah hari ini keinginan itu tercapai lewat hadiah dari pimpinan,” ungkapnya.

Kegiatan apel kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran ibadah umroh Suhari serta keselamatan dan kelancaran tugas seluruh anggota Polres Pasuruan.

Melalui pemberian penghargaan tersebut, Polres Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan humanis, sekaligus memberikan apresiasi kepada anggota yang menunjukkan loyalitas, serta prestasi dalam menjalankan tugas di masyarakat. (Usj)

Babinkamtibmas Polsek Bangil Dampingi Warga Tambakan Kembangkan Budidaya Lele di Pekarangan

 


Pasuruan , suarakpkcyber.com– Polisi melalui Bhabinkamtibmas Desa Tambakan terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mendampingi warga dalam mengembangkan budidaya ikan lele di pekarangan rumah. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Citra Karya RT 05 RW 03, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (8/6/2026).


Pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tambakan, Aiptu Suryadi, sebagai bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam kegiatan itu, polisi melakukan pemantauan sekaligus memberikan dukungan kepada warga yang memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya ikan lele.


Aiptu Suryadi bersama warga setempat, Suryono, meninjau kondisi kolam budidaya yang saat ini menunjukkan perkembangan cukup baik. Selain pemantauan, mereka juga melakukan pembersihan kolam guna menjaga kualitas lingkungan budidaya agar tetap produktif dan mendukung pertumbuhan ikan secara optimal.


Budidaya ikan lele tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat sekitar. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk kegiatan produktif juga dinilai dapat membantu meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa.


Kapolsek Bangil, Kompol Ahmad Firman Wahyudi, SH, SE, menegaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Semua ini langkah kami mendukung program pemerintah pusat dalam program ketahanan pangan demi kesejahteraan rakyat," tegas Komol Ahmad.


Melalui sinergi antara polisi dan masyarakat, program budidaya lele di pekarangan diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi maupun pangan bagi warga Desa Tambakan.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Usj)

LPNU Bangil Luncurkan Air Minum Kemasan Bermerk NUansa dalam Momentum Pelantikan Pengurus PCNU Bangil

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Dalam Momentum Pelantikan Pengurus PBNU masa Khidmat 2026-2031, Lembaga Perekonomian Nahdatul Ulama (LPNU) Bangil Resmi meluncurkan produk Air Mineral bermerek " Nuansa". Minggu (07/06/2026)

Soft Launching Air Mineral tersebut yang berslogan "Segarnya Penuh Berkah" sebagai langkah awal perkuat kemandirian ekonomi organisasi.

H. Fathur Ridloi Ketua LPNU Bangil menegaskan bahwa Air minum Nuansa bukan sekedar produk air minum biasa, melainkan bagian dari produk kemandirian ekonomi organisasi yang untuk di konsumsi khalayak umum, sehingga bisa berkelanjutan.

"NUansa lahir dari semangat organisasi yang menghadirkan usaha yang menghasilkan keuntungan , dan membawa manfaat bersama" ujarnya.

Selain itu ia berharap air mineral tersebut dapat menjadi roda penggerak ekonomi organisasi Nahdlatul ulama yang dikemas secara professional dan penuh berkah.

" Kami ingin setiap tetes NUansa menjadi pengerak ekonomi Nahdlatul Ulama secara mandiri, profesional dan penuh keberkahan" harapnya.

Dalam Soft Launching tersebut didukung oleh ketua PCNU Bangil terpilih Menurut Eddy, kehadiran produk air mineral NUansa membuktikan bahwa Nahdlatul Ulama mampu berperan sebagai motor penggerak ekonomi umat.

“Peluncuran NUansa adalah awal dari perjalanan besar menuju kemandirian organisasi. Kami berharap seluruh warga Nahdlatul Ulama memiliki rasa kepemilikan yang tinggi untuk mencintai, menggunakan, dan mengembangkan produk karya sendiri,” ujarnya.

‎Selain itu Sambutan apresiasi atas launching air mineral NUansa disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin. Menurutnya, langkah PCNU Bangil yang akan meluncurkan produk air mineral adalah bentuk nyata menjaga kemandirian organisasi.

