Tag Label

Kepolisian (3849) daerah (1066) Pemerintahan (575) Jurnalistik (450) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (36) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Terduga ASN Kasus Asusila Belum Dipanggil Klarifikasi, Ini Penjelasan BKPSDM Kabupaten Pasuruan

Pasuruan,suarakpkcyber.com, – Rencana pemanggilan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat kasus asusila di lingkungan Pemerinta...

Headline NewsLihat Semuanya

Terduga ASN Kasus Asusila Belum Dipanggil Klarifikasi, Ini Penjelasan BKPSDM Kabupaten Pasuruan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Rencana pemanggilan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat kasus asusila di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan belum dapat dilaksanakan sesuai jadwal. Klarifikasi yang semula direncanakan pada Senin, 18 Mei 2026 oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Pasuruan akhirnya ditunda.

Penundaan tersebut sempat memunculkan berbagai pertanyaan publik, mengingat kasus yang menyeret dua ASN dari lingkungan Dinas Pendidikan itu cukup menghebohkan di internal pemerintahan daerah.

Namun pihak BKPSDM memastikan, pembatalan agenda klarifikasi bukan karena ada unsur kesengajaan ataupun upaya memperlambat penanganan perkara. Langkah tersebut diambil semata-mata untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku bagi Aparatur Sipil Negara.

Kepala BKPSDM Kabupaten Pasuruan, Fathurohman menjelaskan, pemanggilan terhadap ASN yang diduga melakukan pelanggaran disiplin harus mengikuti prosedur yang diatur dalam ketentuan pemerintah.

“Pemanggilan klarifikasi yang rencananya dilakukan hari ini, Senin (18/05/2026), belum bisa dilaksanakan. Dalam aturan BKN Nomor 6 Tahun 2022 tentang pelaksanaan PP Nomor 94 Tahun 2021 mengenai disiplin ASN, disebutkan bahwa pemanggilan tertulis kepada PNS yang diduga melakukan pelanggaran disiplin harus dilakukan paling lambat tujuh hari kerja sebelum pemeriksaan,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui telepon.

Ia menegaskan bahwa kehati-hatian menjadi pertimbangan utama agar proses pemeriksaan tidak menyalahi prosedur administrasi kepegawaian. Menurutnya, keputusan yang diambil nantinya harus memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

BKPSDM juga memastikan bahwa proses penanganan dugaan kasus asusila yang melibatkan dua ASN dari Dinas Pendidikan tersebut tetap berjalan. Pihaknya tengah menyiapkan tahapan klarifikasi dengan mengumpulkan berbagai informasi dan keterangan dari pihak-pihak terkait.

Beberapa pihak yang rencananya akan dimintai keterangan antara lain saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut, termasuk unsur dari Satpol PP, pihak pelapor dari Dinas Pendidikan, hingga masyarakat atau lembaga yang memiliki informasi terkait.

Dengan pengumpulan keterangan dari berbagai sumber tersebut, BKPSDM berharap proses penanganan perkara dapat berjalan lebih objektif dan transparan. Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran disiplin ASN akan ditangani secara profesional sesuai aturan yang berlaku.

Kasus ini sendiri menjadi sorotan publik karena dinilai menyangkut integritas aparatur pemerintah. Oleh karena itu, BKPSDM menegaskan bahwa proses pemeriksaan akan dilakukan secara cermat agar keputusan akhir benar-benar adil, terukur, dan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku bagi ASN.(Usj/Adf)

DPRD Kabupaten Pasuruan Sahkan Tiga Raperda Non APBD Menjadi Perda, Simak Ketiga Perda Tersebut

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com - DPRD Kabupaten Pasuruan bersama Bupati Pasuruan mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non APBD disahkan menjadi Perda Kabupaten Pasuruan yang sebelumnya tertunda cukup lama.

Pengesahan tersebut ditandai dengan persetujuan dan penandatanganan bersama dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (18/05/2026) siang.

Kegiatan paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Syamsul Hidayat, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Jajaran Forkopimda, Kepala OPD beserta anggota DPRD kabupaten Pasuruan.

Dalam rapat tersebut, Sekretariat DPRD mencatat sebanyak 37 anggota hadir dari total 50 anggota DPRD sehingga rapat dinyatakan memenuhi kuorum sesuai tata tertib DPRD Kabupaten Pasuruan.

