Mojokerto, suarakpkcyber.com - Bencana Alam Longsor yang terjadi di jalur alternatif Pacet - Cangar Mojokerto yang membuat Pikup dan Minibus tertimbun longsor pada siang hari kamis,(03/04/2025).
Titik longsor di kawasan wisata Watu Lumpang, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto. Kawasan ini di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya Raden Soerjo (Tahura R Soerjo).
Diduga longsor tersebut diakibatkan oleh tersumbatnya aliran sungai oleh pohon tumbang. Jagawana Tahura R Soerjo Sukamto menjelaskan ada aliran sungai di atas tebing yang longsor sekitar 50 meter dari jalur Pacet-Cangar. Menurutnya, aliran sungai ini tersumbat pohon yang tumbang.
Beberapa potensi Tim SAR Gabungan membantu Proses Evakuasi dan Pencarian korban longsor diantaranya Polres Mojokerto, TNI, BPBD, Basarnas, dan para Relawan. Proses Evakuasi dihentikan sementara pukul 17.00 wib dikarenakan kondisi tidak memungkinkan dan untuk menjaga keselamatan para Rescuer. ini tersumbat pohon yang tumbang.
"Karena hujan tidak henti, tanah sekitar labil, operasi SAR kami hentikan hari ini. Kami lanjutkan besok jam 7 pagi," terang Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto kepada awak media.
Dalam Pencariannya Tim SAR Gabungan Menemukan 1 korban longsor di Jalur Pacet - Cangar yang diketahui berada di Minibus yang terhempas Longsor.
Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Yo'ie Afrida Soesetyo Djati mengungkapkan bahwa korban atas nama Masjid Zatmo Setio (31), warga RT 10, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo.
"Identitas tersebut sesuai yang tertera di KTP. Korban lainnya belum kelihatan sehingga kami tidak tahu berapa jumlahnya," ujarnya kepada awak media. (Red)