‎”Luar biasa, PCNU Bangil akan melaunching air mineral seperti yang tadi disampaikan. Ini sangat bisa menjaga kemandirian. Semangat kemandirian Bangil ini bisa dijadikan motivasi” Ujar Gus Kikin.

Selain itu Gus Yahya juga memberikan apresiasi dan akan mendorong lahirnya berbagai unit usaha yang produktif lainnya untuk membuka peluang ekonomi baru, dan memperkuat jaringan usaha warga sekaligus menjadi sumber ekonomi secara mandiri.

" Ini langkah yang baik, dan kami akan terus mendorong untuk lahirnya beberapa unit usaha yang produktif" ujarnya. (Usj)

Pelantikan PCNU Bangil Masa Khidmat 2025-2031 Dilantik Langsung Oleh Ketua PBNU

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pelantikan Pengurus PCNU Bangil masa Khidmat 2026-2031 dihadiri langsung oleh ketua Umum PBNU yakni KH. Yahya Cholili Staquf.

‎Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Konferensi Cabang yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 9 November 2025.‎

Pengurus PCNU Bangil Masa Khidmat 2026-2031 kini dinahkodai oleh Drs. H. Eddy Supriyanto.

‎Ketua Tanfidziyah PCNU Bangil yang baru dilantik, Drs. H. Eddy Supriyanto, M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Setelah pelantikan, pihaknya akan segera menggelar musyawarah kerja (musker) pertama untuk membahas program-program kerja selama lima tahun ke depan.

‎”Kami akan membidik program prioritas dan program super prioritas. Yang saat ini akan kami jadikan super prioritas adalah pendirian badan usaha milik NU" ujarnya.

‎Dalam momentum Pelantikan Pengurus PCNU Bangil, Gus Yahya Menyampaikan untuk setiap pengurus harus mampu menjaga relevansi dan menjawab tantangan perkembangan zaman saat ini. Minggu (07/06/2026) Gedung Graha PCNU Bangil.

Harapan beliau agar bisa beradaptasi dengan pengelolaan tehnologi, seperti pengunaan HP semakin hari semakin canggih, sebab kemampuan adaptasi menjadi tuntutan bagi setiap individu dan organisasi, tanpa kemampuan kita ketinggalan relevansi di tengah masyarakat.

" Kemampuan beradaptasi sangat perlu, kalau tidak bisa beradaptasi otomatis akan tertinggal dan menjadi tidak relevan" ujarnya.

Dalam penutupnya Gus Yahya akan terus mendorong lahirnya berbagai unit usaha yang produktif lainnya, untuk membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat jaringan usaha warga sekaligus menjadi sumber ekonomi secara mandiri.

Hal tersebut juga akan memperkuat roda organisasi Nahdlatul ulama di masyarakat dengan tumbuhnya berbagai unit usaha didalamnya.

Selain pelantikan pengurus PCNU Bangil masa khidmat 2026- 2031 tersebut menetapkan KH Ahmad Junaidi Sholeh sebagai Rais Syuriah dan Drs H Eddy Supriyanto sebagai Ketua Tanfidziyah.



Pak Bhabin Penggerak Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung di Wilayah Hukum Polres Pasuruan



Pasuruan, suarakpkcyber.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat Desa 

Hal itu juga dilakukan oleh Polres Pasuruan Polda Jawa Timur yang memaksimalkan fungsi Bhabinkamtibmas menjadi pelopor sekaligus penggerak masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian jagung di wilayah binaannya.

Begitu pula seperti dilaksanakan oleh Aiptu Eki Bhabinkamtibmas winongan , Polsek winongan

yang tak hanya sambang warga untuk himbauan kamtibmas, namun juga menggelorakan swasembada pangan.

Aiptu Eki juga sering membantu pemeliharaan tanaman jagung di lahan pertanian seluas 1 hektar milik petani setempat.

