Tag Label

Kepolisian (3843) daerah (1064) Pemerintahan (574) Jurnalistik (450) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (73) Desa (62) RSUD (46) Iklan (35) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

RSUD Grati Luncurkan Layanan Vaksin Internasional, Siap Layani Masyarakat Global

RSUD Grati Luncurkan Layanan Vaksin Internasional, Siap Layani Masyarakat Global Pasuruan,suarakpkcyber.com, – RSUD Grati resmi meluncurkan ...

Headline NewsLihat Semuanya

RSUD Grati Luncurkan Layanan Vaksin Internasional, Siap Layani Masyarakat Global


RSUD Grati Luncurkan Layanan Vaksin Internasional, Siap Layani Masyarakat Global


Pasuruan,suarakpkcyber.com,– RSUD Grati resmi meluncurkan layanan vaksin internasional sebagai inovasi terbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Layanan ini mulai beroperasi pada 21 April 2026 dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, baik untuk ibadah, pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.

Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari,M.Kes menyampaikan bahwa kehadiran layanan ini merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era mobilitas global. “Kami menyediakan vaksinasi internasional dengan layanan yang cepat, aman, dan terjamin, didukung oleh tenaga medis berkompeten yang siap memberikan penanganan terbaik,” ujarnya.

Adapun jenis vaksin yang tersedia dalam layanan ini meliputi:
Meningitis (Meningokokus) – wajib untuk jamaah haji dan umrah 
Hepatitis A & B 
Tifoid 
Influenza 

Selain pemberian vaksin, pasien juga akan mendapatkan edukasi serta skrining kesehatan sebelum imunisasi guna memastikan keamanan dan efektivitas vaksinasi.



Untuk memudahkan akses masyarakat, RSUD Grati membuka jadwal pelayanan sebagai berikut:
Senin – Kamis : pukul 08.00 – 12.00 WIB / dengan perjanjian
Jumat - Sabtu: pukul 08.00 – 11.00 WIB / dengan perjanjian
Minggu dan tanggal merah: tutup 

Pelayanan ini dirancang dengan alur yang terintegrasi mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberian vaksin, sehingga memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi pasien.

Kehadiran layanan vaksin internasional ini tidak hanya menjadi bentuk peningkatan mutu pelayanan RSUD Grati, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit lintas negara. Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan tenaga medis profesional, RSUD Grati optimistis dapat menjadi pusat layanan vaksinasi internasional yang terpercaya di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.(Usj)


 

Rusdi Sutejo Lantik Pemuda Anti Narkoba atau KOPAN, Berharap Menjadi Garda Terdepan Pemuda Anti Narkoba

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Narkoba sebagai musuh besar bangsa Indonesia khususnya kini telah merebah hingga ke kalangan generasi muda. Hal ini diperlukan upaya pemberantasan menyeluruh dan kerjasama antar instansi dan seluruh elemen masyarakat.

Kini Sekelompok Puluhan Pemuda Anti Narkoba alias KOPAN terdiri dari 72 anggota dilantik oleh Ketua KIPAN (Kader Inti Pemuda Anti Narkoba) Kabupaten Pasuruan, Moch. Syihabuddin di Auditorium Mpu Sindok, Senin (4/5/2026) siang. 

Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, Kepala BNNK Pasuruan, Masduki dan undangan lainnya.


Dalam sambutannya Bupati Rusdi mengatakan peran pemuda dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Pasuruan sangat penting. Sebab remaja atau pemuda sebagai target utama dari Narkoba. Dengan itu Pemuda harus disadarkan dan sekaligus menjadi agen perubahan (agent of change) yang efektif untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkotika.

"Ini menjadi tugas kita bersama untuk memerangi narkoba, khususnya di Kabupaten Pasuruan. Dan salah satu pihak yang berperan penting adalah para pemuda," ujarnya.

Dengan dilantiknya anggota KOPAN, Rusdi Surejo berharap dapat bekerjasama dengan berkoordinasi langsung dengan pemerintah kabupaten Pasuruan dan membuat rancangan kinerja aksi kerja nyata yang berdampak di kalangan pemuda atau remaja. .

"Yang paling penting adalah action. Karena ini masalah narkoba yang semua negara terus berupaya memeranginya, termasuk Indonesia. Maka dari itu, mari kita niatkan ibadah demi membantu pemerintah memerangi narkoba sampai tuntas," harapnya. 

