Tag Label

Kepolisian (3843) daerah (1062) Pemerintahan (574) Jurnalistik (449) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (73) Desa (62) RSUD (46) Iklan (35) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Bundaran Apollo Masih Semrawut, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Turun Langsung Tegur Sopir Parkir di Badan Jalan

  Pasuruan,suarakpkcyber.com, – Kondisi kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Bundaran Apollo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, kembali ...

Headline NewsLihat Semuanya

Bundaran Apollo Masih Semrawut, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Turun Langsung Tegur Sopir Parkir di Badan Jalan

 

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Kondisi kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Bundaran Apollo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, kembali menjadi sorotan. Meski sebelumnya telah dilakukan pembersihan rumput dan ilalang oleh jajaran Muspika Kecamatan Gempol bersama sejumlah anggota DPRD serta organisasi sosial, kawasan tersebut masih terlihat kurang tertata.

Permasalahan utama yang masih tampak di lapangan adalah banyaknya kendaraan yang parkir di tepi jalan nasional di sekitar bundaran. Selain itu, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan warung yang berjualan di sempadan jalan juga masih beraktivitas tanpa penataan yang jelas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas serta membahayakan pengguna jalan.

Situasi ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Ia melakukan peninjauan langsung ke kawasan Bundaran Apollo pada Jumat sore (1/5/2026) untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan.

Dalam keterangannya, Rusdi mengaku ingin mengetahui secara langsung berbagai kendala yang menyebabkan kawasan tersebut masih tampak semrawut meskipun sebelumnya telah dilakukan pembersihan.


“Kami ingin mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan, apa yang menjadi kendala utama sehingga kawasan Bundaran Apollo ini masih terlihat kurang tertata,” ujarnya saat melakukan peninjauan.

Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan pemerintah daerah adalah menghilangkan kesan kumuh di kawasan tersebut. Hal ini penting mengingat banyak laporan dari masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di sekitar bundaran, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan menyebabkan korban jiwa.

Rusdi menyebutkan bahwa parkir kendaraan di badan jalan, terutama kendaraan besar seperti truk, menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, keberadaan PKL yang berjualan terlalu dekat dengan badan jalan juga dinilai turut mempersempit ruang bagi pengendara.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berencana melakukan penataan secara bertahap. Salah satunya melalui penertiban PKL dan parkir liar yang selama ini kerap ditemukan di kawasan Bundaran Apollo.

“Kami meminta Camat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait serta menyampaikan surat imbauan kepada para pedagang agar tidak berjualan di area yang dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rusdi juga menyempatkan diri mendatangi sejumlah sopir yang memarkir kendaraan di badan jalan. Ia memberikan teguran secara langsung dan mengingatkan agar tidak lagi memarkir kendaraan di lokasi tersebut karena dapat membahayakan pengendara lain.

Peninjauan ini turut dihadiri oleh Camat Gempol Hadi Mulyono, Danramil Gempol, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Pemerintah daerah berharap, melalui langkah penataan dan koordinasi bersama berbagai pihak, kawasan Bundaran Apollo dapat menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas.(Usj)

Polres Pasuruan Kawal 500 Buruh Peserta Aksi May Day di Surabaya

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Polres Pasuruan mengawal keberangkatan sekitar 500 buruh peserta aksi Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 menuju Surabaya, Jumat (1/5/2026).

Pengawalan dilakukan untuk memastikan kegiatan para buruh berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari titik kumpul hingga perjalanan menuju lokasi aksi.

“Kami menghimbau seluruh peserta agar menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan tidak melakukan tindakan anarkis maupun melanggar hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta koordinator lapangan mampu mengendalikan massa dan menjaga situasi tetap kondusif.

"Jangan mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jaga solidaritas dan koordinasi dengan petugas di lapangan,” tambahnya.

Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja KC FSPMI Kabupaten Pasuruan tersebut mulai berkumpul sejak pagi di sejumlah titik, sebelum akhirnya terpusat di kawasan PT Jatim Autocomp Indonesia (JAI), Gempol. Sekitar pukul 10.30 WIB, massa diberangkatkan menuju Surabaya melalui pintu Tol Gempol dengan pengawalan petugas.

Aksi May Day di Surabaya sendiri rencananya dipusatkan di sejumlah titik, di antaranya Gedung Negara Grahadi, Kantor Gubernur Jawa Timur, dan Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur.

Dalam orasi sebelum keberangkatan, perwakilan buruh menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain penolakan upah murah, penghapusan sistem outsourcing, serta desakan agar pemerintah segera mengesahkan regulasi ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh.

Polres Pasuruan menurunkan puluhan personel dalam pengawalan tersebut, guna memastikan perjalanan berlangsung lancar serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kapolres berharap momentum May Day dapat dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian aspirasi yang dewasa, “Kami mengajak seluruh elemen buruh menjadikan peringatan May Day sebagai momentum yang bermartabat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.(Usj)

Pemkab Pasuruan Bersama Para Pekerja dan Asosiasi Perusahaan Gelar MayDay, Pastikan Hubungan Industrial Tetap Baik

 

Pasuruan, suarakpkcyber.com - May Day yang diperingati setiap tanggal 1 Mei oleh para buruh se-Indonesia Khususnya Buruh di Kabupaten Pasuruan. Tapi peringatan kali ini berbeda dengan peringatan MayDay sebelumnya bahkan dari daerah lain.

Bagaimana tidak MayDay yang diadakan di Chandra Wilwatikta kali ini yang biasanya diadakan dengan berdemonstrasi kini bersama Pemkab Pasuruan dan Asosiasi Perusahaan dan Pekerja menggelar Jalan Sehat yang diikuti hampir ribuan peserta, Jumat (01/05/2026).

Pada peringatan MayDay 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengusung tagline ‘Bangkitlah Industriku, Sejahtera Buruhku, Majulah Pasuruan, Bersama Kita Bisa’. Tema ini sejalan dengan semangat kemajuan yang digaungkan oleh Pemerintah.

Rusdi Sutejo, Bupati Pasuruan memastikan hubungan industri di Pasuruan saat mayday 2026 tetap kondusif dan para pelaku usaha harus memiliki hubungan yang baik dengan para pekerja. 

" Pengusaha dan pekerja harus membangun hubungan industrial dengan baik, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan" ujarnya.

Rusdi juda menjelaskan beberapa tuntutan buruh hasil aksi hari ini akan di kirim ke Dinas hingga pemerintah pusat. Langkah itu diwujudkan melalui pengiriman poin tuntutan buruh yang mengunakan jalur birokrasi formal sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan kaum pekerja.

" usulan dan masukan akan kami bawa ke pemerintah pusat melalui jalur resmi bersurat, meskipun keputusan nya ada di pemerintahan pusat" terangnya.

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab sebagai jembatan antara pekerja di daerah dengan kebijakan strategis nasional sehingga suara buruh di Pasuruan tidak berhenti di daerah.

"Alhamdulillah masalah hubungan industrial antara pengusaha dan pekerja diselesaikan dengan baik selama ini, saya memberikan apresiasi kepada seluruh elemen buruh, pengusaha, aparat keamanan yang telah menjaga jalanya may Day berlangsung aman dan kondusif" imbuhnya.

Kegiatan MayDay ditutup dengan pembagian Santunan Bagi Para Pekerja dan pembagian Doorprize kepada para peserta aksi MayDay, suasana riang dan sukacita mewarnai MayDay kali ini. 

Persahabatan Voli di Km 10 Sorong, Momentum Perkuat Silaturahmi Antar Komunitas

 

Tim Voli Jurnalis Papua Barat Daya Bersama Masyarakat Pegunungan.