"Kami ingin warga tani di sini tetap semangat untuk mewujudkan swasembada pangan, makanya kami senantiasa memberikan pendampingan," ungkap Aiptu Suwandi,

Selain mendampingi proses budidaya, Aiptu Suwandi juga berperan aktif menggerakkan kolaborasi antar petani agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan. 

Menurut Aiptu Eki, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat dari tingkat lokal.

"Kami sebagai mitra petani dalam mendukung program pemerintah, termasuk ketahanan pangan, terus memanfaatkan lahan produktif, sekaligus meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani," pungkas Aiptu Eki, 

Ia menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga menjelang panen.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan hasil produksi pertanian di Desa Winongan terus meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, warga tani setempat mengapresiasi dukungan yang diberikan Bhabinkamtibmas Desa winongan

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk terus mengelola lahan secara optimal.

Hasil panen jagung nantinya direncanakan langsung dipasarkan kepada tengkulak dan sebagian akan masuk ke tahap pengeringan sebelum diserap oleh pihak pabrik.

Skema tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus menjaga stabilitas pasokan komoditas jagung di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Melalui pendampingan yang konsisten, Aiptu Eki menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, tetapi juga menjadi penggerak kolaborasi sosial yang produktif.

Sinergi antara Polri, petani, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata upaya preemtif dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat kemandirian ekonomi warga, serta mewujudkan lingkungan yang aman, sejahtera, dan berdaya saing. (Usj)

Bhabinkamtibmas Desa Gendro Tinjau Tanaman Cabai dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Bhabinkamtibmas Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Aipda Eko Nugroho meninjau tanaman cabai yang dikembangkan dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Gendro

Kegiatan yang berlangsung di lahan Program Pekarangan Pangan Bergizi tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Selain meninjau perkembangan tanaman cabai, Aipda Eko Nugroho juga melakukan sambang dan pendampingan kepada warga untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi bertujuan mengajak masyarakat berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan masing-masing.

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia dengan menanam komoditas pangan, termasuk cabai. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya meningkatkan kemandirian pangan keluarga," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.

Menurutnya, Program Pekarangan Pangan Bergizi tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan tanaman pangan di pekarangan rumah dan lahan yang dimiliki.

"Kami berharap masyarakat semakin aktif mengembangkan pekarangan pangan bergizi sehingga dapat mendukung ketahanan pangan di tingkat keluarga maupun lingkungan sekitar," tambahnya.(Usj)

Polres Pasuruan Ungkap Tiga Kasus Menonjol, Pelaku Jambret Maut hingga Penembakan Airsoft Gun Berhasil Ditangkap

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com– Polres Pasuruan mengungkap tiga kasus kriminal menonjol dalam kegiatan press release yang digelar di Lapangan Mapolres Pasuruan, Jumat (5/6/2026).


Kasus yang diungkap meliputi pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, pencurian dengan pemberatan, serta penganiayaan berat menggunakan airsoft gun.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras penyidik dalam memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pasuruan.


"Kami berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Seluruh tersangka dalam perkara ini berhasil diamankan dan saat ini menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku," kata AKBP Harto Agung Cahyono.


Kasus pertama yang diungkap adalah pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Rabu, 5 November 2025 di Jalan Raya Pandaan–Beji, tepatnya di depan PT Finexco Prima, Dusun Wangi, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pandaan.


Tersangka berinisial MC alias R (31), warga Dusun Klagen, Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, ditangkap polisi pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB di rumahnya.


Dalam aksinya, korban yang sedang mengendarai sepeda motor usai pulang dari Pasar Pandaan dipepet oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor. Pelaku kemudian menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban hingga korban terjatuh dari sepeda motor dan meninggal dunia.

Polisi menyita barang bukti berupa satu lembar nota pembelian kalung emas milik korban.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.


Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 02.30 WIB di sebuah rumah di Dusun Tuban, RT 004 RW 002, Desa Gendro, Kecamatan Tutur.


Tersangka berinisial IN (36), warga Dusun Curah Tutur, Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur, diduga masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela lalu mengambil sepeda motor menggunakan kunci letter T.


