Tag Label

Kepolisian (3874) daerah (1097) Pemerintahan (579) Jurnalistik (477) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (48) Iklan (40) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Gempur Rokok Ilegal

Gempur Rokok Ilegal
Kampanye edukasi mengenai Bahaya Rokok Ilegal terus digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Bea Cukai dengan tajuk "Gempur Rokok Ilegal". Kampanye tersebut mengajak langsung peran Masyarakat untuk mengenali Ciri-ciri, dampak dan bahaya mengenai Rokok Ilegal dan melaporkan peredarannya kepada pihak Berwenang atau menghubungi Bravo Bea Cukai 0895323407724.

Tranding Topic

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pascainsiden Pengerusakan Oleh Kelompok Massa ke Mapolsek Sukorejo

  Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kapolres Pasuruan AKBP Agung Harto Cahyono memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi di sekitar Ma...

Headline NewsLihat Semuanya

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pascainsiden Pengerusakan Oleh Kelompok Massa ke Mapolsek Sukorejo

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kapolres Pasuruan AKBP Agung Harto Cahyono memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi di sekitar Mapolsek Sukorejo pada Senin (10/8/2026) malam.

 Kejadian tersebut bermula saat rombongan masyarakat yang melintas usai mengikuti kegiatan di wilayah Malang mengalami aksi saling hadang di sekitar Kecamatan Sukorejo.

Untuk mencegah terjadinya bentrokan yang lebih luas, personel Polres Pasuruan bersama Polsek Sukorejo melakukan langkah pengamanan dengan mengarahkan rombongan masyarakat ke area Mapolsek Sukorejo. Namun dalam perkembangannya, situasi memanas dan terjadi tindakan anarkis yang mengakibatkan kerusakan terhadap kendaraan dinas kepolisian.

Kapolres Pasuruan menjelaskan bahwa fokus utama petugas saat itu adalah melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.

“Rombongan masyarakat kami amankan dan diarahkan ke Mapolsek Sukorejo guna menghindari bentrokan. Namun dalam perkembangannya terjadi tindakan anarkis dari kelompok massa. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologis secara lengkap serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujar AKBP Agung Harto Cahyono.

Akibat insiden tersebut, satu unit kendaraan patroli Polsek Sukorejo mengalami pembakaran dan dua kendaraan dinas lainnya mengalami kerusakan. Seluruh kendaraan yang rusak telah dievakuasi untuk kepentingan penyelidikan dan perbaikan.

Kapolres menegaskan bahwa bangunan Mapolsek Sukorejo bukan menjadi sasaran utama, melainkan lokasi pengamanan masyarakat yang dilakukan oleh petugas guna mencegah bentrokan antar kelompok.

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat. Polisi juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.

“Polres Pasuruan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres Pasuruan. (Usj)

Menghantar Hidayah di Jelajah Muria: BMH, Sinau Ngamal dan IMADE UIN SUKU Salurkan Al-Qur’an di Jelak Kesambi

 


Kudus, suarakpkcyber.com – Semangat menghadirkan hidayah melalui Al-Qur’an terus digelorakan dalam program Jelajah Muria Raya yang digagas bersama Laznas BMH, Sinau Ngamal, dan IMADE UIN SUKU. Memasuki titik keempat, kegiatan sosial dan dakwah tersebut menyambangi Masjid At-Taqwa, RT 02/RW 10, Desa Jelak Kesambi, Kudus.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 mushaf Al-Qur’an dibagikan kepada masyarakat. Bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian program yang secara keseluruhan menyalurkan 169 mushaf Al-Qur’an, Al-Qur’an Braille 30 juz, 56 hadis Braille, serta 1 ton beras kepada para penerima manfaat di berbagai titik Jelajah Muria Raya.

Ketua Laznas BMH Kudus, Eko Kusniyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan Al-Qur’an, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghantarkan hidayah dan mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an.

“Semoga Al-Qur’an yang kami hadirkan ini tidak hanya tersimpan di rumah, tetapi benar-benar dibaca, dipahami, direnungkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid At-Taqwa, Kyai Nur Solihin, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Jelak Kesambi.

