Tag Label

Kepolisian (3853) daerah (1068) Pemerintahan (575) Jurnalistik (450) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (37) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Peduli Kesehatan Masyarakat, Babinsa Dermo Hadiri Sosialisasi Pencegahan Penyakit Menular

  Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kegiatan Sosialisasi Pencegahan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) digelar di Pendopo Kelurahan Dermo, Jl...

Headline NewsLihat Semuanya
TNI

Peduli Kesehatan Masyarakat, Babinsa Dermo Hadiri Sosialisasi Pencegahan Penyakit Menular

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kegiatan Sosialisasi Pencegahan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) digelar di Pendopo Kelurahan Dermo, Jl. Tongkol No. 32B, Kecamatan Bangil, dengan dihadiri sekitar 45 peserta undangan dari berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular seperti AIDS, TBC, dan malaria demi terciptanya lingkungan yang sehat dan aman. Selasa (26/5/26).


Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bangil Eddy Santoso, SE., MM., Bahkrul selaku Staf Puskesmas Raci, Kepala Kelurahan Dermo Donny Edward Sugianto, S.E., Ketua Pokmas Kelurahan Dermo Ibu Endang Tri W, Babinsa Kelurahan Dermo Serka Afandi dan Serda Eko Pras anggota Koramil 0819/10 Bangil, serta Bripka Yoyok K selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo. Kehadiran aparat TNI-Polri dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program kesehatan masyarakat di wilayah binaan.


Dalam kesempatan tersebut, Serka Afandi menyampaikan bahwa sosialisasi kesehatan seperti ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami bahaya penyakit menular serta langkah-langkah pencegahannya. “Kami selaku Babinsa siap mendukung setiap kegiatan positif di wilayah, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan warga semakin sadar pentingnya pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.


Sementara itu, Serda Eko Pras menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat sangat diperlukan dalam upaya menekan penyebaran penyakit AIDS, TBC, dan malaria. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusias dari para peserta yang mengikuti sesi penyuluhan serta tanya jawab mengenai pencegahan penyakit menular di lingkungan masyarakat. (Usj)

Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com  – Polres Pasuruan berhasil mengungkap tiga kasus kejahatan jalanan yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku begal, pencurian dengan kekerasan (curas), hingga pencurian kendaraan bermotor yang sempat meresahkan masyarakat.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan, pengungkapan ini menjadi bentuk keseriusan kepolisian dalam memberantas aksi kriminalitas jalanan.

“Polres Pasuruan berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan tindak kriminal akan kami tindak lanjuti secara serius, termasuk melakukan pengembangan terhadap pelaku lain yang masih buron,” tegas AKBP Harto Agung Cahyono saat jumpa pers di Pers Room, Selasa (26/05/2026).

Kasus pertama yang berhasil diungkap yakni tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah Pandaan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 5 November 2025 sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Raya Pandaan–Beji, tepatnya di depan PT Finexco Prima, Dusun Wangi, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Dalam kasus itu, polisi menetapkan seorang tersangka berinisial H (34), warga Kecamatan Pandaan, serta satu pelaku lainnya yang saat ini masih masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor sepulang dari Pasar Pandaan menuju rumah. Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet pelaku yang menggunakan sepeda motor. Pelaku kemudian menarik paksa kalung emas yang dipakai korban hingga korban terjatuh dari sepeda motor dan meninggal dunia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dalam kasus tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa satu lembar surat berharga milik korban berupa nota pembelian kalung emas.

Kasus kedua yang diungkap yakni pencurian dengan kekerasan di kawasan persawahan Dusun Toyoareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Polisi mengamankan tersangka berinisial M.A. (33), warga Jalan Jenderal S Parman, Kelurahan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Modus pelaku yakni menghentikan laju sepeda motor korban dengan alasan meminta diantarkan ke jalan raya. Saat perjalanan, pelaku justru mengancam korban menggunakan sebilah pisau dapur agar berhenti. Karena takut, korban turun dan melarikan diri, sedangkan pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Vario 125 tahun 2025 milik korban.