Dalam pernyataannya Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat mengatakan, pembahasan tiga raperda tersebut akhirnya dapat diselesaikan setelah mangkrak selama kurang lebih 2,5 tahun.

“Pembahasan Raperda dapat dituntaskan setelah mengalami stagnasi selama kurang lebih 2,5 tahun. Ini merupakan bukti kepedulian dan keseriusan kita dalam melaksanakan tugas dan fungsi DPRD, khususnya dalam pembentukan produk hukum daerah,” kata Samsul dalam rapat paripurna.

Menurutnya, ketiga raperda itu telah melewati tahapan-tahapan pembulatan, dan pemantapan konsepsi sehingga kini Raperda tersebut memasuki tahap evaluasi dan sinkronisasi di pemerintah pusat dan provinsi agar tidak bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi.

“Kami juga telah melalui pembahasan intensif dan persetujuan bersama OPD terkait, serta fasilitasi oleh Pemprov Jatim. Tahap akhir yang dilewati adalah persetujuan paripurna hari ini untuk resmi menjadi Perda,” ujar Samsul.

Diketahui Ketiga regulasi yang disahkan hari ini mencakup Raperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, Raperda Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan, dan Raperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Sementara itu Rusdi Sutejo mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam penyusunan regulasi yang disahkan saat ini.

Menurutnya pengesahan dan penuntasan legislasi Daerah merupakan wujud nyata pengabdian dan komitmen untuk saling bahu membahu demi kemajuan Daerah.

Kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif terwujud karena adanya kesamaan kerangka berpikir. Kita berkomitmen untuk saling bahu membahu demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati Rusdi.

Rusdi Sutejo juga menambahkan bahwa Perda Kabupaten Layak Anak menjadi bentuk komitmen Pemkab Pasuruan dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak serta perlindungan anak secara optimal.

“Anak merupakan generasi penerus bangsa sekaligus aset strategis daerah yang harus dijamin pemenuhan hak-haknya serta diberikan perlindungan secara optimal,” imbuhnya.

Selain itu Perda mengenai lembaga organisasi kemasyarakatan, rusdi menilai organisasi kemasyarakatan memiliki kontribusi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Sedangkan Perda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial diharapkan dapat menjadi instrumen hukum dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial serta mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Pasuruan.

“Peraturan daerah ini diharapkan dapat menjadi instrumen hukum yang efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Pasuruan" tutupnya. (Usj)

Menjelang Idul Adha 1447 H, Sapi dan Kambing di Pasar Hewan Pandaan Dipastikan Sehat dan Layak Jual


 Pasuruan, suarakpkcyber.com,— Menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026, aktivitas jual beli hewan kurban di Pasar Hewan Pandaan mulai ramai. Untuk memastikan keamanan dan kesehatan hewan yang akan dikurbankan, petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pasuruan melakukan pemeriksaan intensif terhadap sapi dan kambing yang diperjualbelikan di pasar tersebut, Senin (18/05/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) sehingga layak untuk dikonsumsi.

Pengawas ternak dari dinas tersebut, Bu Ira, mengatakan pihaknya rutin turun langsung ke pasar hewan menjelang Idul Adha untuk memastikan kondisi hewan ternak yang dijual para pedagang benar-benar sehat.

Menurutnya, selain memantau stok hewan kurban agar tetap tersedia hingga hari raya, tim juga melakukan edukasi kepada para peternak dan pedagang mengenai pentingnya menjaga kesehatan ternak sebelum dijual ke masyarakat.

“Kami melakukan pemeriksaan di setiap pasar hewan menjelang Idul Adha. Tujuannya memastikan sapi dan kambing yang dijual benar-benar sehat serta aman untuk dijadikan hewan kurban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan petugas terdiri dari dua tahapan utama, yaitu pemeriksaan antemortem atau pemeriksaan kesehatan hewan sebelum pemotongan.

Pada tahap ini, petugas mengecek kondisi fisik hewan secara menyeluruh, mulai dari tingkat keaktifan hewan, kondisi mata yang harus terlihat jernih, nafsu makan yang baik, hingga kondisi tubuh yang tidak menunjukkan gejala penyakit.


Pasuruan, suarakpkcyber.com,–Selain itu, petugas juga memeriksa bagian mulut, kuku, serta suhu tubuh hewan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit menular, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sebelumnya sempat menjadi perhatian di sejumlah daerah.