Ia berharap bantuan tersebut semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya para jamaah dan warga lanjut usia yang selama ini memiliki semangat besar untuk terus belajar dan membaca Al-Qur’an.

Menariknya, kehadiran bantuan Al-Qur’an terjemah mendapat sambutan hangat dari para bapak-bapak lansia. Mereka mengaku semakin bersemangat untuk membaca Al-Qur’an, memahami maknanya, mengangan-angankan kandungan ayatnya, serta mentadaburi pesan-pesan yang terkandung di dalamnya.

Bagi mereka, Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi pedoman untuk memahami kehidupan dan memperbaiki diri.

Program Jelajah Muria Raya pun menjadi perjalanan yang tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan dakwah: bahwa setiap mushaf yang dibaca, setiap ayat yang dipahami, dan setiap kebaikan yang lahir dari Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya menghadirkan hidayah di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi Laznas BMH, Sinau Ngamal dan IMADE UIN SUKU, Jelajah Muria Raya diharapkan terus menjadi gerakan yang menghubungkan kepedulian, dakwah dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Muria. (IHW)

Sebanyak 32 Anggota Pramuka Kabupaten Pasuruan Siap Mengikuti Jamnas XII, Siap Bawa Nama Harum Kontingen Kabupaten Pasuruan


Kontingen Jamnas XII Kabupaten Pasuruan 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Sebanyak 32 anggota Pramuka Kwartir Cabang ( Kwarcab) Kabupaten Pasuruan resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII tahun 2026 di bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur Jakarta Timur.

Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Shobi Asrori yang sekaligus sebagai Ketua Kwarcab Kabupaten Pasuruan, bertempat di Auditorium Empu Sindok Lantai 1 Kantor Bupati, Senin (10/08/2026).

Momentum tersebut tidak sekedar menjadi seremoni pemberangkatan, Shobi Asrori menitipkan pesan agar seluruh anggota kontingen tampil sebagai duta Kabupaten Pasuruan yang mampu menjaga nama baik daerah dan menunjukkan karakter Pramuka yang disiplin, santun, kreatif dan menjunjung tinggi persaudaraan.

" Saya mewakili atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan selaku ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Pasuruan , menyampaikan rasa bangga dan penghargaan kepada seluruh peserta yang terpilih untuk mewakili Kabupaten Pasuruan pada kegiatan Nasional ini" ujar Shobi.

Menurut Shobi para peserta tidak hanya datang untuk mengikuti rangkaian perkemahan, mereka juga membawa misi memperkenalkan karakter generasi muda Pasuruan ketika bertemu dengan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia.

" Keikutsertaan dalam Jamnas merupakan kehormatan, tetapi pada saat yang sama juga merupakan tanggung jawab, setiap sikap, perkataan dan tindakan akan membawa nama baik Kabupaten Pasuruan" tegasnya. (Usj)

TMMD Ke-129 Gelar Penyuluhan Wasbang dan Hukum, Tanamkan Kesadaran Berbangsa serta Taat Aturan di Kampung Sesor

 



Wayer, Sorong Selatan | suarakpkcyber.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 1807/Sorong Selatan terus melaksanakan sasaran nonfisik sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga memiliki kesadaran berbangsa, bernegara, dan hukum, Memasuki Hari H+23 (ke-24) pelaksanaan TMMD, Sabtu (8/8/2026), Satgas TMMD melaksanakan kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Hukum kepada masyarakat di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan.


Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta menumbuhkan kesadaran untuk senantiasa menghormati dan menaati peraturan hukum yang berlaku.


Dalam penyuluhan Wawasan Kebangsaan, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman kehidupan bermasyarakat.


Sementara itu, materi penyuluhan hukum diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara. Masyarakat juga diimbau agar senantiasa menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan hukum dan menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan menyampaikan bahwa pembangunan melalui TMMD tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.


> “Melalui penyuluhan Wasbang dan Hukum ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, mencintai tanah air, serta memiliki kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari. Pembangunan yang baik harus diimbangi dengan masyarakat yang memiliki karakter, kesadaran, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar Dansatgas.


Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam keberhasilan sasaran nonfisik TMMD. Interaksi dan komunikasi yang terjalin juga semakin memperkuat hubungan antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat Kampung Sesor.


Pelaksanaan sasaran nonfisik ini menjadi bukti bahwa TMMD Ke-129 TA 2026 tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga berupaya membangun sumber daya manusia yang memiliki wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, serta semangat gotong royong.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dan kesadaran hukum dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta masyarakat Kampung Sesor yang semakin rukun, tertib, aman, dan memiliki semangat bersama dalam membangun daerah. (Dedi)

Desa Masangan Bangil Laksanakan Musrenbangdes Mengenai Penyusunan RKPDes 2027 dan RKPD 2028



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pelaksanaan Musrembangdes tentang penyusunan RKPDes tahun 2027 dan RKPD tahun 2028 di Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan, Jumat (07/08/2026).

Musrembangdes tersebut yang di hadiri oleh Camat Bangil, Anggota DPRD Najib Setiawan, Kepala Desa Masangan Danramil, Kepolisian, Tokoh Agama , Tokoh Masyarakat dan para undangan lainnya.


Kepala Desa Masangan Kecamatan Bangil Supaat menyampaikan bahwa giat musrembangdes ini adalah agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan oleh setiap pemerintah Desa.

" Musrembangdes ini sudah melalui prosedur tahapan yaitu dari Musdus tiap dusun lalu dibawa ke Musdes, yang sesuai dengan regulasi nya" ujar Kepala Desa.

Supaat menambahkan untuk menyikapi kondisi yang ada pemerintah Desa harus mampu membuat langkah kreatif inovatif dalam penyusunan anggaran.

" sebab tahun 2026 sebagian besar anggaran dana Desa difokuskan untuk koperasi merah putih, sehingga semua usulan di ambil yang mempunyai urgent saja yang harus diprioritaskan" tambahnya. (Usj)

Turut Berduka Cita Cak Sholeh Founder No Viral No Justice Meninggal Dunia, Warga Kerabat hingga Saudara Mengiringi Kepergiannya

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Ratusan warga antar pemakaman Cak Sholeh seorang pendiri No Viral No Justice di Ponpes Singa Putih Munfaridin Prigen Kabupaten Pasuruan, Jumat (07/08/2026).

M. Sholeh atau yang biasa disapa Cak Sholeh yang terkenal sebagai pengacara pemberani, dalam beberapa tahun di kenal publik lewat konsisten nya mengusung slogan dan gerakan "No Viral No Justice" dalam pendampingan hukum dengan memanfaatkan media sosial.

Selain itu beliau juga vokal membela masyarakat marginal yang menyita banyak perhatian masyarakat umum yang membutuhkan keadilan.

" Beliau dikenal sebagai sosok berani yang ihlas membantu sesama mempunyai kepedulian tinggi terhadap semua masyarakat yang membutuhkan keadilan, dedikasinya di lingkungan pesantren, di dunia hukum yang memberikan tauladan bagi masyarakat" ujar Ustadz Abdul Halim , Perwakilan dari Ponpes Singa Putih, Prigen.

Selain itu Almarhum di kenal sangat dekat dengan Pengasuh Ponpes Singa Putih Munfaridin, Romo Kiai Haji M. Syaifulloh Arif Billah bahkan di percaya menjabat sebagai wakil pengasuh di Pesantren.

Diketahui usai di sholatkan di Pesantren jenazah almarhum langsung di makamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di kompleks Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Desa Lumbungrejo, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan.

Selamat jalan Shobat... Kepergian Cak Sholeh meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat, kerabat, keluarga, santri dan semua masyarakat yang pernah dibantu, dedikasimu akan terus mengispirasi kita semua. (Usj)

Satgas TMMD Ke-129 Pastikan Kesehatan Warga Masyarakat dan Personel Tetap Prima Demi Suksesnya TMMD di Kampung Sesor

 


Wayer, Sorong Selatan | suarakpkcyber.com - Kepedulian terhadap kesehatan personel Satgas dan masyarakat terus menjadi perhatian dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026. Memasuki Hari H+21 (ke-22), Kamis (6/8/2026), Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan bagi warga masyarakat dan anggota Satgas TMMD di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan.


Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kesiapan fisik seluruh personel Satgas yang setiap hari melaksanakan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik TMMD. Pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi umum, tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat sesuai dengan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.


Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam mengikuti pelayanan kesehatan yang diberikan secara gratis. Kehadiran tenaga kesehatan Satgas tidak hanya memberikan pemeriksaan medis, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, kebersihan lingkungan, dan pencegahan berbagai penyakit.


Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan, Letkol Czi Paulus Caesario P.W., S.H., mengatakan bahwa kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan seluruh rangkaian program TMMD.


"Kesehatan masyarakat dan personel Satgas merupakan prioritas kami. Melalui pelayanan kesehatan ini, kami ingin memastikan seluruh kegiatan TMMD dapat berjalan dengan lancar, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kampung Sesor. TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan, edukasi, dan kebersamaan," ujar Dansatgas.


Ia menambahkan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga selama pelaksanaan program TMMD berlangsung.


Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD Ke-129 TA 2026 kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Sorong Selatan. (Dedi)

Laznas BMH Bersama Sinau Ngamal dan IMADE UIN Sunan Kudus Salurkan 169 Al-Qur'an, 30 Juz Al-Qur'an Braille, 63 Hadits Arba'in, dan 1 Ton Beras Santri dalam Jelajah Muria Raya


 

Kudus, suarakpkcyber.com– LAZNAS BMH bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Sunan Kudus memulai program Jelajah Muria Raya dengan menggelar aksi dakwah dan kepedulian sosial di Jepang Pakis, Kabupaten Kudus. Kegiatan perdana dilaksanakan di Musholla Ar Ridho, Desa Jepang Pakis , sebagai titik awal perjalanan program yang akan menjangkau berbagai wilayah di kawasan Muria Raya di bulan Agustus ini.


Dalam rangkaian kegiatan Jelajah muria selama bulan agustus ini akan disalurkan sebanyak 169 mushaf Al-Qur'an, 30 juz Al-Qur'an Braille,63 Hadis Arbain Braille untuk penyandang tunanetra, serta 1 ton Beras Santri untuk pesantren dan masyarakat serta lembaga pendidikan Islam yang membutuhkan.


Pengurus Musholla Ar Ridho, Bapak Nuryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dipilihnya musholla tersebut sebagai lokasi pembukaan program Jelajah Muria Raya. Menurutnya, bantuan tersebut akan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur'an dan menghidupkan majelis ilmu.

Selain di Musholla Ar Ridho, rombongan juga mengunjungi Musholla Al Hidayah ya.

 Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu mendukung kegiatan pembelajaran Al-Qur'an dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Ketua BMH Kudus, Ustadz Eko Kusniyanto, mengatakan bahwa Jelajah Muria Raya merupakan gerakan kolaboratif yang mempertemukan semangat dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan.

"Program Jelajah Muria Raya bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi menghadirkan semangat untuk membumikan Al-Qur'an, menguatkan pendidikan Islam, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap sinergi bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Kudus dapat terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Muria Raya," ujar Ustadz Eko Kusniyanto.

Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Kehadiran para relawan serta berbagai bantuan yang disalurkan menjadi bukti nyata kepedulian terhadap penguatan dakwah dan kesejahteraan umat.

Melalui Jelajah Muria Raya, BMH Kudus bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Kudus berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat, menghadirkan cahaya Al-Qur'an hingga pelosok desa, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah melalui gerakan berbagi dan pemberdayaan masyarakat. (IHW)

Polres Pasuruan Mutasi Tiga Penyidik Polsek Beji Demi Efektivitas dan Kelancaran Proses Penyidikan

Pasuruan, suarakpkcyber.com– Polres Pasuruan menegaskan bahwa mutasi dan penonaktifan sementara (nonjob) terhadap tiga penyidik Polsek Beji dilakukan sebagai bagian dari upaya memperlancar proses pemeriksaan internal atas dugaan penganiayaan terhadap seorang terduga pelaku judi online yang meninggal dunia usai penangkapan di Kecamatan Beji.