Petugas berhasil menangkap tersangka pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB di tepi jalan wilayah Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa STNK dan BPKB sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam nomor polisi N-5447-TFD atas nama Zahrotus Sita Nur Hafidah, satu unit sepeda motor Honda Vario 125 beserta kunci kontak, satu jaket parasit warna hitam, dan satu sarung motif kotak warna biru hitam.

Tersangka dijerat Pasal 479 ayat 1 KUHP tentang pencurian yang didahului, disertai, atau diikuti kekerasan maupun ancaman kekerasan terhadap orang dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

Sementara kasus ketiga terjadi di wilayah Pasrepan. Polisi menangkap tersangka berinisial M.DW. (27), warga Kampung Ngepoh Masjid, Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Kasus itu bermula saat korban pulang dari Tosari pada Minggu, 10 Mei 2026 melintas di Jalan Raya Cengkrong, Kecamatan Pasrepan. Korban kemudian dipepet seseorang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor. Pelaku langsung merampas tas korban yang berisi satu unit iPhone X dan satu unit telepon genggam Vivo Y12S.

Polisi berhasil mengamankan tersangka pada Kamis, 14 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di tepi jalan Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini berupa satu kaos warna hitam, satu topi warna biru dongker, satu unit sepeda motor Vario warna putih milik tersangka, satu dosbook iPhone X milik korban, serta satu lembar nota pembelian HP Vivo Y12S.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka diketahui merupakan residivis yang telah beraksi di tiga tempat kejadian perkara, yakni dua kasus curas di Keboncandi dan satu kasus pencurian kendaraan pick up di Purwosari.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan dan dukungan masyarakat yang cepat melapor. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan tindak kriminalitas di lingkungannya,” tambah Kapolres.

Saat ini seluruh tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih melakukan pengembangan guna memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi kejahatan tersebut (usj).

Habib Yusuf Desak Kejaksaan Bongkar Otak Utama Kasus PKBM di Pasuruan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Kasus dugaan korupsi dana Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Pasuruan kembali memanas. Kali ini, sorotan tajam datang dari Ketua LSM Gaib, Habib Yusuf, yang secara langsung mendatangi Kejaksaan Negeri Bangil, Selasa (26/05/2026), untuk mendesak aparat penegak hukum membongkar dalang utama di balik skandal tersebut.

Kedatangan Habib Yusuf bukan sekadar kunjungan biasa. Di hadapan pihak kejaksaan, ia menyuarakan tuntutan keras agar proses hukum tidak berhenti pada pengelola lapangan atau “pemain kecil” semata.

“Jangan sampai yang ditangkap hanya pelaksana. Aktor utama kasus PKBM ini harus dibuka ke publik dan diproses hukum. Jangan ada yang masih bebas menghirup udara segar,” tegas Habib Yusuf.

Menurutnya, penanganan kasus PKBM sejauh ini belum menyentuh pihak-pihak yang diduga paling bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan dana pendidikan nonformal tersebut. Ia menilai masyarakat mulai bertanya-tanya mengapa kasus yang telah bergulir cukup lama belum juga menyeret nama-nama besar.

“Kalau hanya bawahan yang diproses, publik bisa menilai ada keberanian hukum yang setengah-setengah. Ini uang pendidikan, uang rakyat. Jangan ada kesan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” sindirnya tajam.

Suasana ruang tamu Kejari Bangil siang itu mendadak menjadi perhatian. Habib Yusuf datang bersama sejumlah anggota LSM Gaib untuk memberikan dukungan sekaligus tekanan moral agar penegakan hukum berjalan transparan dan tidak tebang pilih.

Meski dikemas dalam agenda silaturahmi, pesan yang dibawa jelas: publik menunggu keberanian Kejaksaan membongkar jaringan besar di balik dugaan korupsi PKBM.

“Kami datang baik-baik. Tapi masyarakat juga ingin melihat keseriusan penegak hukum. Jangan sampai kasus besar berakhir tanpa menyentuh otak pelaku,” ujar Habib lagi.