Tak hanya itu Rusdi Sutejo berterima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja keras dalam mengatasi berbagai permasalahan terkait narkoba. Mulai dari kepolisian, TNI, BNNK dan seluruh aparat penegak hukum lain serta berbagai elemen masyarakat lainnya. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada BNNK, Polres Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota, dan semua aparat penegak hukum dan teman teman yang dengan sukarela membantu dalam upaya penanggulangan narkoba," tutupnya. 

Sementara itu, Ketua KIPAN Kabupaten Pasuruan, Moch. Syihabuddin menjelaskan, pelantikan KOPAN Kabupaten Pasuruan bertemakan "Garda Muda Pasuruan Beraksi dengan Karya, Bersih Tanpa Narkoba". 

Kegiatan ini bertujuan untuk menggerakkan pemuda dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dalam realisasi di lapangan, para anggota KOPAN diharapkan dapat menjadi kelompok pemuda yang dapat menjadi penyuluh narkoba, melakukan kampanye anti narkoba, dan menggerakkan masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing.

"Kami fokus di sosialisasi dan pencegahan dini pada bahaya narkoba. Mulai di sekolah, desa, kecamatan sampai organisasi kepemudaan, sejauh itu yang kami harapkan," jelasnya. (Usj)

Bupati Rusdi Sutejo Buka O2SN Kabupaten Pasuruan 2026, Juara Dijanjikan Masuk SMP Negeri Tanpa Tes

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Pasuruan tahun 2026 resmi digelar di GOR Sasana Krida Anoraga pada Senin (4/5/2026). Ajang ini dibuka langsung oleh Rusdi Sutejo sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaring dan membina bakat atlet muda sejak usia sekolah.

Kegiatan tahunan ini dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Tri Krisni Astuti, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, para guru pendamping, serta ratusan siswa peserta dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang kompetisi olahraga antar pelajar, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan karakter, sportivitas, serta semangat berprestasi bagi generasi muda.

Menurutnya, melalui kegiatan ini pemerintah daerah ingin menemukan dan membina bibit-bibit atlet potensial yang kelak dapat mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang olahraga, termasuk pada tingkat provinsi maupun nasional.

“Tahun ini kita fokus pada empat cabang olahraga unggulan yang selama ini menjadi penyumbang medali bagi Kabupaten Pasuruan di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur, yaitu bulu tangkis, selam, renang, dan pencak silat,” ujar Rusdi Sutejo di hadapan para peserta.

Ia juga menekankan bahwa O2SN merupakan bagian dari proses pembinaan atlet sejak dini. Melalui kompetisi yang sehat dan terarah, diharapkan para siswa dapat mengembangkan bakat serta mental juara.

“Olimpiade ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi adik-adik kita. Pemerintah daerah ingin menemukan bibit-bibit unggul dari daerah yang nantinya bisa berkembang menjadi atlet berprestasi,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para siswa berprestasi, Bupati Pasuruan juga mengumumkan kebijakan khusus bagi para pemenang O2SN tahun ini. Peserta yang berhasil meraih juara pertama, kedua, dan ketiga tidak hanya akan mendapatkan uang pembinaan, tetapi juga memperoleh kesempatan istimewa untuk melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri melalui jalur prestasi tanpa harus mengikuti tes seleksi.

Kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Bupati Pasuruan, Sekretaris Daerah, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan sebagai upaya memberikan penghargaan bagi siswa yang menunjukkan prestasi di bidang olahraga.

“Selain uang pembinaan, para juara satu, dua, dan tiga akan langsung diterima di SMP Negeri melalui jalur prestasi tanpa tes. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghargai prestasi siswa,” tegas Rusdi Sutejo yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan guru pendamping.

Tak hanya itu, seluruh peserta O2SN juga akan mendapatkan sertifikat resmi yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam jalur prestasi pendidikan di masa mendatang.

Di akhir sambutannya, Bupati Pasuruan menginstruksikan para guru pendamping untuk lebih aktif membina dan mendampingi para siswa dalam mengembangkan potensi olahraga. Ia juga berharap adanya sinergi antara sekolah dan pengurus cabang olahraga agar pembinaan atlet muda di Kabupaten Pasuruan dapat berjalan lebih maksimal.