Saat hendak membawa kabur sepeda motor melalui pintu belakang rumah, aksinya diketahui oleh korban sehingga kendaraan yang dibawa terjatuh. Tersangka kemudian diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Nongkojajar sekitar pukul 03.30 WIB.


Dari kasus tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dua buah kunci letter T, kunci sepeda motor, tas selempang, pakaian yang digunakan tersangka, serta dokumen kendaraan milik korban.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.


Kasus lainnya adalah penganiayaan berat yang terjadi pada 15 April 2026 sekitar pukul 06.00 WIB di Wisma Senopati, wilayah Pesanggrahan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.


Tersangka SZPJ (33), seorang wiraswasta asal Desa Menturus, ditangkap pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Jawa, Kelurahan Mangkujayan, Kabupaten Ponorogo.


Kapolres menjelaskan, tersangka menembak korban menggunakan airsoft gun jenis Glock 19 warna hitam yang berisi tujuh butir gotri berukuran 4,5 milimeter. Tembakan tersebut mengenai bagian perut, dada, bahu, dan pipi kiri korban.


"Dari hasil penyidikan diketahui motif kejadian dipicu persoalan pribadi. Akibat perbuatannya, korban mengalami luka serius dan masih terdapat gotri yang bersarang di bagian pipi kiri sehingga harus menjalani tindakan operasi," jelas AKBP Harto Agung Cahyono.


Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula ketika korban mendatangi tersangka di Wisma Senopati untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu.


Permintaan tersebut berkaitan dengan pelayanan anak buah tersangka yang dinilai kurang memuaskan terhadap tamu korban. Perselisihan yang terjadi kemudian berujung pada aksi penembakan menggunakan airsoft gun.


Polisi mengungkapkan bahwa airsoft gun yang digunakan tersangka merupakan jenis Glock 19 warna hitam yang dibeli dari seorang kenalannya di Surabaya pada Februari 2026 dengan harga sekitar Rp3 juta.


Namun, barang bukti utama tersebut hingga kini masih dalam pencarian. Berdasarkan keterangan tersangka, airsoft gun itu dibuang ke aliran Sungai Brantas di wilayah Kota Mojokerto sekitar tiga hari setelah kejadian.


Dalam perkara tersebut, polisi menyita sebuah flashdisk berisi rekaman CCTV sebagai barang bukti. Sementara pencarian terhadap airsoft gun yang digunakan pelaku masih terus dilakukan untuk melengkapi proses penyidikan.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 466 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.


Turut hadir dalam kegiatan press release tersebut Kasi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno, Kasat Reskrim Polres Pasuruan, serta jajaran penyidik dan personel kepolisian lainnya. (Usj)

Kapolres Pasuruan Kembalikan Motor Curian kepada Korban, Tangis Haru Warnai Penyerahan Motor

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Suasana haru mewarnai kegiatan press release pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor yang digelar di Lapangan Mapolres Pasuruan, Jumat (5/6/2026).

Seorang korban pencurian tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat sepeda motor miliknya yang sempat hilang akhirnya dikembalikan langsung oleh Polres Pasuruan.

Penyerahan kendaraan tersebut dilakukan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono usai memaparkan keberhasilan Satreskrim dalam mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukorejo.

Kasus tersebut bermula dari laporan pencurian sepeda motor Honda Beat warna biru bernopol N 5202 TAK milik warga Dusun Karanglo, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo. Aksi pencurian terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 12.55 WIB di teras rumah korban.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan tersangka berinisial LH alias G (37), warga Dusun Lumbang, Desa Wonosari, Kecamatan Gempol, berhasil diamankan petugas setelah dilakukan penyelidikan.

"Alhamdulillah kendaraan milik korban berhasil kami temukan dan hari ini kami serahkan kembali kepada pemiliknya. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Pasuruan dalam memberikan pelayanan dan menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat," ujar AKBP Harto Agung Cahyono saat press release.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka mengambil sepeda motor yang diparkir di teras rumah korban dalam kondisi kunci masih menancap. Pelaku kemudian membawa kabur kendaraan tersebut.