Kedatangan rombongan diterima oleh Manda Bayu, Kasubsi I Sosial Politik Intelijen Kejari Bangil. Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri, Bayu menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dalam mengawal proses hukum.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari masyarakat serta elemen organisasi. Penanganan perkara PKBM akan dilakukan secara terbuka sesuai prosedur hukum. Jika ditemukan bukti tambahan, tentu akan segera kami tindak lanjuti,” kata Bayu.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Kejaksaan masih membuka peluang pengembangan kasus. Namun di sisi lain, tekanan publik juga terus menguat agar proses penyidikan tidak berhenti di tengah jalan.

Kasus PKBM sendiri sebelumnya telah menyeret sejumlah pengelola lembaga pendidikan nonformal di Kabupaten Pasuruan. Dugaan penyimpangan dana bantuan pendidikan itu menjadi perhatian luas karena menyangkut hak masyarakat dalam sektor pendidikan.

Habib Yusuf menegaskan, LSM Gaib akan terus mengawal kasus tersebut hingga seluruh pihak yang diduga terlibat benar-benar diproses secara hukum.

“Jangan ada drama hukum. Jangan ada kambing hitam. Kalau memang ada aktor besar di belakang kasus PKBM, bongkar semuanya,” pungkasnya.

Kini publik menanti langkah lanjutan Kejaksaan. Apakah kasus PKBM benar-benar akan dibuka hingga ke akar-akarnya, atau justru berhenti pada nama-nama kecil semata.(Usj/Adf)

Kapolres Pimpin Sertijab PJU Dan Kapolsek Jajaran : Tingkatkan Pelayanan Publik Humanis Dan Responsif

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Polres Pasuruan menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran yang dipimpin langsung Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, Mei 2026.

Rotasi tersebut meliputi jabatan Kabagops, Kabag SDM, Kasatintelkam, Kapolsek Purwosari, serta pelantikan Kabagren dan Kasipropam Polres Pasuruan.

Dalam amanatnya, Kapolres Pasuruan menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri guna meningkatkan kualitas pelayanan serta penguatan pelaksanaan tugas di wilayah hukum Polres Pasuruan.

AKBP Harto Agung Cahyono juga meminta seluruh pejabat yang mendapat amanah baru agar segera beradaptasi dengan karakteristik kamtibmas dan dinamika sosial masyarakat di Kabupaten Pasuruan.

“Jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah dan tanggung jawab moral yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolres Pasuruan dalam sambutannya.

Adapun daftar pejabat yang mendapat jabatan baru di lingkungan Polres Pasuruan yakni:

- Kompol Madya Wiraaji Kusuma, S.H., M.H. menjabat sebagai Kabagren Polres Pasuruan;

- AKP Muhammad Riza Rahman, S.I.K. menjabat sebagai Kabagops Polres Pasuruan;

- AKP Didik Sugiarto, S.H. menjabat sebagai Kabag SDM Polres Pasuruan;

- AKP Akhmad Santoso, S.H. menjabat sebagai Kasatintelkam Polres Pasuruan;

- Iptu Achmad Kunaefi, S.H., M.H. menjabat sebagai Kasipropam Polres Pasuruan;

- AKP Tomy Vara Berlin, S.Tr.K., S.I.K., M.M. menjabat sebagai Kapolsek Purwosari Polres Pasuruan.

Sementara itu, Iptu Dr. Santy Wijaya, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Purwosari selanjutnya mendapat penugasan sebagai Pama Polres Batu.

Kapolres juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang humanis, profesional, responsif, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang berpedoman pada aturan yang berlaku.

Selain itu, perkembangan era digital dan dinamika sosial masyarakat juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas kepolisian ke depan, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres turut menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama beserta Bhayangkari atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Pasuruan.

Upacara sertijab berlangsung khidmat dan dihadiri pejabat utama Polres Pasuruan, kapolsek jajaran, Bhayangkari, serta personel Polres Pasuruan.ta personel Polres Pasuruan.(Usj)

TNI

Kodim 0819 Pasuruan Gelar Tes Kesemaptaan Jasmani Periodik I TA 2026, Wujudkan Prajurit Prima dan Profesional

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kodim 0819 Pasuruan menggelar kegiatan Tes Kesemaptaan Jasmani Periodik I Tahun Anggaran 2026 yang diikuti seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodim 0819 Pasuruan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, dengan penuh semangat dan antusias dari seluruh peserta. Tes kesemaptaan ini merupakan program rutin TNI AD guna mengukur dan menjaga kemampuan fisik setiap personel agar tetap prima dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Senin (25/5/2026).