Dengan terselenggaranya O2SN 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap dapat melahirkan generasi atlet muda yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan semangat juang tinggi.(Usj)

Dinas pendidikan Kabupaten Malang Gencarkan DOR untuk Cegah Praktik KKN dan Hoaks Medsos.

 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rosyta Dew


Malang, suarakpkcyber.com– Dinas Pendidikan Kabupaten Malang terus menekankan integritas ASN, untuk mencegah dan menghindarkan dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Penguatan integritas ASN dan tata kelola pendidikan ini dilakukan Dindik Kabupaten Malang melalui kegiatan program Dispendik On The Road (DOR) Tahun 2026 ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rosyta Dewi menegaskan, integritas harus tercermin dari keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan.

"ASN berintegritas akan tetap bekerja maksimal, baik saat diawasi maupun tidak. Integritas tercermin dari keselarasan antara apa yang dipikirkan, diucapkan, dan dilakukan. Jika sudah mempunyai nilai integritas tinggi, insyaallah enak dalam menjalankan tugas apa pun,” tutur Rosyta, Senin (04/05/2026).

Dikatakan, integritas menjadi benteng utama dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Rosyta juga menyinggung pentingnya etika bermedia sosial bagi ASN di era digital kini. Karena itu, ia meminta para ASN bijak menggunakan media sosial dan tidak asal membagikan informasi. 

"Dulu berlaku istilah ‘mulutmu harimaumu’, maka sekarang menjadi ‘jempolmu, harimaumu’," ujarnya.

Ia mengimbau agar, isi konten dibaca terlebih dahulu secara jelas sebelum disebarkan. Konten medsos, kata Rosyta, bisa membahayakan profesi jika ternyata mengandung hoaks.

Kegiatan DOR oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sendiri terus dilakukan, menyasar pemangku pendidikan di seluruh wilayah kecamatan se Kabupaten Malang.

Terakhir, DOR dilangsungkan Gedung Eks Korwil Sumbermanjing Wetan, diikuti Kepala SD dan SMP Negeri, serta Bendahara BOS serta operator Dapodik setempat.

Dalam kesempatan itu, juga dikenalkan aplikasi LENTERA untuk mendorong transparansi layanan kepegawaian dan mencegah pungutan liar. 

"Dengan aplikasi LENTERA ini, seluruh layanan kependidikan gratis, sehingga tidak perlu menggunakan map, amplop, maupun transaksi transfer data," pungkas Rosyta. (Ihw)

Enam Terduga Kasus Korupsi Seragam Dinas DPR PBD Dilimpahkan Ke Kejari Sorong

 


Kota Sorong, suarakpkcyber.com - Enam tersangka dugaan kasus korupsi seragam dinas DPR Papua Barat Daya dilimpahkan penyidik Tipikor Polresta Sorong Kota ke Kejaksaan Negeri Sorong, Senin (4/5/2026).

Pantauan dilapangan, dengan menggunakan mobil tahanan Reskrim Polresta Sorong Kota, enam tersangka dugaan kasus korupsi seragam dinas DPR Papua Barat Daya, yakni JN, JCN, IWK, DJ, JU dan ES tiba di kantor Kejaksaan Negeri Sorong.

Didampingi penasihat hukum enam tersangka langsung diarahkan oleh penyidik tipikor Polresta Sorong Kota ke ruang jaksa penyidik Pidsus Kejari Sorong. 

Sebelumnya penasihat hukum JCN yang ditemui di kejaksaan negeri Sorong, Agustinus Jehamin membenarkam kalau hari ini kliennya bersama lima tersangka lainnya dilimpahkan ke kejaksaan. 

" Sebelum kesini, mereka terlebih dahulu periksa kesehatan. Tadi saya diinformasikan oleh salah satu penyidik bernama Roy," ujarnya. 

Pengacara yang biasa disapa Gusti itu menambahkan, paling satu jam penyidik periksa kesehatan baru menuju kejaksaan negeri Sorong.

Diketahui tiga dari enam teradangka dugaan kasus korupsi seragam dinas DPRPBD tahun anggaran 2024 merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), sementara tiga lainnya pihak swasta. 

Dugaan kasus korupsi seragam dinas DPR PBD telah merugikan negara sebesar Rp 715 juta dari nilai kontrak Rp 900 juta. 