Petugas berhasil mengamankan tersangka pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di Gudang Katul, Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, satu celana pendek levis yang digunakan pelaku, rekaman CCTV, serta satu unit telepon genggam.

Kapolres mengungkapkan bahwa tersangka merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang pernah terlibat perkara serupa di wilayah Gempol pada tahun 2020.

"Tersangka kami jerat Pasal 476 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak meninggalkan kunci kendaraan pada motor yang diparkir," tambahnya.

Momen paling mengharukan terjadi saat motor yang berhasil ditemukan diserahkan kepada korban. Dengan mata berkaca-kaca, korban menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Pasuruan karena telah bekerja keras hingga kendaraan yang menjadi sarana aktivitas sehari-harinya dapat kembali.(Usj/Red)

Polsek Tosari Dampingi Warga Kelola Pertanian, Pantau Lahan Kentang di Podokoyo

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com– Polsek Tosari melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan mendampingi warga sekaligus melakukan pemantauan lahan pertanian hortikultura tanaman kentang di Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman kentang yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat di wilayah pegunungan Tosari.

Dalam kegiatan itu, petugas turun langsung ke lahan pertanian dan berdialog dengan warga guna mengetahui perkembangan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya.

Kapolsek Tosari IPTU Sumbut Pujaningwang mengatakan bahwa pendampingan kepada masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Kami hadir untuk mendampingi warga dan memastikan sektor pertanian tetap berjalan dengan baik. Pertanian merupakan salah satu penopang ketahanan pangan, sehingga perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama," ujar IPTU Sumbut Pujaningwang.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan hasil pertanian warga dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani.

Melalui kegiatan pemantauan tersebut, Polsek Tosari berharap semangat masyarakat dalam mengelola lahan pertanian tetap terjaga sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. (Usj)

DLH Kabupaten Pasuruan Siapkan Rp2,9 Miliar untuk Benahi Sistem Lindi di TPA Wonokerto

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan sampah guna mencegah dampak pencemaran lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,9 miliar untuk membenahi sistem pengelolaan lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Wonokerto, Kecamatan Sukorejo.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, menjelaskan bahwa perbaikan sistem lindi menjadi salah satu prioritas utama dalam pengelolaan sampah di TPA Wonokerto. Lindi merupakan cairan yang dihasilkan dari proses peresapan air melalui tumpukan sampah dan berpotensi mencemari tanah maupun sumber air apabila tidak ditangani dengan baik.

“Perbaikan ini difokuskan pada peningkatan sistem pengelolaan lindi agar dapat berfungsi secara optimal. Penanganannya harus dilakukan secara serius karena jika dibiarkan, risiko pencemaran lingkungan di sekitar TPA dapat semakin meluas,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, proyek tersebut mencakup berbagai pekerjaan penting, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi saluran lindi, pembangunan platform pre-treatment, perbaikan fasilitas pengolahan lindi, hingga optimalisasi Waste Water Treatment Plant (WWTP) atau instalasi pengolahan air limbah.

Selain itu, DLH juga akan membangun fasilitas pendukung berupa area pencucian kendaraan operasional yang digunakan dalam aktivitas pengangkutan dan pengelolaan sampah di TPA Wonokerto.

Nur Kholis menegaskan bahwa seluruh pekerjaan akan dilaksanakan berdasarkan dokumen perencanaan teknis yang telah disusun secara matang. Pelaksanaan proyek juga harus mengacu pada rencana kerja, spesifikasi teknis, serta rencana anggaran biaya yang telah ditetapkan.

“Dalam pelaksanaannya, kami mengutamakan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta aspek keselamatan kerja agar hasil yang diperoleh benar-benar maksimal dan sesuai dengan target,” katanya.

Melalui pembenahan tersebut, DLH Kabupaten Pasuruan berharap sistem pengelolaan lindi di TPA Wonokerto dapat beroperasi lebih efektif, terintegrasi, dan mampu menekan risiko pencemaran lingkungan secara signifikan.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dengan sistem pengolahan lindi yang semakin baik, diharapkan kualitas lingkungan di sekitar TPA Wonokerto tetap terjaga serta memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.(Usj)