Pelaksanaan Garjas meliputi berbagai materi tes, di antaranya lari selama 12 menit, pull up, sit up, push up, shuttle run dan ketangkasan renang serta pemeriksaan kesehatan awal sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan personel selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dengan pengawasan tim kesehatan dan personel Jasmani Militer guna memastikan kegiatan terlaksana secara aman dan maksimal.

Komandan Kodim 0819 Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menyampaikan bahwa tes kesemaptaan jasmani merupakan salah satu tolok ukur kesiapan fisik prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi modal utama bagi setiap prajurit maupun PNS TNI untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Kegiatan Garjas ini bukan sekadar rutinitas, namun menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana kemampuan fisik personel sehingga kesiapan tugas tetap terjaga dengan baik,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Boga berharap seluruh anggota Kodim 0819 Pasuruan senantiasa menjaga kesehatan dan membina kemampuan fisik secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya disiplin serta semangat dalam setiap pelaksanaan kegiatan pembinaan satuan. Dengan fisik yang sehat dan mental yang kuat, diharapkan seluruh personel Kodim 0819 Pasuruan mampu menjalankan tugas secara optimal serta terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah binaan (usj).

Polres Pasuruan Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal: “Laporkan, Selamatkan Negara”

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com– Polres Pasuruan menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal melalui sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Iptu Joko suseno saat kegiatan talkshow bertajuk “Sinergi Pemerintah Daerah dengan Stakeholders dalam Deteksi Dini Peredaran Rokok Ilegal” yang digelar di LPPL Radio Suara Pasuruan, Senin (25/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Joko sapaan akrab Humas memaparkan tiga peran utama kepolisian dalam mendeteksi dini peredaran rokok ilegal, yakni melalui intelijen dan penyelidikan, penegakan hukum, serta kolaborasi bersama Bea Cukai, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

“Kami melakukan pemetaan wilayah rawan, penindakan tegas terhadap produsen dan pengedar, serta operasi gabungan untuk memutus rantai distribusi rokok tanpa cukai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, strategi pemberantasan rokok ilegal dilakukan melalui pendekatan preventif, preemtif, dan represif. Polres Pasuruan secara rutin melakukan sosialisasi ke pasar hingga desa-desa guna mengedukasi masyarakat terkait bahaya serta sanksi hukum peredaran rokok ilegal.

Selain itu, patroli rutin dan operasi pasar gabungan juga terus digencarkan untuk mencegah meluasnya distribusi rokok tanpa pita cukai.

“Bentuk nyata sinergi kami adalah Operasi Pasar Gabungan bersama Bea Cukai Pasuruan, Satpol PP, dan Dinas Perdagangan. Kami juga membentuk forum komunikasi dengan perangkat desa agar laporan peredaran rokok ilegal bisa cepat ditindaklanjuti,” jelasnya.

Meski demikian, pihak kepolisian mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Modus peredaran yang semakin beragam, seperti sistem ranjau hingga penjualan secara daring, menjadi kendala tersendiri dalam pengungkapan kasus rokok ilegal.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Pasuruan memperkuat jaringan informan serta meningkatkan patroli siber guna memantau aktivitas penjualan ilegal di platform online.

Joko juga menyebut penyuluhan kepada masyarakat dan pedagang dilakukan secara berkala, minimal satu hingga dua kali setiap bulan. Menurutnya, operasi gabungan yang selama ini dilakukan terbukti efektif menekan angka peredaran rokok ilegal sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku.

Di akhir sesi, Kasi Humas mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk turut berperan aktif dalam pengawasan.

“Jika menemukan rokok tanpa pita cukai atau pita cukai palsu, segera laporkan. Dengan melaporkan, kita menyelamatkan penerimaan negara dan melindungi masyarakat dari produk ilegal,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, mengatakan bahwa dana hasil cukai memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam sektor kesehatan di Kabupaten Pasuruan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membeli rokok ilegal karena dapat merugikan negara sekaligus menghambat pembangunan daerah.