Sorong, Papua Barat Daya – Pertandingan persahabatan bola voli antara Komunitas Jurnalis Orang Asli Papua (OAP) dan Pemuda Pegunungan Tengah berlangsung penuh keakraban di Lapangan Voli Rudi Kogoya, kompleks pemakaman umum Km 10 masuk, Kota Sorong, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat hubungan sosial antar komunitas di wilayah Papua Barat Daya.

Selain pertandingan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana olahraga berupa net dan bola voli. Bantuan diserahkan langsung oleh Ronald Konjol kepada Rudi Kogoya sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam sambutannya, Ronald Konjol menekankan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam membangun kebersamaan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat yang beragam.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun komunikasi yang baik antar komunitas. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Rudi Kogoya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Pegunungan Tengah, khususnya dalam bentuk bantuan sarana olahraga.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami berharap generasi muda dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk kegiatan positif dan mengembangkan potensi di bidang olahraga,” ungkapnya.

Ketua IJTI Papua Maluku, Chanri Surupatty, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata insan pers dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, jurnalis tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial,” jelasnya.

Ketua Komunitas Jurnalis OAP, Oriyen Suebu, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan membawa dampak positif bagi kita semua,” ujar Suebu.

Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh sportivitas dan disaksikan antusias oleh warga sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya lebih banyak kegiatan positif yang mampu mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan antar komunitas di Kota Sorong. (Dedi)

Keluarga Besar MKKS SMK Negeri se- Kabupaten Pasuruan Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional

 


Keluarga Besar MKKS SMK Negeri se- Kabupaten Pasuruan mengucapkan:

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 

- 2 Mei 2026 -

Mari Kita Wujudkan Pendidikan yang Beretika, Bertanggungjawab dan Berkualitas untuk masa depan generasi Unggul.

"Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, Tutwuri Handayani " (Ki Hajar Dewantoro)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Minta Kepala Pasar Tertibkan Aset Daerah Demi Tingkatkan PAD

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Rusdi Sutejo mengumpulkan seluruh kepala Unit Pengelola Daerah (UPD) pasar se-Kabupaten Pasuruan guna memperkuat pengelolaan aset daerah sekaligus mencegah penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pertemuan tersebut digelar di Ruang Isyana, Kompleks Kantor Bupati di Kabupaten Pasuruan pada Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghoni, Asisten Perekonomian Dyifudin Ahmad, serta seluruh kepala pasar daerah di Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa pasar memiliki peran penting sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaan pasar harus dilakukan secara tertib, transparan, dan profesional.

“Pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga bagian dari fasilitas publik yang harus dikelola dengan baik agar lebih produktif. Semua aset harus tercatat dengan rapi sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tegasnya.

Menurutnya, pendataan dan penataan aset yang berada di sekitar pasar daerah menjadi langkah penting agar seluruh aset milik pemerintah dapat dikelola secara tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

“Kita lakukan pendataan semua aset pemerintah di sekitar pasar daerah supaya semuanya tertib. Dengan begitu, potensi peningkatan pendapatan daerah juga bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, menjelaskan bahwa pendataan aset pasar merupakan upaya untuk memperkuat tata kelola pasar daerah.

Ia mengakui bahwa potensi ekonomi dari pasar daerah di Kabupaten Pasuruan cukup besar. Namun, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan, salah satunya terkait penguasaan aset oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Pendataan ini bertujuan agar pengelolaan aset pasar lebih tertib dan terkendali. Jangan sampai aset daerah yang seharusnya bisa memberikan kontribusi PAD justru tidak memberikan pemasukan bagi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah penertiban dan pendataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap seluruh aset pasar dapat dikelola secara optimal sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah serta mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Pasuruan. PASURUAN – Rusdi Sutejo mengumpulkan seluruh kepala Unit Pengelola Daerah (UPD) pasar se-Kabupaten Pasuruan guna memperkuat pengelolaan aset daerah sekaligus mencegah penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pertemuan tersebut digelar di Ruang Isyana, Kompleks Kantor Bupati di Kabupaten Pasuruan pada Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghoni, Asisten Perekonomian Dyifudin Ahmad, serta seluruh kepala pasar daerah di Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa pasar memiliki peran penting sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaan pasar harus dilakukan secara tertib, transparan, dan profesional.

“Pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga bagian dari fasilitas publik yang harus dikelola dengan baik agar lebih produktif. Semua aset harus tercatat dengan rapi sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tegasnya.

Menurutnya, pendataan dan penataan aset yang berada di sekitar pasar daerah menjadi langkah penting agar seluruh aset milik pemerintah dapat dikelola secara tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

“Kita lakukan pendataan semua aset pemerintah di sekitar pasar daerah supaya semuanya tertib. Dengan begitu, potensi peningkatan pendapatan daerah juga bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, menjelaskan bahwa pendataan aset pasar merupakan upaya untuk memperkuat tata kelola pasar daerah.

Ia mengakui bahwa potensi ekonomi dari pasar daerah di Kabupaten Pasuruan cukup besar. Namun, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan, salah satunya terkait penguasaan aset oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Pendataan ini bertujuan agar pengelolaan aset pasar lebih tertib dan terkendali. Jangan sampai aset daerah yang seharusnya bisa memberikan kontribusi PAD justru tidak memberikan pemasukan bagi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah penertiban dan pendataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap seluruh aset pasar dapat dikelola secara optimal sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah serta mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Pasuruan.(Usj)

Bupati Pasuruan Beserta Kadis Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Serahkan SK Kepala Puskesmas Kepada 32 Dokter

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK tugas tambahan kepala Puskesmas, SK diserahkan secara simbolis oleh Rusdi Sutejo Bupati Pasuruan, kepada perwakilan kepala puskesmas, bertempat di Auditorium Mpu Sendok Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (29/04/2026).

dr.Arma Roosalina Kepala Dinas Kesehatan Daerah Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa penyerahan SK tugas tambahan Kepala puskesmas diselenggarakan sebagai bagian dari amanah peraturan Bupati no 61 tahun 2025 tentang SOTK puskesmas.

" Pada pasal 2 ayat 2 disebutkan bahwa puskesmas dipimipin oleh Kepala puskesmas yang merupakan jabatan fungsional bidang kesehatan dan mendapatkan tugas tambahan memimpin penyelenggaraan puskesmas" ujarnya.

Beliau menjelaskan bahwa ada 32 kepala puskesmas di Kabupaten Pasuruan yang menerima SK tugas tambahan, dari jumlah tersebut ada satu orang yang merangkap sebagai kapala puskesmas di dua wilayah sekaligus. 

Dengan diterima nya SK tambahan tugas sebagai kepala puskesmas, dipastikan seluruh pekerjaan dapat termanage dengan baik oleh kepala puskesmas sehingga mendapatkan output pelayanan yang maksimal dan semakin baik.

" Dengan penerimaan SK, semua bisa dimanage oleh seorang kepala puskesmas, sehingga pelayanan kedepannya lebih baik lagi" jelasnya.

Sementara Rusdi Sutejo, Bupati Pasuruan, menegaskan bahwa sebagai kepala puskesmas harus mampu melaksanakan beberapa hal, termasuk menjawab beberapa tantangan kesehatan masyarakat yang semakin beragam dan kompleks.

" Tantangan tersebut mulai dari kebersihan puskesmas, peningkatan SDM yang berkualitas, keramahan petugas,ini harus betul betul diperhatikan, jangan sampai kalah dengan RS atau klinik swasta yang mengutamakan pelayanan secara optimal dan baik" tegasnya.

Tekan Angka Thalasemia Pada Anak, RSUD Bangil Gelar Webinar Edukasi Untuk Deteksi Dini Pada Anak dan Pemahaman Nutrisi

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan tenaga medis (tenaga kesehatan) mengenai penyakit talasemia pada Anak, kini RSUD Bangil terus menggencarkan untuk menekan angka talasemia di Kabupaten Pasuruan khususnya dengan menyelenggarakan kegiatan webinar Continuing Health Education(CHE), yang bertajuk "Bersama Hadapi Talasemia pada anak " yaitu dengan kenali sejak dini dampingi dengan kasih, berikan kecukupan nutrisi.