Kebijakan tersebut bukan merupakan sanksi akhir, melainkan langkah administratif agar Tim Internal dan Propam dapat melakukan pemeriksaan secara lebih efektif, objektif, dan profesional tanpa mengganggu jalannya proses pemeriksaan.


"Sebagai bentuk komitmen transparansi kepada publik, anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam penanganan perkara telah ditarik ke Polres Pasuruan dan dinonjobkan selama proses pemeriksaan berlangsung. Langkah ini diambil agar pemeriksaan dapat berjalan secara objektif, profesional, dan akuntabel," ujar Plh. Kasi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno.


"Kapolres Pasuruan mengungkapkan saat ini Tim dari Internal terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh. Semua personel yang berkaitan dengan penanganan perkara telah dimintai keterangan guna mengungkap fakta secara utuh," jelasnya.


Polres Pasuruan menegaskan, hasil pemeriksaan internal nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi, maupun tindak pidana, penanganannya akan dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.


Kepolisian berharap masyarakat memberikan ruang bagi Tim Internal untuk menuntaskan pemeriksaan sehingga setiap keputusan yang diambil nantinya benar-benar didasarkan pada fakta dan ketentuan hukum yang berlaku. (Usj)

Pembuangan Sampah Liar di Jalan Nasional Kraton Kini Tertib dan Bersih, DLH Pasuruan Apresiasi Kesadaran Warga

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Kondisi pembuangan sampah liar di Jalan Nasional yang menghubungkan Kecamatan Kraton dengan Kota Pasuruan kini berubah drastis. Setelah sempat menjadi sorotan karena tumpukan sampah yang menggunung, menimbulkan bau menyengat, dan mengganggu pengguna jalan, lokasi tersebut kini terlihat jauh lebih bersih, tertata, dan tertib.

Perubahan tersebut mulai terlihat setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan menempatkan kontainer sampah di lokasi serta menggencarkan edukasi kepada masyarakat bersama pemerintah desa. Pantauan di lapangan pada Rabu (5/8/2026) menunjukkan tumpukan sampah yang sebelumnya berserakan kini sudah terkumpul dengan rapi di dalam kontainer sehingga tidak lagi mencemari lingkungan sekitar.

Kepala Seksi Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Pasuruan, Muklisin, mengatakan keberhasilan penataan lokasi tersebut tidak lepas dari sinergi antara DLH, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Sejak kami menyediakan kontainer sampah dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat dengan dukungan pemerintah desa, kesadaran warga dalam mengelola sampah mulai meningkat. Peran aktif desa juga sangat membantu sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Menurut Muklisin, meningkatnya kesadaran masyarakat diharapkan mampu mencegah kebiasaan membuang sampah sembarangan yang selama ini menjadi penyebab utama munculnya tumpukan sampah liar.

“Kami ingin masyarakat memahami dampak yang ditimbulkan dari membuang sampah sembarangan, baik terhadap kesehatan, lingkungan, maupun kenyamanan pengguna jalan. Dengan menjaga kebersihan, lingkungan akan menjadi lebih sehat, bersih, dan asri,” tambahnya.

DLH Kabupaten Pasuruan juga menyatakan siap memberikan pendampingan kepada desa-desa yang memiliki komitmen untuk membenahi persoalan sampah. Pendampingan tersebut meliputi edukasi pengelolaan sampah, pemanfaatan sampah agar memiliki nilai guna, hingga penerapan sistem pengelolaan yang tidak menimbulkan bau dan pencemaran lingkungan.

Muklisin menambahkan, berkurangnya bau busuk di lokasi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu memberikan perubahan yang nyata.

“Kami berharap masyarakat terus menjaga fasilitas yang sudah disediakan. Kontainer sampah yang telah ditempatkan di lokasi hendaknya dimanfaatkan dengan baik sehingga sampah tidak lagi berserakan,” katanya.

Ke depan, DLH juga mendorong setiap pemerintah desa untuk lebih aktif menginisiasi pengelolaan sampah secara mandiri, salah satunya melalui pembentukan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) yang dapat didukung melalui Dana Desa.

Langkah tersebut dinilai menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Pasuruan.(Usj)