Penyelidikan hingga penyidikan dugaan kasus korupsi tersebut ditangani secara langsung oleh penyidik tipikor polresta Sorong Kota, dan di atensi oleh ditreskrimsus polda Papua Barat Daya.(Dedi)

Bundaran Apollo Masih Semrawut, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Turun Langsung Tegur Sopir Parkir di Badan Jalan

 

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Kondisi kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Bundaran Apollo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, kembali menjadi sorotan. Meski sebelumnya telah dilakukan pembersihan rumput dan ilalang oleh jajaran Muspika Kecamatan Gempol bersama sejumlah anggota DPRD serta organisasi sosial, kawasan tersebut masih terlihat kurang tertata.

Permasalahan utama yang masih tampak di lapangan adalah banyaknya kendaraan yang parkir di tepi jalan nasional di sekitar bundaran. Selain itu, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan warung yang berjualan di sempadan jalan juga masih beraktivitas tanpa penataan yang jelas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas serta membahayakan pengguna jalan.

Situasi ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Ia melakukan peninjauan langsung ke kawasan Bundaran Apollo pada Jumat sore (1/5/2026) untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan.

Dalam keterangannya, Rusdi mengaku ingin mengetahui secara langsung berbagai kendala yang menyebabkan kawasan tersebut masih tampak semrawut meskipun sebelumnya telah dilakukan pembersihan.


“Kami ingin mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan, apa yang menjadi kendala utama sehingga kawasan Bundaran Apollo ini masih terlihat kurang tertata,” ujarnya saat melakukan peninjauan.

Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan pemerintah daerah adalah menghilangkan kesan kumuh di kawasan tersebut. Hal ini penting mengingat banyak laporan dari masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di sekitar bundaran, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan menyebabkan korban jiwa.

Rusdi menyebutkan bahwa parkir kendaraan di badan jalan, terutama kendaraan besar seperti truk, menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, keberadaan PKL yang berjualan terlalu dekat dengan badan jalan juga dinilai turut mempersempit ruang bagi pengendara.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berencana melakukan penataan secara bertahap. Salah satunya melalui penertiban PKL dan parkir liar yang selama ini kerap ditemukan di kawasan Bundaran Apollo.

“Kami meminta Camat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait serta menyampaikan surat imbauan kepada para pedagang agar tidak berjualan di area yang dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rusdi juga menyempatkan diri mendatangi sejumlah sopir yang memarkir kendaraan di badan jalan. Ia memberikan teguran secara langsung dan mengingatkan agar tidak lagi memarkir kendaraan di lokasi tersebut karena dapat membahayakan pengendara lain.

Peninjauan ini turut dihadiri oleh Camat Gempol Hadi Mulyono, Danramil Gempol, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Pemerintah daerah berharap, melalui langkah penataan dan koordinasi bersama berbagai pihak, kawasan Bundaran Apollo dapat menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas.(Usj)

Polres Pasuruan Kawal 500 Buruh Peserta Aksi May Day di Surabaya

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Polres Pasuruan mengawal keberangkatan sekitar 500 buruh peserta aksi Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 menuju Surabaya, Jumat (1/5/2026).

Pengawalan dilakukan untuk memastikan kegiatan para buruh berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari titik kumpul hingga perjalanan menuju lokasi aksi.

“Kami menghimbau seluruh peserta agar menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan tidak melakukan tindakan anarkis maupun melanggar hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta koordinator lapangan mampu mengendalikan massa dan menjaga situasi tetap kondusif.

"Jangan mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jaga solidaritas dan koordinasi dengan petugas di lapangan,” tambahnya.

Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja KC FSPMI Kabupaten Pasuruan tersebut mulai berkumpul sejak pagi di sejumlah titik, sebelum akhirnya terpusat di kawasan PT Jatim Autocomp Indonesia (JAI), Gempol. Sekitar pukul 10.30 WIB, massa diberangkatkan menuju Surabaya melalui pintu Tol Gempol dengan pengawalan petugas.

Aksi May Day di Surabaya sendiri rencananya dipusatkan di sejumlah titik, di antaranya Gedung Negara Grahadi, Kantor Gubernur Jawa Timur, dan Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur.

Dalam orasi sebelum keberangkatan, perwakilan buruh menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain penolakan upah murah, penghapusan sistem outsourcing, serta desakan agar pemerintah segera mengesahkan regulasi ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh.