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada sabtu 23 Mei 2026 mulai pukul 08.00 wib hingga selasai secara daring melalui platform zoom meeting berbayar.

Webinar ini menghadirkan narasumber yang kompeten dibidang nya diantaranya, dr Moch. Mustafa Khamruddin, Sp.A yang akan membahas diagnosis dan tatalaksana thalasemia pada anak.

dr. Viva Trisna Insan Mirana, Sp.PK, Subsp.P.I(K) yang mengupas pendekatan laboratorium dalam deteksi dini dan skrining. 

Renny Rudy Asistaa,S,Kep, Ns yang akan membahas peran perawat dalam deteksi dini edukasi dukungan holistik.

Prillya Indah Permanasuci, S.Gz, R.D mengenai Optimalisasi kecukupan gizi pada penyandang Thalassemia.

Dengan materi yang komprehensif ini peserta diharapkan bisa mampu memahami thalasemia tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga aspek perawatan serta pemenuhan gizi yang berperan penting dalam menunjang kualitas hidup pasien.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online dengan dikenakan kontribusi sebesar Rp 30.000,dengan berbagai manfaat seperti e-sertifikat dan e- materi, juga menyediakan validasi SKP bagi tenaga kesehatan yang memenuhi syarat., informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontrak person yang tersedia.

Dengan adanya webinar ini menjadikan komitmen RSUD Bangil dalam memberikan edukasi kesehatan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis dan kesadaran masyarakat umum.

Direktur RSUD Bangil melalui penyelenggaraan, menyampaikan bahwa thalasemia merupakan salah satu penyakit genetik yang masih menjadi tantangan di Indonesia, kurangnya pemahaman mengenai penyakit ini sering kali berdampak pada kualitas hidup anak penderita.

" Kami ingin mengajak masyarakat dan tenaga medis melalui webinar ini , untuk lebih mengenali thalasemia sejak dini, dengan memberikan pendampingan yang tepat dan memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi dengan tepat dan baik" ujar panitia webinar.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun kepedulian terhadap thalasemia khususnya pada anak,dengan deteksi dini agar mendapatkan penanganan yang tepat dan akurat, sehingga anak thalasemia bisa tumbuh secara optimal.

TNI

Disbintalau Gelar Bimtek Pembinaan Mental TNI AU 2026, Perkuat Transformasi Karakter Prajurit yang Adaptif dan Humanis

 




JAKARTA, suarakpkcyber.com - Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Udara (Disbintalau) menggelar Bimbingan Teknis Pembinaan Mental TNI AU 2026 di Mabesau, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Kegiatan yang dibuka Kadisbintalau Marsma TNI Drs. Jaetul Muchlis, M.Ag., ini mengusung tema revitalisasi pembinaan mental sebagai instrumen pembentukan prajurit yang adaptif, profesional, dan humanis.


Kadisbintalau menegaskan pembinaan mental memiliki peran strategis dalam membentuk karakter prajurit yang tangguh sekaligus berorientasi kemanusiaan. Melalui kegiatan ini diharapkan pembinaan mental semakin relevan dan modern, serta mampu mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia TNI AU di tengah dinamika tugas yang terus berkembang.(dedi)

Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Stabilitas Energi Nasional di Tengah Geopolitik Global

 

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka


Jakarta, suarakpkcyber.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/04/2026). Dalam keterangannya, Bahlil menyebut pemerintah terus memastikan kondisi energi nasional tetap stabil di tengah dinamika geopolitik global.


Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan bahwa kualitas bahan bakar minyak (BBM), baik solar maupun bensin, saat ini berada di atas standar minimum nasional. Stabilitas pasokan juga tetap terjaga meskipun terjadi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk di sekitar Selat Hormuz yang berdampak pada rantai pasok energi global.


Selain itu, Bahlil menyebut pemerintah juga memastikan ketersediaan minyak mentah (crude) untuk kebutuhan pengembangan kilang dalam kondisi aman dengan stok yang berada di atas batas minimum nasional. 


Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menjelaskan terkait langkah-langkah strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG). Menurut Bahlil, pemerintah sedang membahas pembuatan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif terbaik untuk mewujudkan kemandirian energi di sektor LPG, namun rencana tersebut masih dalam proses finalisasi.


Di samping itu, pemerintah juga terus menjalankan strategi besar dalam menghadapi potensi krisis energi global, antara lain dengan mengoptimalkan lifting minyak dan gas, mendorong program biodiesel seperti B50 untuk mengurangi impor solar, serta pengembangan bahan bakar berbasis bioetanol seperti E20 untuk bensin.(dedi)

Pemkab Pasuruan dan Bea Cukai Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Bukti Komitmen Berantas Barang Kena Cukai Ilegal

Pasuruan ,suarakpkcyber.com,— Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal. Hal itu ditunjukkan melalui kegiatan pemusnahan barang ilegal yang digelar di halaman timur kantor Bupati Pasuruan pada Senin (27/04/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten guna melindungi masyarakat sekaligus menciptakan iklim perekonomian yang sehat dan adil. Pemusnahan kali ini difokuskan pada barang kena cukai berupa rokok ilegal serta minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

Dalam kegiatan tersebut, petugas memusnahkan sebanyak 4.233.186 batang rokok ilegal dengan total berat mencapai 8,466 ton. Selain itu, turut dimusnahkan 15.000 gram tembakau iris (TIS) atau setara 0,015 ton, serta 1.982,80 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dengan berat sekitar 1,487 ton.

Barang-barang tersebut merupakan hasil dari berbagai operasi penindakan yang dilakukan di wilayah Kabupaten Pasuruan. Penindakan dilakukan melalui operasi pasar, pengawasan jalur distribusi, hingga penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat produksi maupun peredaran rokok ilegal.

Dari hasil operasi yang dilakukan, petugas menemukan sejumlah modus pelanggaran yang digunakan pelaku. Modus tersebut antara lain penggunaan pita cukai bekas, pita cukai palsu, serta peredaran rokok tanpa pita cukai atau yang dikenal sebagai rokok polos.

 Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa peredaran barang kena cukai ilegal, khususnya rokok, merupakan persoalan serius yang berdampak luas. Tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga merusak iklim usaha yang sehat dan merugikan pelaku usaha yang taat terhadap aturan.

“Peredaran barang kena cukai ilegal sangat merugikan. Oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat dan aparat pemerintah untuk bersinergi dalam memberantas peredaran barang ilegal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa membeli maupun mengedarkan barang ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak negatif bagi perekonomian dan masyarakat secara luas.

“Marilah kita tingkatkan kesadaran kolektif. Membeli dan mengedarkan barang ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi dampaknya sangat merugikan kita semua,” tambahnya.

Melalui kegiatan pemusnahan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami bahaya dan dampak peredaran barang kena cukai ilegal sehingga peredarannya dapat ditekan secara signifikan. Pemerintah daerah juga menegaskan akan terus mendukung berbagai langkah pengawasan dan penindakan yang dilakukan bersama aparat terkait.

Selain penindakan, edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan. Hal ini karena cukai merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah melalui skema Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Dalam skema tersebut, daerah penghasil tembakau memperoleh alokasi sekitar 3 persen dari total penerimaan cukai. Dengan meningkatnya penerimaan negara dari sektor cukai, maka dana yang kembali ke daerah juga akan semakin besar.

“Semakin besar penerimaan negara dari cukai, maka semakin besar pula dana yang kembali ke daerah. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada peningkatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati.(Usj)