“Kami juga memastikan umur hewan kurban sudah memenuhi syarat, salah satunya ditandai dengan gigi seri susu yang telah tanggal. Jika hewan dinyatakan sehat dan memenuhi syarat, maka akan diberi tanda khusus sebagai hewan layak kurban,” jelasnya.

Ira menambahkan bahwa pengawasan tersebut akan terus dilakukan hingga mendekati hari raya guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan kurban yang dijual di pasar-pasar hewan di Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, salah satu pedagang sapi asal Sukorejo, Samiono, mengaku hewan ternak yang ia bawa ke pasar sudah dipastikan sehat dan siap dijual kepada masyarakat yang akan berkurban.


“Sapi-sapi yang saya jual sudah dipastikan sehat dan layak untuk dikonsumsi. Kami juga mengikuti arahan dari petugas supaya hewan yang dijual benar-benar memenuhi syarat untuk kurban,” kata Samiono saat ditemui di Pasar Hewan Pandaan.

Dengan adanya pemeriksaan rutin dari petugas kesehatan hewan, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir saat membeli hewan kurban di Pasar Hewan Pandaan. Selain stok yang dinilai cukup, kondisi hewan ternak yang dijual juga telah melalui pemeriksaan kesehatan sehingga aman untuk dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha tahun ini.(Usj)

Menanamkan Kesadaran Generasi Muda, Satbinmas Polres pasuruan Lakukan Pembinaan Humanis di SMPN 1 Gempol

  



Pasuruan, suarakpkcyber.com– Halaman SMP Negeri 1 Gempol menyajikan suasana yang berbeda pada Senin (18/5/2026) pagi. Sejak pukul 07.00 WIB, lebih dari seribu siswa berbaur dengan para guru, berkumpul bukan untuk belajar rutin, melainkan mengikuti pembinaan humanis yang digelar oleh SatbinmasPolres Pasuruan.


Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB ini dipusatkan di lapangan sekolah. Dipandu oleh KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos sebagai narasumber utama, pembinaan berlangsung dalam kehangatan tanpa sekat antara aparat dan pelajar.


Didampingi Pengtu Teguh Warsito, Iptu Bambang disambut hangat oleh Kepala Sekolah Muhammad Hasadullah beserta jajaran dewan guru. Lebih dari 1.140 perwakilan siswa tampak antusias dan tertib menyimak setiap pesan yang disampaikan, menciptakan dialog yang hidup di pagi hari.


Dalam arahannya, Iptu Bambang dengan lantang mengingatkan agar generasi muda waspada terhadap bahaya laten narkoba dan psikotropika. "Ancaman ini tak mengenal usia. Sekali terjerumus, masa depan bisa hancur," tegasnya, seraya mendorong siswa bersikap bijak dalam memilih lingkungan pergaulan.


Perhatian juga diarahkan pada fenomena bullying yang masih menghantui dunia pendidikan. Para siswa, khususnya pengurus OSIS, diajak menjadi garda terdepan dalam menolak perundungan. Iptu Bambang menekankan bahwa sekolah semestinya menjelma menjadi rumah kedua yang penuh empati dan rasa hormat.


Tak berhenti di situ, berbagai praktik negatif seperti judi online dan pinjaman online yang kian merajaleta turut menjadi sorotan. Para pelajar diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu yang berujung pada jeratan hukum. Sesi tanya jawab yang interaktif pun menjadi ruang diskusi terbuka bagi siswa dan guru tentang kenakalan remaja, kriminalitas, hingga tantangan pergaulan modern.


Kegiatan yang berlangsung kondusif ini diharapkan melahirkan agen-agen perubahan berkarakter positif. Kepala Sekolah Muhammad Hasadullah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satbinmas Polres Pasuruan. "Sinergitas seperti ini mendekatkan polisi dengan pelajar, sekaligus membangun generasi yang dewasa, bertanggung jawab, dan mencintai aparat penegak hukum," pungkasnya. ( Usj)

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat Dukung Pasuruan Chess Tournament Challenge 2026, Ratusan Pecatur Nasional Ikut Bertanding


Pasuruan, suarakpkcyber.com,– Ajang Pasuruan Chess Tournament Challenge 2026 yang digelar di halaman parkir timur Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan pada Minggu (17/5/2026) berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari para pecatur berbagai daerah di Indonesia. Turnamen ini memperebutkan trophy Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan serta total uang pembinaan sebesar Rp20 juta.