Polres Pasuruan menurunkan puluhan personel dalam pengawalan tersebut, guna memastikan perjalanan berlangsung lancar serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kapolres berharap momentum May Day dapat dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian aspirasi yang dewasa, “Kami mengajak seluruh elemen buruh menjadikan peringatan May Day sebagai momentum yang bermartabat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.(Usj)

Pemkab Pasuruan Bersama Para Pekerja dan Asosiasi Perusahaan Gelar MayDay, Pastikan Hubungan Industrial Tetap Baik

 

Pasuruan, suarakpkcyber.com - May Day yang diperingati setiap tanggal 1 Mei oleh para buruh se-Indonesia Khususnya Buruh di Kabupaten Pasuruan. Tapi peringatan kali ini berbeda dengan peringatan MayDay sebelumnya bahkan dari daerah lain.

Bagaimana tidak MayDay yang diadakan di Chandra Wilwatikta kali ini yang biasanya diadakan dengan berdemonstrasi kini bersama Pemkab Pasuruan dan Asosiasi Perusahaan dan Pekerja menggelar Jalan Sehat yang diikuti hampir ribuan peserta, Jumat (01/05/2026).

Pada peringatan MayDay 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengusung tagline ‘Bangkitlah Industriku, Sejahtera Buruhku, Majulah Pasuruan, Bersama Kita Bisa’. Tema ini sejalan dengan semangat kemajuan yang digaungkan oleh Pemerintah.

Rusdi Sutejo, Bupati Pasuruan memastikan hubungan industri di Pasuruan saat mayday 2026 tetap kondusif dan para pelaku usaha harus memiliki hubungan yang baik dengan para pekerja. 

" Pengusaha dan pekerja harus membangun hubungan industrial dengan baik, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan" ujarnya.

Rusdi juda menjelaskan beberapa tuntutan buruh hasil aksi hari ini akan di kirim ke Dinas hingga pemerintah pusat. Langkah itu diwujudkan melalui pengiriman poin tuntutan buruh yang mengunakan jalur birokrasi formal sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan kaum pekerja.

" usulan dan masukan akan kami bawa ke pemerintah pusat melalui jalur resmi bersurat, meskipun keputusan nya ada di pemerintahan pusat" terangnya.

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab sebagai jembatan antara pekerja di daerah dengan kebijakan strategis nasional sehingga suara buruh di Pasuruan tidak berhenti di daerah.

"Alhamdulillah masalah hubungan industrial antara pengusaha dan pekerja diselesaikan dengan baik selama ini, saya memberikan apresiasi kepada seluruh elemen buruh, pengusaha, aparat keamanan yang telah menjaga jalanya may Day berlangsung aman dan kondusif" imbuhnya.

Kegiatan MayDay ditutup dengan pembagian Santunan Bagi Para Pekerja dan pembagian Doorprize kepada para peserta aksi MayDay, suasana riang dan sukacita mewarnai MayDay kali ini. 

Persahabatan Voli di Km 10 Sorong, Momentum Perkuat Silaturahmi Antar Komunitas

 

Tim Voli Jurnalis Papua Barat Daya Bersama Masyarakat Pegunungan.


Sorong, Papua Barat Daya – Pertandingan persahabatan bola voli antara Komunitas Jurnalis Orang Asli Papua (OAP) dan Pemuda Pegunungan Tengah berlangsung penuh keakraban di Lapangan Voli Rudi Kogoya, kompleks pemakaman umum Km 10 masuk, Kota Sorong, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat hubungan sosial antar komunitas di wilayah Papua Barat Daya.

Selain pertandingan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana olahraga berupa net dan bola voli. Bantuan diserahkan langsung oleh Ronald Konjol kepada Rudi Kogoya sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam sambutannya, Ronald Konjol menekankan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam membangun kebersamaan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat yang beragam.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun komunikasi yang baik antar komunitas. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Rudi Kogoya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Pegunungan Tengah, khususnya dalam bentuk bantuan sarana olahraga.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami berharap generasi muda dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk kegiatan positif dan mengembangkan potensi di bidang olahraga,” ungkapnya.

Ketua IJTI Papua Maluku, Chanri Surupatty, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata insan pers dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, jurnalis tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial,” jelasnya.