“Hasil cukai kembali untuk masyarakat, terutama dalam mendukung layanan kesehatan. Karena itu kami mendorong masyarakat untuk tidak membeli rokok ilegal demi pengembangan Kabupaten Pasuruan sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan masyarakat, Pak RT, mengusulkan agar Bea Cukai Kabupaten Pasuruan membentuk formula kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari kalangan sekolah, pelaku usaha, layanan online, hingga para pedagang.

Menurutnya, keterlibatan banyak pihak akan memperkuat pengawasan dan menekan peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat.

Menambah keterangannya, Joko menegaskan pentingnya kolaborasi antar-stakeholder dalam pertukaran informasi terkait peredaran rokok ilegal.

“Perlu adanya kolaborasi antar-stakeholder dalam pertukaran informasi. Nantinya informasi tersebut akan disampaikan melalui sosialisasi ke masyarakat, desa-desa, maupun kios-kios agar masyarakat memahami aturan dan undang-undang terkait rokok ilegal,” ujarnya.


Talkshow tersebut juga menghadirkan Kepala Bea Cukai Pasuruan sebagai narasumber. Kegiatan itu menjadi bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Bea Cukai dalam menjaga penerimaan negara sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya rokok ilegal. (Usj)

TNI

Babinsa dan Warga Slambrit Gotong Royong Bangun Saluran Irigasi Demi Kelancaran Pertanian



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali terlihat melalui kegiatan karya bakti yang dilaksanakan Anggota Koramil 0819/03 Kraton, Babinsa Desa Slambrit Serda Huri bersama warga masyarakat dalam pembuatan saluran irigasi di Desa Slambrit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung kelancaran kebutuhan air bagi lahan pertanian warga sekaligus meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat, Minggu (24/5/2026).

Dalam kegiatan karya bakti tersebut, Serda Huri bersama warga tampak bahu membahu mengerjakan pembangunan saluran irigasi mulai dari penggalian, perataan hingga pemasangan material saluran air. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan motivasi, namun juga menjadi contoh nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan infrastruktur desa yang bermanfaat langsung bagi kesejahteraan petani.

Serda Huri mengatakan bahwa pembangunan saluran irigasi ini sangat penting guna memperlancar distribusi air ke area persawahan warga, terutama saat musim tanam. Menurutnya, melalui karya bakti bersama masyarakat dapat mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Kami sebagai aparat kewilayahan akan selalu hadir membantu masyarakat dalam setiap kegiatan positif. Dengan adanya saluran irigasi ini diharapkan kebutuhan air pertanian warga dapat tercukupi sehingga hasil panen nantinya semakin maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, warga Desa Slambrit mengaku senang dan berterima kasih atas kepedulian Babinsa yang selalu aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan desa. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan warga diharapkan terus terpelihara sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera. (Usj)

Gebyar Tari dan Senam Massal Meriahkan HUT ke-76 IGTKI Kabupaten Pasuruan

 

Pasuruan, suarakpkcyber.com,– Ribuan guru Taman Kanak-kanak (TK) dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Pasuruan dengan menggelar gebyar tari dan senam massal, Sabtu (23/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di Yonkav 8 Beji, Kecamatan Beji tersebut berlangsung semarak dan penuh antusiasme.

Acara tersebut dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Pasuruan, Mella Rusdi yang hadir didampingi istri Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap dedikasi para guru TK dalam membangun pendidikan anak usia dini.

Dalam sambutannya, Mella Rusdi menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh guru TK dan guru PAUD yang selama ini telah berjuang mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Menurutnya, pendidikan usia dini memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membangun karakter anak. Di sinilah nilai-nilai dasar seperti kejujuran, kemandirian, kerja sama, rasa ingin tahu, hingga cinta tanah air mulai ditanamkan. Karena itu, peran guru TK tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai sosok yang mendidik dengan hati dan kasih sayang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan HUT IGTKI-PGRI tahun ini yang berlangsung meriah dan mampu menunjukkan kekompakan para tenaga pendidik TK di Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, kreativitas dan semangat pengabdian para guru menjadi modal penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.