Kompetisi catur tersebut diikuti sekitar 250 lebih peserta dari berbagai kota, bahkan sejumlah pecatur yang telah memiliki gelar nasional maupun internasional turut ambil bagian. Kehadiran para pecatur dari luar daerah menunjukkan bahwa Kabupaten Pasuruan semakin dikenal sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan olahraga catur.

Director Tournament Henry Ki Demang menjelaskan bahwa turnamen ini menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan atmosfer kompetisi catur di Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, kegiatan serupa sebelumnya pernah digelar pada perayaan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1093 tahun 2023 melalui kerja sama antara Kuda Perkasa Chess Club dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Terakhir kami menggelar turnamen besar saat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1093 pada tahun 2023. Kini kami kembali menghadirkan turnamen catur dengan skala lebih luas dan peserta yang datang dari berbagai daerah,” ujarnya saat ditemui awak media.

Ia menambahkan bahwa sejak 2019, sebelum masa pandemi Covid-19, Kabupaten Pasuruan sudah mulai dikenal sebagai salah satu rujukan bagi para pecatur dari berbagai kota. Hal ini tidak lepas dari konsistensi Kuda Perkasa Chess Club dalam menggelar berbagai event catur secara berkelanjutan.

Pada turnamen kali ini, peserta yang bertanding didominasi oleh pecatur berpengalaman yang telah menyandang berbagai gelar seperti Master Percasi, Master FIDE, hingga Master Nasional. Bahkan tercatat ada belasan pecatur yang menyandang gelar Master Nasional yang ikut meramaikan kompetisi tersebut.

Menariknya, turnamen ini juga mencatat sejarah tersendiri karena untuk pertama kalinya DPRD Kabupaten Pasuruan menjadi tuan rumah pertandingan catur berskala nasional. Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Yogyakarta, Grobogan, Bandung hingga Bekasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat mengaku terkejut sekaligus bangga melihat antusiasme peserta yang begitu besar.



“Saya benar-benar tidak menyangka. Persiapan kegiatan ini hanya sekitar tiga minggu, namun jumlah pesertanya mencapai lebih dari 250 orang. Ini menunjukkan bahwa olahraga catur memiliki daya tarik besar,” ungkap pria yang akrab disapa Lek Sul tersebut dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar turnamen catur ini dapat menjadi agenda rutin, khususnya saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan di masa mendatang.

“Nanti akan kami komunikasikan dengan Bupati agar event seperti ini bisa digelar setiap tahun. Selain menjadi ajang kompetisi, juga dapat mengangkat nama Kabupaten Pasuruan di dunia olahraga catur,” tambahnya.



Menurut politisi senior dari Partai Kebangkitan Bangsa tersebut, kehadiran pecatur nasional dalam turnamen ini diharapkan mampu memotivasi atlet catur lokal untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.

Ia mencontohkan daerah lain yang telah berhasil melahirkan pecatur berprestasi, seperti Kabupaten Probolinggo yang memiliki pecatur internasional M. Ervan, serta Kabupaten Sidoarjo dengan pecatur nasional Ditto.

“Melalui turnamen seperti ini, atlet catur Pasuruan bisa belajar langsung dari para master. Harapannya ke depan Kabupaten Pasuruan juga mampu melahirkan pecatur hebat yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Berdasarkan data yang dihimpun panitia, berikut para pemenang Pasuruan Chess Tournament Challenge 2026:

Kategori Senior Open

* Juara 1: Karunia Bagus Trilaksa (Atlet Porprov Kabupaten Sidoarjo)

* Juara 2: AS Thirof (Atlet Porprov Kota Kediri)

* Juara 3: Khairul Anam (Atlet PON Jawa Timur dari Kabupaten Probolinggo)

Kategori Junior Open

* Juara 1: Ifan Rasyid A.M (BHCC Jakarta Pusat)

* Juara 2: Salmansyah

Dinas SDA Kabupaten Pasuruan Rampungkan 12 Proyek Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Pasuruan, suarakpkcyber.com,– Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah beberapa minggu lalu. Melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun 2026, sebanyak 12 pekerjaan perbaikan infrastruktur kini telah berhasil diselesaikan.

Perbaikan tersebut difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah akibat tingginya curah hujan saat musim penghujan. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi infrastruktur yang sempat terganggu, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Kabid Sumber Daya Air menjelaskan bahwa penanganan kerusakan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan dua bidang, yakni Bidang Sumber Daya Air dan Bidang Bina Marga.