Ketua Komunitas Jurnalis OAP, Oriyen Suebu, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan membawa dampak positif bagi kita semua,” ujar Suebu.

Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh sportivitas dan disaksikan antusias oleh warga sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya lebih banyak kegiatan positif yang mampu mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan antar komunitas di Kota Sorong. (Dedi)

Keluarga Besar MKKS SMK Negeri se- Kabupaten Pasuruan Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional

 


Keluarga Besar MKKS SMK Negeri se- Kabupaten Pasuruan mengucapkan:

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 

- 2 Mei 2026 -

Mari Kita Wujudkan Pendidikan yang Beretika, Bertanggungjawab dan Berkualitas untuk masa depan generasi Unggul.

"Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, Tutwuri Handayani " (Ki Hajar Dewantoro)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Minta Kepala Pasar Tertibkan Aset Daerah Demi Tingkatkan PAD

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Rusdi Sutejo mengumpulkan seluruh kepala Unit Pengelola Daerah (UPD) pasar se-Kabupaten Pasuruan guna memperkuat pengelolaan aset daerah sekaligus mencegah penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pertemuan tersebut digelar di Ruang Isyana, Kompleks Kantor Bupati di Kabupaten Pasuruan pada Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghoni, Asisten Perekonomian Dyifudin Ahmad, serta seluruh kepala pasar daerah di Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa pasar memiliki peran penting sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaan pasar harus dilakukan secara tertib, transparan, dan profesional.

“Pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga bagian dari fasilitas publik yang harus dikelola dengan baik agar lebih produktif. Semua aset harus tercatat dengan rapi sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tegasnya.

Menurutnya, pendataan dan penataan aset yang berada di sekitar pasar daerah menjadi langkah penting agar seluruh aset milik pemerintah dapat dikelola secara tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

“Kita lakukan pendataan semua aset pemerintah di sekitar pasar daerah supaya semuanya tertib. Dengan begitu, potensi peningkatan pendapatan daerah juga bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, menjelaskan bahwa pendataan aset pasar merupakan upaya untuk memperkuat tata kelola pasar daerah.

Ia mengakui bahwa potensi ekonomi dari pasar daerah di Kabupaten Pasuruan cukup besar. Namun, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan, salah satunya terkait penguasaan aset oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Pendataan ini bertujuan agar pengelolaan aset pasar lebih tertib dan terkendali. Jangan sampai aset daerah yang seharusnya bisa memberikan kontribusi PAD justru tidak memberikan pemasukan bagi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah penertiban dan pendataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap seluruh aset pasar dapat dikelola secara optimal sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah serta mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Pasuruan. PASURUAN – Rusdi Sutejo mengumpulkan seluruh kepala Unit Pengelola Daerah (UPD) pasar se-Kabupaten Pasuruan guna memperkuat pengelolaan aset daerah sekaligus mencegah penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pertemuan tersebut digelar di Ruang Isyana, Kompleks Kantor Bupati di Kabupaten Pasuruan pada Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghoni, Asisten Perekonomian Dyifudin Ahmad, serta seluruh kepala pasar daerah di Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa pasar memiliki peran penting sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaan pasar harus dilakukan secara tertib, transparan, dan profesional.

“Pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga bagian dari fasilitas publik yang harus dikelola dengan baik agar lebih produktif. Semua aset harus tercatat dengan rapi sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tegasnya.

Menurutnya, pendataan dan penataan aset yang berada di sekitar pasar daerah menjadi langkah penting agar seluruh aset milik pemerintah dapat dikelola secara tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

“Kita lakukan pendataan semua aset pemerintah di sekitar pasar daerah supaya semuanya tertib. Dengan begitu, potensi peningkatan pendapatan daerah juga bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, menjelaskan bahwa pendataan aset pasar merupakan upaya untuk memperkuat tata kelola pasar daerah.

Ia mengakui bahwa potensi ekonomi dari pasar daerah di Kabupaten Pasuruan cukup besar. Namun, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan, salah satunya terkait penguasaan aset oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Pendataan ini bertujuan agar pengelolaan aset pasar lebih tertib dan terkendali. Jangan sampai aset daerah yang seharusnya bisa memberikan kontribusi PAD justru tidak memberikan pemasukan bagi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah penertiban dan pendataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap seluruh aset pasar dapat dikelola secara optimal sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah serta mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Pasuruan.(Usj)