Mella Rusdi turut mengajak seluruh anggota IGTKI-PGRI untuk terus meningkatkan kompetensi serta menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Saya berharap seluruh guru TK terus menjaga profesionalisme dan meningkatkan kualitas pembelajaran agar mampu menjawab tantangan zaman. Anak-anak membutuhkan pendidikan yang menyenangkan agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Pasuruan, Warida mengatakan bahwa peringatan HUT ke-76 tahun ini mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-kanak Berkualitas Sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.”

Menurutnya, tema tersebut menjadi motivasi bagi seluruh guru TK untuk terus semangat dalam menghadapi perkembangan zaman dan tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

“Mari tetap semangat memberikan ilmu dan mendidik anak-anak dengan sepenuh hati. Saya yakin dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat, kita dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tuturnya.

Selain penampilan tari dan senam massal, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai hiburan, penampilan kreativitas guru TK, serta momentum silaturahmi antar pendidik se-Kabupaten Pasuruan. Suasana penuh kebersamaan dan kekompakan tampak mewarnai jalannya acara hingga selesai.

Peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para guru TK untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan anak usia dini demi menciptakan generasi emas Indonesia di masa mendatang.(Usj/Adf)

TNI

Babinsa Krampyangan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

 


Kota Pasuruan, suarakpkcyber.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta memastikan penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar, Sertu Imam Wahyudi Babinsa Kelurahan Krampyangan, anggota Koramil 0819/01 Kota, melaksanakan pendampingan kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) bulan Februari dan Maret 2026 di Pendopo Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Sabtu (23/5/2026).


Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 140 warga menerima bantuan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.


Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat serta perangkat kelurahan. Kehadiran Babinsa bersama Bhabinkamtibmas juga menjadi wujud sinergitas TNI-Polri dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Krampyangan Bapak Donny Dwi Oktavianto, SE., MM beserta staf, Sertu Imam Wahyudi selaku Babinsa Kelurahan Krampyangan, Aiptu Doni Handoko selaku Bhabinkamtibmas, kader Kelurahan Krampyangan, serta PSM Kelurahan Krampyangan.


Sertu Imam Wahyudi menyampaikan bahwa pendampingan ini dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan berjalan dengan aman serta kondusif. Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga penerima. (Usj)

Peserta Magang di Rutan Bangil Tampilkan Gagasan Baru untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,— Suasana ruang Pojok WBK di Rutan Kelas IIB Bangil tampak berbeda pada Jumat (22/05). Para peserta program magang mendapat kesempatan mempresentasikan berbagai inovasi dan gagasan kreatif yang mereka susun selama menjalani masa magang di lingkungan rutan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan program pemagangan nasional di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus sebagai sarana bagi peserta magang untuk memberikan kontribusi nyata kepada satuan kerja.


Dalam pemaparan tersebut, peserta menyampaikan sejumlah ide yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi kerja pegawai, hingga pengembangan sistem yang dinilai dapat membantu optimalisasi kinerja di Rutan Bangil.

Tidak hanya menjadi ajang presentasi, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi antara peserta magang dan jajaran pegawai rutan. Berbagai masukan dan saran diberikan agar inovasi yang disampaikan dapat terus dikembangkan dan diterapkan sesuai kebutuhan pelayanan di lapangan.

Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Robi Setiawan Tridesia mengapresiasi semangat serta kreativitas para peserta magang dalam menciptakan ide-ide baru yang bermanfaat bagi instansi.

Menurutnya, program magang tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman kerja, namun juga menjadi wadah pembelajaran sekaligus pengembangan kemampuan berpikir inovatif bagi generasi muda.

“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu memotivasi peserta magang untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pelayanan publik, khususnya di lingkungan pemasyarakatan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Melalui pemaparan inovasi tersebut, Rutan Bangil berharap tercipta budaya kerja yang lebih kreatif, adaptif, dan kolaboratif demi mendukung pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.(Red)