“Total ada 12 pekerjaan yang sudah rampung kami tangani. Rinciannya, 7 titik berada di bidang SDA dan 5 titik lainnya di bidang Bina Marga,” jelasnya pada Jumat (15/05/2026).

Untuk pekerjaan di bidang SDA, mayoritas berupa pemasangan bronjong sebagai penguat tebing sungai dan pengendali aliran air agar tidak menyebabkan kerusakan lanjutan. Pekerjaan ini dilaksanakan di 7 titik yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Winongan, Nguling, Gondang Wetan, Rembang, dan Pandaan.

Sementara itu, perbaikan pada bidang Bina Marga meliputi penanganan infrastruktur fisik yang terdampak bencana seperti jalan dan fasilitas pendukung lainnya. Pekerjaan ini dilakukan di 5 titik yang berada di tiga kecamatan, yakni Lumbang, Prigen, dan Pasrepan.

Menurut pihak Dinas SDA, seluruh pekerjaan tersebut dilakukan berdasarkan hasil asesmen tim teknis yang turun langsung ke lokasi saat bencana terjadi. Penilaian kondisi lapangan dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta memperhatikan berbagai laporan dan usulan dari masyarakat terdampak.

Tidak hanya sekadar memperbaiki kerusakan, pembangunan ini juga menjadi bagian dari langkah mitigasi struktural. Artinya, perbaikan dilakukan dengan mempertimbangkan kekuatan konstruksi agar lebih tahan terhadap potensi bencana di masa mendatang.

Dengan selesainya belasan proyek penanganan pascabencana ini, diharapkan akses masyarakat kembali lancar, aktivitas ekonomi dapat pulih, serta risiko kerusakan akibat bencana serupa dapat diminimalkan.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai potensi bencana, khususnya saat musim hujan yang rawan memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah.(Usj)


 

Danramil 0819/01 Kota Pasuruan Dampingi Menteri PUPR Tinjau Proyek Jembatan BOK Wedi


Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kembali terlihat melalui kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Anggodo, ke lokasi pembangunan Jembatan BOK Wedi di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Minggu (17/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapten Inf. Kariono selaku Pgs. Danramil 0819/01 Kota turut mendampingi rombongan Menteri PUPR untuk memastikan kegiatan peninjauan berjalan aman dan lancar.

Peninjauan dilakukan guna melihat secara langsung progres pembangunan jembatan yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan memperlancar akses transportasi masyarakat di wilayah Bugul Kidul dan sekitarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kompol Hudi S., S.H., M.H. selaku Kapolsek Bugul Kidul, Camat Bugul Kidul, jajaran Dinas PU Provinsi, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Di lokasi proyek, Menteri PUPR bersama rombongan melakukan pengecekan kondisi pembangunan, meninjau progres pekerjaan, serta berdialog dengan pihak pelaksana guna memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Kapten Inf. Kariono menyampaikan bahwa keterlibatan TNI melalui Koramil merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

“Kami siap mendukung setiap program pembangunan pemerintah demi kepentingan masyarakat serta menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif selama proses pembangunan berlangsung,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan BOK Wedi sendiri diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu menunjang mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Pasuruan.(Red)

Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera di Kabupaten Pasuruan, Dorong Ketahanan Pangan hingga Penguatan UMKM

Pasuruan, suarakpkcyber.com, — Peringatan Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Pasuruan dijadikan momentum untuk mendorong ketahanan pangan, energi, dan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan warga, PKS ingin menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Minggu (17/5/2026) 

Kegiatan milad yang digelar di Kantor Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Pasuruan, kawasan Pogar, Kecamatan Bangil, berlangsung meriah namun tetap sederhana. Acara diawali dengan jalan sehat yang diikuti para kader PKS dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize serta pembagian bibit tanaman seperti cabai, terung, dan berbagai jenis bibit bumbu dapur kepada peserta.

Pembagian bibit tersebut merupakan bagian dari gerakan nyata untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, masyarakat diharapkan mampu menanam sendiri kebutuhan dapur sehari-hari sehingga dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga sekaligus meningkatkan kemandirian pangan.

Ketua Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Pasuruan, Agus Firmansyah, menyampaikan bahwa peringatan milad kali ini memang dirancang sederhana, tetapi memiliki manfaat langsung bagi masyarakat dan para kader.


Menurutnya, gerakan pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sayuran, dan tanaman bumbu dapur merupakan langkah kecil yang dapat memberi dampak besar jika dilakukan bersama-sama oleh seluruh kader dan masyarakat.

“Bagaimana para kader kita memiliki ketahanan pangan minimal di pekarangan rumahnya masing-masing. Inilah perayaan milad kita, bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi gerakan nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain fokus pada ketahanan pangan, peringatan milad juga diisi dengan pelatihan digital bagi pelaku UMKM. Melalui pelatihan tersebut, para pelaku usaha kecil didorong untuk memanfaatkan platform digital dan pemasaran online agar usaha mereka bisa berkembang dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

Dengan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan UMKM di Kabupaten Pasuruan dapat naik kelas dan meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Di akhir kegiatan, Agus berharap momentum milad ke-24 PKS ini menjadi semangat baru bagi para kader untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan agar dalam lima tahun ke depan PKS mampu memperkuat representasi politiknya di daerah.

“Semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk terus mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Ke depan kami juga menargetkan bisa meraih delapan kursi di DPRD Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.(Usj)

Perkuat Ekonomi Desa, Pabung Kodim 0819 Dampingi Kasrem dalam Vicon Presiden RI

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Mayor Inf Rudi Setiawan selaku Pabung Kodim 0819/Pasuruan mendampingi Kasrem 083/Baladhika Jaya, Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, S.Hub.Int., M.M., dalam kegiatan video conference (vicon) peresmian Koperasi Merah Putih secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut diikuti bersama unsur Forkopimcam dan berlangsung di KDKMP Desa Klinter, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Peresmian Koperasi Merah Putih menjadi bagian dari program strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis desa melalui pengembangan koperasi yang mandiri, modern, dan berdaya saing.

Dalam arahannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah nyata pemerintah dalam mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat melalui sektor koperasi.

“Peristiwa hari ini adalah hari yang penting dan menjadi tonggak bersejarah. Bahkan jika dicari di negara lain, jarang ada kepala negara yang meresmikan operasional lebih dari seribu koperasi secara serentak,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Presiden juga menyampaikan bahwa proses pembentukan hingga operasionalisasi koperasi berjalan cukup cepat, mulai dari tahap perencanaan hingga siap digunakan masyarakat.

Selain itu, Prabowo menilai momentum ini sebagai bukti kemampuan bangsa Indonesia dalam membangun kekuatan ekonomi nasional berbasis desa di tengah tantangan global.

Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi awal transformasi ekonomi desa menuju sistem yang lebih modern, produktif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Mayor Inf Rudi Setiawan menyampaikan bahwa jajaran TNI AD, khususnya Kodim 0819/Pasuruan, siap mendukung penuh program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam penguatan sektor koperasi di wilayah.

“Kami siap bersinergi dan mendukung program-program pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penguatan ekonomi kerakyatan di pedesaan,” pungkasnya.(Usj)


 

Latih Mental dan Disiplin, Babinsa Wedoro Beri Pelatihan LBB

Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Upaya membentuk generasi muda yang disiplin dan berjiwa kebersamaan terus dilakukan jajaran TNI di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Wedoro Koramil 0819/18 Pandaan, Serka Purwanto, yang memberikan pelatihan Latihan Baris Berbaris (LBB) Diklat Pratama bagi putra dan putri di Aula Pondok Nurul Jadid, Dusun Kemlandingan, Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan pelatihan ini bertujuan menanamkan sikap disiplin, kekompakan, tanggung jawab, serta membangun karakter generasi muda agar memiliki semangat kebersamaan dan jiwa nasionalisme.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PAC IPNU Rehan, Wakil PAC IPNU Ilham, Babinsa Desa Wedoro Serka Purwanto, serta panitia dan pengurus Pondok Nurul Jadid.

Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan, mulai dari sikap dasar, penghormatan, hingga gerakan baris berbaris. Selain memberikan pelatihan teknis, Babinsa juga menyisipkan motivasi dan pembinaan mental agar para peserta mampu menerapkan nilai kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Serka Purwanto mengatakan, pelatihan LBB merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial yang bertujuan mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta semakin disiplin, kompak, dan memiliki semangat kebersamaan yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari para pengurus pondok dan peserta, karena dinilai mampu memberikan pembelajaran positif sekaligus membangun karakter generasi muda yang lebih baik.(Red)